Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Petani Kelapa Inhil Butuh Perhatian, Pendataan Kebun Rusak Jadi Sorotan
BUALBUAL.com - Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (DPD PW-MOI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyoroti persoalan pendataan kebun kelapa masyarakat yang rusak dan dinilai belum dilakukan secara akurat di sejumlah desa.
Ketua DPD PW-MOI Inhil, Fitra Andriyan, menyayangkan sikap sebagian pemerintah desa yang dinilai kurang serius dalam melakukan pendataan kebun masyarakat yang rusak di daerah yang dikenal dengan julukan Negeri Hamparan Kelapa Dunia tersebut.
Menurutnya, pendataan yang akurat sangat penting karena menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyalurkan berbagai program bantuan kepada masyarakat, seperti penanganan kebun kelapa yang tenggelam serta bantuan bibit kelapa dari program pemerintah pusat.
“Program bantuan ini menjadi harapan besar bagi masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir. Jika pendataan tidak dilakukan secara menyeluruh oleh pemerintah desa, masyarakatlah yang akan menjadi korban, terutama mereka yang tidak memiliki biaya untuk memperbaiki kebun kelapa yang rusak akibat abrasi maupun intrusi air laut,” ujar Fitra, Jumat (6/3/2026).
Ia menilai persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele karena berpotensi berdampak langsung terhadap keberlangsungan hidup para petani kelapa di daerah tersebut.
“Kami menyayangkan jika ada pemerintah desa yang kurang responsif terhadap kondisi warganya terkait pemetaan kebun kelapa yang telah lama mengalami kerusakan. Padahal masyarakat sangat berharap bantuan tersebut dapat segera terealisasi,” katanya.
Fitra menambahkan, jika proses pendataan tidak dilakukan secara serius dan menyeluruh, kebun kelapa masyarakat yang telah lama rusak berpotensi tidak masuk dalam daftar penerima bantuan.
“Jika itu terjadi, tentu masyarakat akan merasa kecewa karena kebun mereka tidak mendapatkan bantuan akibat pendataan yang tidak maksimal,” tegasnya.
Meski demikian, PW-MOI Inhil juga memberikan apresiasi kepada pemerintah desa yang dinilai proaktif melakukan pembaruan data kebun masyarakat yang rusak di wilayahnya.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar data yang disampaikan kepada pemerintah daerah benar-benar valid dan telah melalui proses verifikasi.
“PW-MOI Inhil mengapresiasi pemerintah desa yang telah bekerja maksimal melakukan pendataan kebun masyarakat yang rusak secara akurat dan terverifikasi. Dengan begitu, rasa keadilan di tengah masyarakat dapat terwujud ketika program bantuan pemerintah disalurkan,” pungkasnya.

Berita Lainnya
Pasokan Terputus, Harga Cabai di Tembilahan Tembus Rp150 Ribu
HIPMI Inhil Dukung Kebijakan Pemerintah Subsidi Harga Minyak Goreng Curah
Kenapa Merk Sarung BHS Mahal? Berikut Alasannya dan Anda Bisa Membeli di Payday Februari 2025 Blibli!
Harga Minyak Sawit Masih Menguat
Ternyata Minyak Nabati Kelapa Sawit Lebih Efisien 10 Kali Lipat, Ini Faktanya!
DKP Lakukan Pembinaan Pada Kelompok Wanita Tani Desa Resam Lapis
Semester Pertama Tahun Depan BRK Ditargetkan Sudah Konversi Ke Perbankan Syariah
Iwapi Riau Bagikan Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu
Kadis PMPTSP Menghadiri Rapat Paripurna Pengunduran diri HM Wardan Sebagai Bupati Indragiri Hilir
Hadapi Ramadan dan Idulfitri, Ini Komoditi Bahan Pokok Masyarakat yang Perlu Diwaspadai
Masyarakat Bersyukur Dengan Pembangunan Jalan Rigid Beton di Desa Simpang Mesuji
OJK: Restrukturisasi Kredit Perbankan di Riau Capai Rp11,18 Triliun