19 Hari Bertahan, Buaya Besar 'Si Undan' Mati, DPKP Inhil Tunggu Instruksi Penanganan Bangkai
BUALBUAL.com - Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir (DPKP Inhil) resmi mengumumkan bahwa buaya muara yang dikenal dengan nama Si Undan, berasal dari Desa Sungai Undan, Kecamatan Reteh, dinyatakan mati pada pukul 11.00 WIB, setelah menjalani masa perawatan intensif selama 19 hari oleh tim DPKP Inhil, Kamis (20/11/2025).
Buaya muara ini sebelumnya ditangkap oleh masyarakat setempat sekitar 20 hari lalu, kemudian diserahkan kepada DPKP Inhil untuk mendapatkan perawatan dan pemulihan. Sejak hari pertama, berbagai upaya penyelamatan telah dilakukan dengan dukungan sejumlah pihak terkait. Namun, kondisi Si Undan terus mengalami penurunan hingga akhirnya tidak dapat diselamatkan.

Kepala Dinas DPKP Inhil Junaidi Ismail menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan observasi beberapa jam sebelum hewan tersebut dinyatakan mati.
“Berbagai tindakan penyelamatan telah kita lakukan, mulai dari pengawasan kesehatan, pemberian nutrisi, hingga penanganan medis yang memungkinkan, dengan dukungan banyak pihak. Namun, kondisi buaya tidak menunjukkan perkembangan signifikan hingga akhirnya meninggal,” jelas Kadis.
DPKP Inhil juga telah melakukan koordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau- Kementerian KLHK, Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSDPL) Padang, Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional Pekanbaru – Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Saat ini, keputusan terkait penanganan lanjutan terhadap bangkai Si Undan masih menunggu arahan lebih lanjut dari pihak berwenang. Ada dua opsi yang sedang dipertimbangkan, yakni: 1. Penguburan, atau 2. Preparasi dan pengawetan untuk kepentingan penelitian serta edukasi.

“Keputusan akhir akan kita ambil berdasarkan masukan dan arahan dari lembaga yang memiliki kewenangan dalam konservasi satwa dan kelautan,” ujarnya.
DPKP Inhil juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Sungai Undan dan seluruh pihak yang telah ikut membantu proses penanganan buaya muara tersebut sejak awal.*

Berita Lainnya
Ajo Maladi: Pak Gubernur dan Pak Pj Walikota Berikan Kami Tempat yang Layak Untuk Berdagang
Perusahaan di Anambas Diduga Intimidasi Wartawan
Gugatan PMH Pecah di Rengat, Direktur dan Komisaris PT SBP Diseret ke Meja Hijau
Pergi Ke Pelabuhan Mencari Jaringan, Warga Meranti Riau Ditemukan Meninggal
Dinas PUPR Riau Turunkan Dua Alat Berat untuk Mengatasi Banjir di Rohil
PT Elnusa Petrofin Dituding Abaikan Reklamasi Lahan Bekas Stockpile, Mediasi Gagal
Truk Sering Terpuruk dan Terbalik, Jalan Provinsi di Inhil Rusak Parah
Kinerja Dinilai Buruk, Dirut PT SPR Fuady Noor Dicopot Pemprov Riau
Mengerikan! Warga Khairiah Mandah Digigit Buaya, Luka Parah di Pinggang
Banjir Bandang di Sukabumi Akibat Luapan Air Sungai karena Hujan Deras
Buaya Ganas yang Terkam Nelayan Desa Sungai Luar, Inhil Akhirnya Tertangkap
Kejati Riau Akan Periksa Kontraktor CV Maju Jaya