Bocah 4,5 Tahun di Kuansing Hilang Diduga Hanyut di Sungai Batang Kuantan
BUALBUAL.com - Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, tengah berduka. Seorang anak berusia 4,5 tahun bernama Rayendra diduga hanyut di Sungai Batang Kuantan sekitar pukul 16.00 WIB, Jumat (03/04/2026).
Peristiwa tersebut bermula saat korban bermain pancing bersama teman-temannya di sungai. Namun, ketika teman-temannya pulang, korban masih berada di lokasi seorang diri.
Orang tua yang merasa kehilangan kemudian melakukan pencarian dan menemukan sandal serta alat bermain milik korban di tepi sungai.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kuansing, H. Yulizar, M.S.Sos., M.Si., kepada jurnalis.
“Iya benar, ada anak yang diduga hanyut di Sungai Batang Kuantan sekitar pukul 16.00 WIB. Mendapat informasi dari camat dan kepala desa, kami langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian (TKP). Hingga saat ini tim BPBD masih melakukan pencarian terhadap korban dan akan dibantu oleh Basarnas dari Pekanbaru yang saat ini sedang menuju Kuansing,” ujarnya.
Saat ini, pihak BPBD Kuansing bersama masyarakat setempat masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban.

Berita Lainnya
Dini Hari Mencekam! Lima Kios di Pekanbaru Ludes Dilalap Api, Damkar Berjibaku 3 Jam
Mahasiswa Kecewa, Demo Tolak Omnibus Law di Pekanbaru Kembali Pecah
Belum Bisa Dipastikan Dinas BPKAD Lampura Membayar Langganan Media
Memalukan! Sejumlah Aset di Kantor DPRD Pekanbaru Disita Rekanan, Ini Tanggapan Formappi
Bupati Inhil Disorot, Legitimasi Pelantikan HPPI Dinilai Cacat Hukum
Buaya Sungai Rokan Kian Ganas, BBKSDA Riau Diminta Turun Tangan
IPW Desak Kapolda Jateng Periksa Kapolres dan Kasat Reskrim Grobogan
Dampak Hujan Deras, Pagar SMK Negeri I Teluk Kuantan Alami Insiden Longsor
Tata Maulana Ledakkan Fakta: OTT KPK Sarat Kepentingan dan Tanpa Bukti Kuat!
Polisi Ralat Jumlah Korban Kapal Evelyn, Jadi 11 Penumpang Meninggal
Ketua Ajoi Tubaba Sebut Kapus Candra Mukti Tidak Mengerti Tentang UU KIP
Alami Sejumlah Kendala, Jemaah Haji Kloter 33 Tangerang dan 08 Medan Mengkhawatirkan