Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Usut Tuntas Diduga Proyek Dana Desa Asal Jadi, PJ Kades Makruh Bungkam
RUPAT, BUALBUAL.COM - Proyek pekerjaan Sememisasi di jalan Rolimin, Desa Makruh, Kecamatan Rupat, yang menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah dari uang Negara di Desa Makruh di duga asal asalan.
Disebut asal jadi dari pantauan, mutu pekerjaan diduga tidak sesuai bestek.
Pembangunan jalan gang yang akan mempermudah akses masyarakat untuk beraktifitas ini di duga asal jadi dan sangat dipertanyakan.

Sesuai plang pekerjaan anggaran sebesar 200 juta_ an bersumber dari anggaran Dana Desa. Pembuatan jalan yang di duga luput dari pengawasan masayarakat dan TPK ini cukup miris jika di lihat dari segi mutu kwalitasnya.
Pihak media gabungan yang tampa sengaja dalam kunjungan kerja ke desa tetsebut Senin(04,12,2023) sekira jam 14 wib turun kelokasi karena mendapat laporan dari masyarakat adanya pekerjaan yang memang amat memprihatinkan dan juga banyaknya pengurangan volume pekerjaan sehingga nampak benar sangat asal asalan.
Dari keterangan Warga sekitar, penggunaan besi warmes nya saja, pihak pengelola sudah mencuri ukuran.Yang mana seharusnya warmes tersebut menggunakan besi ukuran 6 mili ini yang ada dan terlihat hanyalah 5 mili yang lebih populer dengan sebutan 6 mili bencong.

Dan juga pasir yang digunakan adalah pasir pantai atau laut yang sengaja di beli lewat pemborong nakal yang di duga di ambil di bibir pantai wisata desa tersebut.
"Bisa cek kelapangan, hasil coran jalan yang telah siap kelihatan benar kurang campuran semennya yang bermerk Semen Merah Putih, sehingga lebih banyak kelihatan pasirnya yang timbul dan di hentakkan dengan kaki pun coran jalan tersebut nampak hancur dan kropos,"ujar warga tersebut singkat saat dicegat Tim awak media.
Bahkan menurut warga yang ikut bersama dengan pihak media juga mengatakan, usia dari pekerjaan tersebut dimana kwalitasnya jauh sekali di bawah standar yang di tetapkan oleh pemerintah dan asal asalan.
Adapun pembangunan di jalan tersebut dilakukan sebanyak dua tahap seperti yang tetera di Spj plank pekerjaan .Tahapan pertama adalah memggunakan dana Bermasa dengan volume pekerjaan 118x2,1x0,15 meter yang tahun 2022.Dan pembangunan tahap kedua dengan memggunakan anggaran DD dengan volume pekerjaan 241x2,1x0,15 meter.Dengan anggaran dana 205,000,00.Sementara pekerjaan tahap kedua masih dalam pengerjaan dan juga yang standart mutunya pun di duga asal asalan.
Pihak media memcoba untuk berkodinasi dengan pihak pekerja tapi mereka lebih memilih untuk bungkam.Dan pihak media mencoba untuk memghubungi PJ Kades tersebut yang di duga tidak ditempat alias tidak ngantor menurut keterangan salah satu warga karena ada urusan pribadi ke luar kota.
Warga juga berkomentar diduga, bahwa PJ Kades di desa tersebut adalah anak emas camat dan Bupati karena jika ada kepentingan masyarakat beliau jarang di tempat.
Karena PJ tersebut sangat jarang terlihat di kantor.
"Inilah makanya proyek sememisasi ini asal asalan karena PJ nya juga jarang ngantor sehingga pihak TPK pun ikut asal asalan aja apa kah itu kong kalikong pihak PJ dan TPK serta pemborong untuk mengambil dan berbagi uang fee yang lebih banyak" ujar warga yang tidak mau di publikasikan namanya tersebut.
Terkait kebenaran diatas Tim awak media mencoba menghubungi PJ Kades Makruh Agapri yang juga Kasi PMD Kecamatan Rupat. Namun setelah 2 hari diberi ruang konfirmasi dengan menghubungi No Hp. 0813 6548 1XXX, terkait keluhan warga, sejauh ini belum ada jawaban.

Berita Lainnya
Ardian Saputra Nahkodai KONI Lampung Utara Periode 2022-2026
Sempena Hari Jadi ke 20 Kepri dan Peresmian BRKS Syariah, Gubernur Kepri dan Ratusan Peserta Ikuti Fun Bike
Pimpin Apel di Dompak, Wagub Marlin: Mulailah Aktivitas yang Memberi Dampak Positif Bagi Masyarakat
Denda Hangus, Diskon Menanti! Segera Manfaatkan Program Pemutihan Pajak Riau Bermarwah 2025
Warga Kuansing Geger! Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Batang Kuantan
Hadiri Wisuda UIB XVIII, Gubernur Ansar Dorong Lahirkan SDM Unggul di Kepri
Pemkab Siak Tunggu Keputusan Pusat, Karena Sulit Ditemukan Kriteria Penerima BLT
Pemkab Inhil Kembali Ikuti Rapat Rutin Pengendalian Inflasi Daerah
Kegiatan Syukuran di RT06/RW04 Kelurahan Babussalam
Ada Sanksi Hukum Bagi Desa di Lampung Utara yang Belum Bayar Wajib PBB
Mafirion: Pengalihan Tahanan Datuk Bahar Kamil Cerminkan Keadilan dan Kemanusiaan
Camat Mandau Riki Rihardi seràhkan Bantuan Bupati Bengkalis Usai Goro di Kelurahan Duri Barat