Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Inhil Mengalami Kenaikan Inflasi, Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Cari Tahu Permasalahnya
BUALBUAL.com - Kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu atau Inflasi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengalami peningkatan akhir akhir ini. Tembilahan merupakan salah satu daerah dengan inflasi terbesar se Provinsi Riau.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Inhil, pada Maret 2024 terjadi inflasi di Tembilahan month-to-month sebesar 1,22 persen dan year-on-year (y-on-y) sebesar 3,16 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,27.
Di Provinsi Riau, Kota Pekanbaru menjadi kota yang memiliki inflasi y-on-y terendah sebesar 2,86 persen dengan IHK sebesar 106,21. Sedangkan Kabupaten Kampar menjadi kabupaten dengan inflasi tertinggi yaitu sebesar 4,89 persen secara y-on-y dengan IHK sebesar 109,29.
Dari data tersebut Provinsi Riau mendapat sorotan saat rapat pengendalian inflasi yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual,
Dalam rapat di Gedung Daerah Riau, Senin (22/4/2024), dipimpin langsung oleh Mendagri, Tito Karnavian.
Ia mengingatkan seluruh kepala daerah untuk menjaga tingkat inflasi di daerah masing-masing. Mendagri juga memberi arahan untuk mencari tahu apa sebab dari naik dan turunnya harga harga kebutuhan masyarakat di daerah.
"Situasi Israel dan Iran yang sedang panas ini juga memengaruhi angka ekonomi. Perang ekonomi akan terjadi, ini berpengaruh pada seluruh dunia, termasuk Indonesia. Jadi untuk kepala daerah, jaga tingkat inflasi masing masing daerahnya. Lakukan rapat dengan stakeholder, cari apa penyebab kenaikan dan turunnya, lalu bagaimana cara mengatasinya," ujar Tito Karnavian.
Mendagri mengingatkan kepala seluruh jajaran terkait agar pendistribusian beras dan jagung hasil panen raya disalurkan dengan cepat dan harga yang wajar. Diingatkannya untuk mengatur harga jangan sampai terlalu tinggi ataupun turun terlalu rendah.
"Bulog tolong bantu distribusikan (beras dan jagung) dan Kementerian Perdagangan juga atur harga jangan sampai terlalu meningkat dan jangan anjlok terlalu dalam. Kasihan petani kalau harganya turun sekali," ucapnya.
Tito juga meminta seluruh jajaran, baik kementerian dan seluruh kepala daerah untuk membuat program jangka panjang pengendalian inflasi. Ia ingin semuanya bisa mengantisipasi inflasi dengan baik.
Pj Gubri SF Hariyanto mengatakan, apa yang disampaikan oleh Mendagri memang pada bulan Ramadan dan Idul Fitri seluruh daerah mengalami inflasi.
"Tadi kami dapat laporan juga bahwa harga -harga setelah Idul fitri ini pada turun semua," kata SF Hariyanto.

Berita Lainnya
Konsistensi KARA Mempertahankan Predikat Top Brand 2022
Timbangan Pabrik Kelapa Sawit, Rugikan Petani Rp1,18 Triliun Per Bulan
Cek Harga Komoditi Perkebunan Riau Pekan Ini, Harga Pinang Kering Naik
Tempatkan PHK Sebagai Pilihan Akhir Imbas Corona, Pemerintah Apresiasi Kepada Pengusaha
11 Desa di Kepri Teraliri Listrik PLN, Warga Sumringah Biaya Listrik Lebih Murah
Petani Plasma Bergairah, Harga Sawit Riau Pekan Ini Naik Hingga Rp3.950/Kg
Kelapa Sawit Mitra Plasma Minggu Ini Dihargai Rp3.387 per Kg
5 Tips Jualan Online agar Laris Manis dan Cepat Laku
Bersama Bupati HM Wardan Kadis DPMPTSP Inhil Ikut Rapat Progres Persiapan HPN Tahun 2023
Harga Bahan Olahan Karet di Riau Masih Naik Turun, Cek Selengkapnya di Sini
Pertashop Jalan Lintas Barat di Bintan Resmi Beroperasi
Tertinggi Kedua se-Riau, Inhil Terima Investasi Sebesar Rp3,9 Triliun