Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
TNI AL Gagalkan Masuknya 48,5 Kg Sabu Lewat Laut Dumai, Nilai Capai Rp72 Miliar
BUALBUAL.com - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 48,5 kilogram yang masuk dari Malaysia. Penggagalan ini terjadi di perairan Dumai pada tanggal 5 Juni 2025, setelah tim intelijen Lanal Dumai menerima informasi terkait masuknya barang haram tersebut ke wilayah Kota Industri.
Komandan Lanal Dumai, Kolonel Laut (P) Abdul Haris, menjelaskan bahwa petugas sempat melakukan pengejaran setelah mendeteksi kapal pelaku. "Saat melihat kapal pelaku masuk, petugas sempat melakukan pengejaran. Sayangnya, kapal petugas sempat ditabrak oleh para pelaku hingga terjadi kejar-kejaran selama hampir 1 jam lebih," ungkap Danlanal Haris, Selasa (10/6/2025).
Meskipun pelaku berhasil melarikan diri, barang bukti sabu yang dibuang ke laut dapat ditemukan oleh petugas, begitu pula speedboat yang digunakan pelaku di perairan Kuala Parit Paman Tanjung Palas.
Kolonel Laut (P) Abdul Haris merinci bahwa operasi penggagalan ini melibatkan tim gabungan yang terdiri dari 13 personel tim laut dan 7 personel tim darat. Tim ini berhasil mendeteksi dan mengejar speedboat pembawa narkotika tersebut.
"Setelah pengejaran yang menegangkan, tim menemukan 2 buah tas ransel berwarna hitam. Tas diduga berisi narkotika di sekitar perairan Kuala Parit Paman Tanjung Palas, Dumai Timur," kata Danlanal Haris.
Hasil pengujian menggunakan narkotest menunjukkan bahwa seluruh barang bukti yang ditemukan positif mengandung narkotika jenis sabu, dengan berat total mencapai 48,54 kilogram.
Abdul Haris menambahkan bahwa penggagalan penyelundupan narkotika ini diperkirakan telah menyelamatkan 242.700 jiwa dan memiliki nilai fantastis lebih dari Rp72 miliar.
Menurut Abdul Haris, keberhasilan penggagalan ini merupakan implementasi nyata dari program Asta Cita Presiden, khususnya dalam upaya memberantas peredaran narkoba. Ini menunjukkan komitmen kuat aparat penegak hukum dalam mendukung kebijakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari bahaya narkotika.
Pasca pengungkapan ini, TNI AL memastikan akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan penindakan di wilayah perairan dan yurisdiksi Indonesia. Langkah ini diambil sebagai upaya berkelanjutan untuk mencegah segala bentuk penyelundupan narkotika yang masuk melalui jalur laut.
Meskipun barang bukti berhasil diamankan, para pelaku penyelundupan sabu tersebut masih buron dan dalam pengejaran tim gabungan. "Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai berkomitmen untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan penindakan untuk mencegah segala bentuk aksi penyelundupan narkoba di wilayah perairan Dumai," tegas Abdul Haris.
Lanal Dumai menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba akan terus menjadi prioritas. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan tindakan tegas, Lanal Dumai bertekad menjaga perairan Indonesia, khususnya di wilayah Dumai, dari ancaman penyelundupan narkotika yang membahayakan generasi bangsa.

Berita Lainnya
Berikut Peristiwa Penting yang Terjadi pada Tanggal 4 Agustus
Diduga Rugikan Negara 22.7 Triliun BT Divonis Nihil, Jaksa Penuntut Langsung Banding
Waspadai, Aksi Penipuan Catut Nama Sekda dan Bunda PAUD Inhil
Terungkap! Sopir Innova yang Tabrak Mobil Wakil DPRD Bengkalis Ternyata Positif Narkoba
Kecewa SKB Bupati dan DPRD, Calon PPPK Kuansing Tuntut Pengangkatan Merata
Langgar Protkes, Waterboom Lippo Cikarang Disegel
Diduga Pemdes Bangun Harjo Jaya Lakukan Kegiatan Fiktif, Warga Pulau Burung Datangi Inspektorat Inhil
News: Telah Terjadi Kebakaran di RSUD Puri Husada Tembilahan
GMNI Minta DPRD Inhil Bentuk Pansus Terkait Kelangkaan BBM dan Mafia Migas
Diduga Pembangunan SMA Negeri 1 Midai Asal Jadi
Diperkirakan 1,8 Milyar Total Kerugian Akibat Kebakaran di Jalan M Boya Kota Tembilahan
Sekcam Sinaboi dan Kades Daryamin Tinjau Lokasi Banjir di Sungai Nyamuk