Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Satu Warga Pekanbaru Dicurigai Suspek Rabies Akibat Digigit Hewan Peliharaan
BUALBUAL.com - Satu orang warga di Kelurahan Palas, Kota Pekanbaru dicurigai suspek rabies akibat digigit hewan peliharaan. Gejala yang terjadi pada warga Palas tersebut mirip ke arah penyakit rabies.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Zaini Rizaldy, Selasa (1/8/2023). Ia mengatakan beberapa waktu lalu dari laporan, memang ada beberapa warga yang digigit hewan peliharaan dan tersangka rabies. Namun semuanya sudah diberikan vaksin anti rabies (VAR).
"Sebelumnya memang tak ada (laporan positif). Tapi hari Kamis kemarin itu kita dapat laporan lagi jika ada salah satu warga kita di Kelurahan Palas yang suspek rabies. Dari gejala yang disampaikan, itu mirip ke arah penyakit rabies. Tapi kita belum dapat laporan secara resmi dari pihak rumah sakit yang menangani apakah positif rabies atau tidak," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Zaini Rizaldy, Selasa (1/8/2023).
Ia mengatakan rabies merupakan virus yang ditularkan akibat gigitan hewan peliharaan seperti kucing, anjing dan kera yang terjangkit rabies. Untuk hewan peliharaan yang positif rabies itu dapat dilihat dari perilaku hewan bersangkutan.
"Ciri-cirinya itu suka menyendiri, takut sama cahaya dan juga takut sama air," cakapnya.
Untuk warga yang terjangkit rabies, gejalanya bisa terlihat dari hari pertama gigitan sampai 14 hari pasca digigit hewan penular rabies.
"Kalau manusia yang tertular rabies, gejalanya juga takut sama air, gelisah, juga ada yang disertai demam," paparnya.
Mengingat belum adanya obat khusus rabies, lanjut Zaini, maka ada beberapa upaya pencegahan yang bisa dilakukan warga apabila digigit hewan penular rabies.
"Pertama, segera dicuci dengan sabun pada bekas gigitan tersebut. Setelah itu, langsung mendatangi puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat untuk diberikan penanganan dan diobati. Kalau dinilai perlu, baru diberikan vaksin anti rabies," ungkapnya.
Lebih lanjut dirinya mengimbau warga yang digigit hewan peliharaan dan dikhawatirkan terjangkit rabies, bisa mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR) secara gratis di seluruh puskesmas.
"Jadi apabila tergigit hewan peliharaan, segera melapor ke puskesmas terdekat, karena kita baik Diskes kota maupun provinsi sudah menyiapkan vaksin anti rabies," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan ada enam warga Pekanbaru yang digigit anjing yang terbukti positif rabies. Keenam warga tersebut sudah diberikan Vaksin Anti Rabies (VAR) di Puskesmas Rumbai Bukit, Kelurahan Agrowisata.
Enam orang ini digigit oleh 1 anjing yang terbukti positif rabies. Anjing berpenyakit rabies tersebut diketahui dari hasil laboratorium Veteriner dan Klinik Hewan (LVKH) Provinsi Riau.

Berita Lainnya
Masyarakat yang Ngabuburit di Taman Surawisesa Ciamis Wajib Menggunakan Masker
Dinkes Inhil Buka Secara Resmi Sosialisasi dan Informasi pelaksanaan Studi Environmental Health Risk Assessment
Dibuka Presiden Jokowi, Pj Bupati Herman dan Dinkes Inhil Hadiri Rakornas Pengendalian Inflasi dan TPID Award 2024
Kapolda Riau Sarankan, Perlu Dibentuk Satgas Vaksin Covid-19
Kuota Terbatas! RSUD Arifin Achmad Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk 200 Orang
Cegah Penyakit TBC, Dinkes Inhil Ajak Kerja sama Kepada Semua Pihak
PDP Covid-19 Bertambah 3 Orang, 1 Positif, 1 Balita, dan 1 Meninggal Dunia
Lakukan dengan Metode Rockport, Dinkes Inhil Lakukan Tes Kebugaran Bagi Staf DPTPHP
Dapat Tingkatkan Imun Tubuh, Kadin Inhil Salurkan VCO kepada IWO Inhil
Bupati Kampar Gagal Di Vaksin Karena Tensi Tidak Stabil
Dampingi Ketua Pj Ketua TP PK Hj Katerina Susanti Resmikan Miss Glam, Kadiskes Rahmi Indrasuri Harapkan Masyarakat Dapat Kosmetik dan Perawatan Kulit Yang Berkualitas
Upaya Memutuskan Matarantai Penyebaran Covid-19, Forum Puspa Lancang Kuning Bagikan Masker dan Sembako di jalan