Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Tak Lolos SMP Negeri? 11 Sekolah Swasta di Pekanbaru Tawarkan Sekolah Gratis Melalui SPMB 2025
BUALBUAL.com - Sejumlah sekolah swasta di Kota Pekanbaru kini menjadi alternatif menarik bagi murid yang tidak diterima di Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025. Inovasi ini dimungkinkan berkat adanya nota kesepahaman antara sekolah swasta tersebut dengan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, yang memberikan kesempatan belajar secara gratis bagi murid yang lolos seleksi.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, menjelaskan latar belakang program ini. "Ini merupakan bentuk inovasi, kami bekerjasama dengan yayasan sekolah swasta. Tujuannya agar murid dalam ikut SPMB seperti di sekolah negeri," terang Abdul Jamal.
Sebanyak sebelas sekolah swasta di berbagai kecamatan di Kota Pekanbaru telah menjalin kerja sama ini. Melalui nota kesepahaman tersebut, Dinas Pendidikan berupaya memastikan tidak ada anak putus sekolah karena keterbatasan daya tampung di sekolah negeri atau kendala biaya di sekolah swasta.
Total daya tampung dari kesebelas sekolah swasta yang berpartisipasi dalam program ini mencapai 320 murid. Angka ini diharapkan dapat mengakomodasi sebagian besar calon murid yang belum tertampung di SMP negeri, sekaligus memberdayakan keberadaan sekolah-sekolah swasta di Pekanbaru.
Sekolah-sekolah swasta yang terlibat dalam program ini tersebar di beberapa kecamatan, meliputi: SMP YLPI (Sukajadi), SMP Telekomunikasi (Bina Widya), SMP Taruna Satria (Tuah Madani), SMP Tri Bhakti (Payung Sekaki), SMP Masmur (Sukajadi), dan SMP Muhammadiyah 5 (Rumbai Pesisir).
Selain itu, terdapat pula SMP IT Badrul Islam (Bina Widya), SMP Plus Terpadu (Bina Widya), SMP Tunas Karya (Sukajadi), SMP Widya Graha (Bukit Raya), dan SMP Dwi Sejahtera (Marpoyan Damai). Berbagai pilihan lokasi ini diharapkan memudahkan akses bagi calon murid dari berbagai wilayah di Pekanbaru.
Abdul Jamal menambahkan, calon murid yang berminat dapat segera mendaftar. Periode pendaftaran untuk program ini telah ditetapkan mulai 23 Juni hingga 26 Juni 2025 mendatang. Informasi lebih lanjut mengenai mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui Dinas Pendidikan atau langsung ke sekolah-sekolah swasta yang bersangkutan.
"Program ini sekaligus mencegah adanya anak putus sekolah, serta memberdayakan sekolah swasta," papar Jamal. Inisiatif ini tidak hanya menjadi solusi bagi masalah daya tampung, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam pemerataan akses pendidikan berkualitas di Kota Pekanbaru.

Berita Lainnya
Pengurus Karang Taruna Blambangan Umpu Adakan Kegiatan Baksos Donor Darah
DWP Kanwil Kemenag Riau Raih Juara 3 Nasional Lomba Video Pendek Gebyar HUT ke-76 RI
TKD 2026 Dipotong Drastis, Bupati Herman Pasang Badan Ajukan Pinjaman Rp200 M, Demi Inhil Tetap Maju!
Dewi Ansar Bertemu Kader PKK Batam Bahas Penanganan Stunting
Gubernur Kepri Hadiri Upacara Penutupan Dikmaba & Dikmata PK TNI AL Angkatan XLI 2021
Gelar Pasar Murah Sambut Nataru, Pemkab Bintan Tebar 3.000 Paket Sembako Murah
Visi misi Strategis Musrenbang RKPD Tahun 2022 Kabupaten Mesuji
Gubernur Syamsuar Ingatkan LAM Riau Harus Jadi Pengayom Bukan Pengompor
Gema Hardiknas 2025: Pelajar Pekanbaru dan Gubernur Abdul Wahid Bersinergi untuk Pendidikan Bermutu
Jumlah PDP Covid-19 Dirawat di RSUD Bengkalis Jadi 7 Orang
Mencegah Banjir, Pemkab Bekasi Gagas Aksi 'Bebersih'
Gubernur Ansar Lepas Kontingen PON ke Papua