Guru Kuansing Tembus Antologi Puisi Se-ASEAN, Nama Daerah Ikut Bersinar
BUALBUAL.com - Ramadan bukan hanya menjadi momentum memperkuat ibadah, tetapi juga waktu terbaik untuk melahirkan karya dan menebar inspirasi. Semangat itulah yang dibuktikan oleh Ronaldo Rozalino, sosok pegiat literasi asal Kuantan Singingi yang sukses membawa nama daerahnya menembus panggung literasi internasional.
Di tengah suasana Ramadan yang penuh keberkahan, Ronaldo Rozalino berhasil menjadi salah satu penulis dalam Antologi Puisi PERRUAS Se-ASEAN bertajuk *Dalam Cahaya Ramadan*. Buku tersebut merupakan karya kolaborasi yang melibatkan 183 penulis dari berbagai negara di Asia Tenggara.
Keterlibatan Ronaldo dalam antologi internasional itu menjadi bukti bahwa semangat literasi mampu menyatukan nilai spiritualitas, budaya, dan intelektualitas lintas negara.
Bagi Ronaldo, menulis bukan sekadar aktivitas berkarya, melainkan jalan untuk menjemput keberkahan dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Salah satu puisinya yang dimuat dalam antologi tersebut berjudul "Di Penghujung Ramadan".
Melalui bait-bait puisinya, Ronaldo menggambarkan Ramadan sebagai ruang perenungan dan perjalanan menuju fitrah yang lebih baik.
“Ramadan bukan sekadar tamu, ia adalah cermin bagi diri yang mulai berbenah. Membawa kita pada fitrah yang benar-benar baru,” tulis Ronaldo dalam puisinya.
Tak hanya aktif menulis, Ronaldo yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Literasi Kuansing dikenal konsisten menggerakkan budaya membaca dan menulis di tengah masyarakat. Ia aktif memberikan motivasi kepada guru, pelajar, dan generasi muda agar terus mengembangkan kreativitas melalui literasi.
Sebagai Duta Literasi Rupiah Fasda CBP Rupiah BI Riau sekaligus guru penulis, Ronaldo percaya bahwa literasi merupakan pondasi penting dalam membangun peradaban dan memperluas wawasan bangsa.
Sosoknya kini menjadi inspirasi bagi banyak kalangan, khususnya generasi muda di Kuantan Singingi, untuk terus belajar, berkarya, dan berani tampil di tingkat nasional hingga internasional.
Selain aktif di dunia pendidikan, Ronaldo Rozalino juga dikenal sebagai guru di SMAN 1 Sentajo Raya, motivator literasi dan edukasi, content creator pendidikan, composer, arranger, hingga coach di berbagai bidang pengembangan kreativitas.
Dengan semangat berkarya di bulan suci, Ronaldo Rozalino membuktikan bahwa karya literasi dari daerah mampu bersinar dan membawa nama Kuansing dikenal lebih luas di tingkat ASEAN.

Berita Lainnya
Peduli Pendidikan, Septina Serahkan Bantuan 25 Unit Laptop dan 1 Set Alat Marchingband di SMA N 1 Reteh
Sebanyak 88 Orang Purnasiswa MTS dan MA Pondok Pesantren Madani Tebuireng Bintan Diwisuda
Universitas Muhammadiyah Riau Resmi Buka Fakultas Kedokteran, Berikut Biaya Pendidikannya
Dari 3.500 Kuota BOSDA Afirmasi di Riau, Baru 382 Siswa Daftar ke SMA/SMK Swasta
Jumat Barokah Polda Banten Bagikan Sembako Terhadap Panti asuhan
Anak Pulau Asal Lingga Donni Putera Show Raih Medali Perak Olimpiade Astronomi Internasional
Ikadin Riau Gelar Pendidikan Kemahiran Advokat Bersama Fakultas Hukum Unri
Ketua Komisi II DPRD Indragiri Hulu Hadiri Kegiatan Temu Ramah STIA-I dan STIH Riau
UMRI Bahas Tantangan LGBTQ+ dalam Perspektif Islam dan Sosial
Massa AMMKBB Demo Gubri, Terkait Penunjukan PLT Bupati Bengkalis
Unilak Jadi Percontohan Kampus Inklusif, Mendiktisaintek Tegaskan Komitmen Negara
Semua Bisa Dapat! Pemerintah Mulai Cairkan BLT untuk Pelajar SD-SLTA, Berikut Ini Caranya