Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Viral, Santri di Magetan Tenteng Senjata Laras Panjang saat MPLS, Ini Kata Pihak Kepolisian
BUALBUAL.com - Viral di media sosial sejumlah santriwati di Ponpes Baitul Qur'an, Magetan, Jawa Timur, menenteng senjata laras panjang saat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Polisi menyebut senjata laras panjang tersebut bukanlah senjata api (senpi), tetapi airsoft gun.
"Senjata yang dibawa jenis airsoft gun," kata Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan seperti dilansir detikJatim, Sabtu (29/7/2023).
Ridwan mengatakan airsoft gun yang dibawa santriwati tak memiliki izin. "Belum ada izin dan kita tahunya setelah viral di medsos," tandas Ridwan.
Sebuah foto sejumlah santriwati berpose mengangkat senjata laras panjang beredar di media sosial. Dalam foto tampak 6 santriwati mengenakan seragam atasan merah, bawahan rok panjang, dan kerudung warna biru.
Selain memegang senjata laras panjang, keenam santriwati juga mengenakan rompi mirip antipeluru. Sedangkan latar belakang foto tampak area persawahan dan sedikit tampak bangunan masjid.
Dalam keterangan di sejumlah media sosial, lokasi foto tersebut berada di sebuah sekolah pondok pesantren (ponpes) di Magetan. Polisi pun telah melakukan penelusuran.

Berita Lainnya
Ratusan Rumah Hangus di Pulau Kijang, LAMR Inhil Ajak Masyarakat Tunjukkan Solidaritas
Rumah yang Dijadikan THM di Menggala Ditertibkan Petugas Gabungan
Suparman Tantang Iwan Pansa Duel Terbuka: Satu Lawan Satu, Jangan Main Gertak!
Kejari Bintan Diminta Usut Dugaan Korupsi PT BIS di Bintan
Warga Pekanbaru Temukan Ular Sanca Sepanjang 4 Meter Bersarang di Atap Rumah
Pelanggaran Administrasi oleh PB PMII, Konkoorcab XX PKC PMII Jawa Barat Ricuh
Kecelakaan di Jalan Lintas Bagansiapiapi Menewaskan Kakak Beradik
Terkait Aset SDN 06 Kota Alam, Disdikbud Lampura Serahkan Tim Investigasi dari Dikdas
6 Petugas Patroli BC Tak Hadir Panggilan Polda Riau Terkait Penembakan Haji Permata
Diduga Kurang Profesional, Orang Tua Pasien Kecewa dengan Layanan RSUD Tanjungpinang
Hama Kupu-kupu Putih Resahkan Warga Sungai Bela Inhil, Ratusan orang Menderita Gatal-gatal
IGD RSUD Puri Husada Penuh, 21 Anak Tembilahan Dirawat Usai Diduga Keracunan