Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Henny Sasmita: Tenun Bengkalis Harus Jadi Aset Budaya dan Sumber Ekonomi
BUALBUAL.com - Di tengah meriahnya MTQ ke-43 Provinsi Riau, sebuah cerita penuh makna teranyam di Desa Sebauk, Bengkalis. Ketua TP PKK Provinsi Riau, Henny Sasmita Wahid, turun langsung menelusuri jejak tenun tradisional, Tenun Putri Mas milik Devi Susanti. Kunjungan ini menjadi simbol nyata dukungan terhadap kelestarian budaya dan penguatan ekonomi perempuan desa.
Dengan senyum hangat, Henny Sasmita disambut para pengrajin yang sebagian besar adalah ibu-ibu setempat. Dari benang demi benang yang ditenun penuh ketelatenan, lahirlah kain bermotif khas yang sarat makna. Bagi Henny, setiap helai tenun bukan hanya karya seni, melainkan simbol keteguhan perempuan desa dalam menjaga tradisi dan menopang perekonomian keluarga.
"Kerajinan tenun ini adalah aset budaya yang sangat berharga. Melalui dukungan dan pendampingan, saya yakin tenun tradisional Bengkalis bisa semakin berkembang, berinovasi, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas," ungkap Henny, sembari mengamati proses pembuatan motif.
Tak hanya sekadar mengagumi, Ketua TP PKK Provinsi Riau itu juga berdialog langsung dengan para pengrajin, mendengar cerita tentang tantangan mereka mulai dari akses bahan baku hingga pemasaran.
Dalam kesempatan itu, Henny menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, PKK, dan masyarakat agar tenun tradisional tidak sekadar lestari, tetapi juga mendatangkan kesejahteraan.
"Melalui ajang MTQ ini, kita tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Usaha seperti tenun Putri Mas ini harus terus kita dukung agar menjadi kebanggaan dan sumber penghidupan," ujarnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis Hj. Siti Aisyah yang turut mendampingi juga menegaskan komitmennya. "Kami selalu mendukung penuh usaha kreatif masyarakat. Tenun tradisional adalah salah satu potensi besar yang bisa kita angkat bersama," ucap Siti Aisyah.
Kehadiran Henny Sasmita di Tenun Putri Mas juga menambah semangat para pengrajin. Devi Susanti, sang pemilik, tampak terharu saat menyerahkan cenderamata berupa kain tenun khas Bengkalis. Menurut Devi, perhatian langsung dari Ketua TP PKK menjadi motivasi besar bagi dirinya dan para pekerja.
Selain Henny dan Siti Aisyah, turut hadir Ketua DWP Kabupaten Bengkalis Ira Vandriyani Ersan, Ketua TP PKK Kabupaten Rokan Hulu dr. Yeni Dwi Putri, Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hulu Suci Rahmiani Ade, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Di tengah geliat MTQ, kunjungan ini menjadi momen berharga yang menyatukan nilai budaya, silaturahmi, dan pemberdayaan ekonomi. Benang-benang tenun yang terjalin rapi seakan menjadi simbol eratnya ikatan antara pemerintah, masyarakat, dan warisan budaya yang tak lekang dimakan zaman.

Berita Lainnya
Bupati Inhu Kukuhkan 30 Orang Terpilih Paskibra
LAMR Riau Dukung Langkah Gubernur Edy Natar Nasution Selesaikan Konflik PT. SIR
Kunker ke Inhil, Gubri Tinjau Relokasi Gedung Baru SMAN 1 Tembilahan
Bupati Kasmarni Ucapkan Selamat, Zainal Gantikan Indrawansyah jadi Anggota DPRD Bengkalis
Andi Darma Taufik: Pustu Kuala Selat Tak Layak, Pemkab Inhil Harus Perbaiki
Gubernur Ansar Hadiri Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Rektor Uniba
Beroperasi Sampai Tengah Malam, Kafe Holywings Kemang Disegel Satpol PP DKI Jakarta
Pemkab Tubaba Gelar Upacara Peringati Hari Kesaktian Pancasila
Dilaksanakan Secara Virtual, STQ Kepri Diundur
Warga Bungamayang Antusias Sambut Kedatangan Wabup Lampung Utara Ardian
Jangan Mau Dibohongi, Begini Proses Anggaran di Inhil untuk Masyarakat Setiap Tahunnya
Karhutla Riau: Api Unggun, Puntung Rokok, hingga Aktivitas Memancing Bisa Picu Kebakaran