Bayar Hutang, Ibu Tiri di Pekanbaru Jual Putrinya Rp300 Ribu ke Tukang Kredit
BUALBUAL.com - Tega betul ibu di Pekanbaru ini. Demi melunasi hutang Rp300 ribu ke tukang kredit, M diduga menjual putri tirinya NF (13) untuk ditiduri.
Kini petugas kepolisian sedang memburu M. Sementara si tukang kredit, PB (21) telah mendekam di balik jeruji karena telah menyetubuhi korban
Kelakuan M dan PB terbongkar karena teman korban melapor ke ayah kandung korban.
Pelaku PB pun berhasil ditangkap oleh Polsek Bukit Raya karena melakukan persetubuhan kepada korban.
Kapolsek Bukit Raya AKP Syafnil menjelaskan, pelaku PB melakukan aksinya terhadap korban NF di dalam rumah korban.
Sang ibu tiri M, saat ini masih dalam pengejaran polisi (DPO).
"Korban NF ini dijual oleh ibu tirinya M untuk melunasi hutang piutang kredit sebesar Rp300 ribu kepada pelaku PB. Saat ini ibu tiri korban melarikan diri," kata Syafnil, Selasa (13/12/2022).
Dijelaskan Syafnil, aksi perdagangan anak tersebut diketahui oleh ayah kandung korban bernama Nofriyandi pada Sabtu (10/12/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.
"Aksi pelaku ini diketahui oleh ayah kandung korban. Karena kawan korban ini memberitahu bahwa korban akan disetubuhi oleh pelaku," cakapnya.
Mendengar informasi tersebut, ayah korban langsung menuju ke rumah korban. Dan mendapati pelaku bersama korban di dalam rumah.
"Ayah korban langsung mengamankan pelaku dan menyerahkan ke kantor polisi. Saat ini kasus masih kita kembangkan, untuk ibu tiri korban dalam pengejaran," pungkasnya.

Berita Lainnya
Anak SMA Ditemukan Tewas di Sungai Batang Mandau
petugas lapas kelas IIA Bangkinang berhasil gagalkan upaya peredaran narkoba di Lapas Kelas IIA Bangkinang
Perselisihan PT BMW dengan Penggarap Lahan Berakhir di Polres Bintan
Dituding Ambil Lahan Warga, CV Cahaya Putri Melayu Pastikan Area Kerja Sesuai Koordinat Resmi
Banjir, Warga 3 Perumahan Takut Diterkam Buaya
Kecelakaan Maut di Kilometer 86, Ambulans Tabrak Toyota Land Cruiser, Dua Korban Jiwa
Warga Inhil Dihebohkan dengan Penemuan Mayat Laki-laki Mengapung
Kebakaran di Tembilahan Menelan Korban, 6 Orang Meninggal Dunia
Orang Tua Murid Keluhkan Besarnya Iuran yang Diminta SMK N I Kotabumi Lampura
Setelah Viral di Sosmed, Camat Tembilahan Hulu akui Salah 'Bikin Acara Ditengah Pandemi Corona'
Berbau Busuk, Warga Keluhkan Drainase di Dekat Rumdis Bupati Lampura yang Sudah Belasan Tahun Tidak Diperbaiki
Sebanyak 30 Rumah Semi Permanen di Rohil Terbakar, Kerugian Diperkirakan Rp1,5 Miliar