Riau Siaga Karhutla! Dua Helikopter Patroli Dikerahkan, 1.974 Titik Panas Terdeteksi
BUALBUAL.com - Sebagai upaya untuk membantu penanganan dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau. Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan bantuan berupa dua unit helikopter patroli.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Jim Gafur mengatakan, dua unit helikopter patroli tersebut saat ini sudah berada di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru. Yang sudah siap dioperasikan untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.
“Kita mendapatkan bantuan dua unit helikopter patroli dari BNPB, yakni masing-masing Type Bell 206 B3, Reg PK - FPA dan Type Bell 206 L4, Reg PK- ZGK. Keduanya sudah berada di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru,” katanya.
Dua unit helikopter tersebut akan digunakan untuk memantau kondisi Karhutla di Riau. Jika ditemukan titik api saat dilakukan patroli, maka akan langsung dilaporkan guna ditindaklanjuti oleh tim gabungan untuk dilakukan pemadaman.
“Helikopter ini akan melakukan patroli udara diwilayah yang dinilai rawan terjadi Karhutla. Jika ditemukan titik Karhutla, maka akan langsung dilaporkan kepada tim gabungan untuk dilakukan upaya pemadaman,” sebutnya, Minggu (8/3/2026).
Selain helikopter patroli, sebelumnya pihak BNPB juga sudah mengirimkan pesawat untuk kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di provinsi Riau. Kegiatan OMC untuk membuat hujan buatan tersebut dilakukan di daerah pesisir Riau yang curah hujannya sudah mulai berkurang.
Sementara itu, hingga saat ini pihaknya mencatat sudah ada 11 kabupaten/kota di Riau yang terjadi Karhutla pada awal tahun ini. Dari 11 daerah tersebut, total luasan Karhutlasebanyak 1.161,64 Hektare (Ha). Ke 11 daerah yang sudah terjadi Karhutla tersebut yakni Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu (Inhu), Indragiri Hilir (Inhil), Kuantan Singingi (Kuansing), Rokan Hilir (Rohil), Kota Dumai dan Pekanbaru.
“Hingga saat ini sudah 11 daerah di Riau yang ditemukan terjadi Karhutla. Total luasan Karhutla 1.16,64 Ha,” katanya.
Untuk Karhutla di Kota Dumai hingga saat ini tercatat seluas 34,12 Ha, Bengkalis 228,51 Ha, Kepulauan Meranti 13,40 Ha, Siak 65,32 Ha, Pekanbaru 17,45 Ha, Kampar 38,45 Ha, Pelalawan 681,5 Ha, Inhu 2,7 Ha, Inhil 64,70 Ha, Rohil 12 Ha dan Kuansing 3 Ha.
“Dari rincian luasan tersebut, juga ditemukan 1.974 hotspot atau titik panas ,” ujarnya.

Berita Lainnya
Belajar Tentang KEK di Kepri, Gubernur Ansar Ajak Gubernur Lampung ke PT BAI Bintan
Perdana, Sekda Lampura Lantik Pejabat Fungsional PPUPD
Berjuang Demi Negara, Inilah Seksolog Senior 'dr Naek L Tobing' Meninggal Karena Virus Corona
Pemprov Riau Dukung Program Segenggam Beras Sejangkauan Tangan
Antisipasi Kemacetan, Pemko Tanjungpinang Akan Bangun Bundaran di MKP KM8
Bupati Rohil Ingatkan Jangan Pernah Berhenti Berjuang untuk Melayani Masyarakat
Pasca Banjir, Wabup Ardian Kunjungi Warga yang Masih di Tenda Pengungsian dan Berikan Sembako
Heboh! Website JDIH Riau Diretas, Tiba-tiba Muncul Situs Palsu Mengatasnamakan Gubernur
Melanggar Kode Etik ASN, Bawaslu Rohil Rekomendasikan HS ke KASN
Polres Tulang Bawang Nobar Doa Lintas Agama, bersama presiden RI
Beri Penghormatan, Kodim 0303 Bengkalis Ziarahi Makam Pahlawan Sempena HUT ke-80 TNI
95 Miliar Pemko Pekanbaru Siapkan Anggaran untuk Pilkada 2024