Inilah Pesan Wagubri saat Audiensi Bersama Lembaga Laskar Melayu Bersatu
BUALBUAL.com - Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution menerima audiensi Lembaga Laskar Melayu Bersatu di Rumah Dinas Wagubri, Selasa (31/1/2023).
Dengan menyandang visi "Tegakkan Marwah, Menjadi Tuan di Negeri Sendiri", Lembaga Laskar Melayu Bersatu berkomitmen menjaga marwah Melayu dan memajukan Provinsi Riau.
Wagubri, Edy Nasution menyambut baik adanya audiensi dari Lembaga Laskar Melayu Bersatu, sebagai bentuk diskusi dan bertukar pikiran untuk tetap memelihara budaya Melayu ditengah perkembangan zaman.
Di Riau terdapat beragam suku, mulai dari Melayu, Jawa, Batak, hingga Minang ada di provinsi ini. Namun, Wagubri berpesan agar perbedaan dan keberagaman tersebut tidak membuat perpecahan yang akan berdampak negatif pada kemajuan daerah.
Jangan hanya karena Riau didominasi dengan budaya Melayu, lantas suku lainnya berkecil hati dan diperlakukan tidak semestinya, bahkan menurut Edy Nasution, siapapun dan darimanapun asal, jika tinggal di Riau berarti telah menjadi orang Melayu. Sehingga tidak terjadi perpecahan di Negeri Lancang Kuning.
"Siapapun yang tinggal di Riau, berarti mereka melayu," uajarnya.
Wagubri mengimbau Lembaga Laskar Melayu Bersatu bisa menjadi jembatan untuk kemakmuran ditengah masyarakat yang berbagai suku, adat, dan etnis yang ada di Provinsi Riau.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Laskar Melayu Bersatu (DPD LLMB) Pekanbaru, Datuk Panglimo Muhammad Uzer mengaku senang bisa bersilaturahmi langsung bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, khusuny Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution.
Muhammad Uzer berharap Wagubri bisa memberikan dukungan dan pembinaan kepada Lembaga Laskar Melayu Bersatu dalam membesarkan Provinsi Riau.
"Besar harapan kami untuk minta dibina dan dibimbing oleh pak Wagubri atau Pemprov Riau untuk membantu kami dalam memajukan daerah. Tentun kami tidak bisa sendiri dalam menggapai tujuan tanpa bantuan dari pak Wagub atau Pemprov Riau," jelasnya.
Muhammad Uzer berharap dengan adanya Lembaga Laskar Melayu Bersatu bisa menjadi wadah dalam menyatukan masyarakat untuk hidup aman dan rukun.
"Niat kami ingin menyatukan bangsa, sehingga tidak ada lagi kotak-kotak atau pengelompokkan dan ruang pemisah diantara kita, karena itu akan menjadikan kita lemah," pungkas Muhammad Uzer.

Berita Lainnya
Wanita Pengusaha Kuansing Bersatu, IWAPI Periode 2025 - 2030 Resmi Dikukuhkan
“Belum Zona Merah, Transportasi Laut di Bengkalis Masih Jalan Seperti Biasa” “Belum Zona Merah, Transportasi Laut di Bengkalis Masih Jalan Seperti Biasa”
Pemuda Tangguh, Pertanian Kuat: Peran Strategis Generasi Muda dalam Menganalisis Usaha Tani untuk Mendukung Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo Subianto
Hadiri Rapat Paripurna, Bupati Bengkalis Ucapkan Selamat Hari Jadi
Lantik Pengurus AGPAII Kuansing, Bupati Tampung Aspirasi Guru PAI
Jelang Ramadhan, Plt Bupati Bintan Akan Pastikan Ketersediaan Stok Minyak Goreng Aman
5 Narapidana Lapas Narkotika Tanjungpinang Dapat Program Asimilasi
Wisman dari Singapura Masuk Kepri Tidak Perlu Tes PCR
G20 Harus Jadi Katalis Pemulihan Ekonomi Global yang Inklusif
Gubri Abdul Wahid: Pengalaman di HMI Bentuk Ketangguhannya di Dunia Politik
Rumah Singgah Korban KDRT di Kepri Diresmikan
Menko Perekonomian dan Menko Perindustrian Dukung Program Gubernur Kepri