Razia Blok Hunian Lapas Pekanbaru, Masih Ditemukan Sajam dan Benda Terlarang Lainnya
BULABUAL.com - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Mhd Jahari Sitepu langsung memimpin razia di sejumlah blok hunian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru Selasa (31/2/23).
Kepala Divisi Pemasyarakatan Mulyadi beserta Kepala Lapas Pekanbaru, Sapto Winarto juga turut ikut dalam razia itu. Total ada sebanyak tujuh kamar hunian warga binaan pemasyarakatan disambangi orang nomor satu di jajaran Kememkumham Riau tersebut.
Saat berada di blok hunian warga binaan, Kaknwil langsung menyaksikan penggeledahan kamar secara acak untuk menemukan barang-barang terlarang dan berbahaya yang potensial menjadi sumber gangguan keamanan dan ketertiban pada Lapas.
Hasilnya, ternyata masih ditemukan beberapa barang terlarang berupa benda tajam seperti pisau silet, dan besi yang diasah. Ada juga ditemukan pula kaca, plastik runcing dan senjata tumpul.
Selain itu benda-benda terlarang lain yang ditemukan adalah 8 sendok garpu, headset, 1 rice cooker, 1 pemanas air, 15 baterai, 1 gesper lepala besi, alar listrik, 2 bilah pisau, dan tripod kamera.
Usai pengungkapan barang temuan, Kakanwil segera memerintahkan agar barang-barang temuan tersebut diinventarisir dan dimusnahkan agar tidak menjadi sumber gangguan dan ketertiban di kemudian hari.
“Pemeriksaan dan penggeledahan harus dilaksanakan secara berkala sebagai langkah dalam menjaga kemanan dan ketertiban serta upaya dalam pelaksanaan P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba). Saya tidak akan bosan-bosannya mengingatkan kepada jajaran untuk selalu bekerja sesuai aturan dan SOP, apabila ada yang melanggar aturan dan menjadi pengkhianat, saya tidak akan segan-segan untuk menindak tegas," kata Jahari.
Kakanwil menegaskan, kepada seluruh petugas untuk melakukan penggeladan secara teliti, cermat dan seksama.
“Periksa seluruh sudut kamar, mulai dari kamar mandi, loker, ventilasi dan kolong tempat tidur. Jangan sampai ada bagian yang terlewatkan. Namun tetap laksanakan penggeledahan secara humanis, libatkan peran kepala kamar untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pesan Jahari.

Berita Lainnya
GEMPAR! 350 Hektar Lahan Warga Direbut Satgas, DPRD Inhil Diguncang Protes Mekarsari
Support Program PWI, Bupati Bengkalis Kasmarni, Terima Anugerah PWI Riau Award 2023
Kepri-Singapura Perkuat Kerjasama di Bidang Pendidikan Teknik
Matangkan Persiapan HUT Ke 77 Kemerdekaan RI, Pemda Kab. Inhu Gelar Rapat Koordinasi
Ketua TP PKK Bengkalis Ingatkan Orang Tua Pentingnya Imunisasi
Pemcam Mandau, Gelar Turnamen Mini Soccer MBS (Mandau Bermasa Cup) Tahun 2024
Raih Opini WTP dari BPK 12 Kali Berturut-Turut, Pemprov Kepri Dapat Penghargaan Dari Kemenkeu RI
Plt Gubri Lapor Soal Kebutuhan Lahan Alternatif untuk Percepat Pemulihan TNTN
Indra Yovi: Klaster Karyawan BRI Pekanbaru Baru Awal Permulaan Gelombang Kedua Covid-19 di Riau
Berita Duka dari Tanah Suci, Reni Maifida, Jemaah Haji Asal Riau Wafat di Makkah
Gubernur Berharap MUI Mampu Membantu Mewujudkan Kader yang Berdaya Saing
Dumai dan Siak Tuan Rumah Poprov 2026, Wagubri : Mari Kita Sukseskan