Tak Lagi Andalkan APBD! 24 Perusahaan Gelontorkan Rp28 Miliar untuk Perbaiki Jalan Strategis di Riau
BUALBUAL.com - Perbaikan ruas Jalan Simpang Minas-Simpang Pemda-Simpang Tualang Timur, Kabupaten Siak, Riau, saat ini sudah dimulai. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau menggandeng pihak swasta untuk memperbaiki ruas jalan tersebut.
“Dinas PUPR-PKPP Riau melakukan penanganan sepanjang 1 kilometer dari total kerusakan jalan Simpang Minas-Simpang Pemda-Simpang Tualang Timur itu. Sisanya kami menggandeng pihak swasta,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR PKPP Riau Zulfahmi, Sabtu, (27/6)
Dilanjutkannya, untuk menghindari kerusakan berulang karena ruas jalan ini merupakan mobilitas industri, terutama untuk pengangkutan komoditas kelapa sawit, kayu (log), migrasi dan lalu lintas pelabuhan dari kawasan industri di Perawang menuju jalur lintas timur, maka penanganan kerusakan dilakukan dengan menggunakan konstruksi rigid pavement (pengerasan kaku).
Pihak perusahaan yang dilibatkan adalah Pertamina Rokan Hulu (PHR), Pelindo, Surya Inti Raya, Maredan Sejati Surya Plantation, Indah Kiat Pulp and Paper, Arara Abadi Group. Lalu, PTPN IV Region III PKS Lubuk Dalam, PTPN IV Region III PKS Sungai Buatan, Aneka Inti Persada, Mutiara Unggul Lestari, Ivo Mas Tunggal Sam Sam, Ivo Mas Tunggal Ujung Tanjung.
Kemudian, Siak Prima Sakti, Kimia Tirta Utama, Perawang Argo Sejahtera, Kaparindo Argo Industri, Teguhkarsa Wanalestari. Selanjutnya, Anugerah Tani Makmur, Libo Sawit Perkasa, Berlian Inti Mekar, HABI, Riau Andalan Pulp dan Paper, dan Bijin Kumita Mutiara.
Dijelaskannya, dari 24 perusahaan ini, dibagi menjadi 4 klaster yang bertanggungjawab atas perbaikan masing-masing 700 meter. Pertama, Klaster Migas yang dikoordinir PT PHR akan memulai pekerjaan pada Agustus dan tahun ini hanya 500 meter.
Kemudian, kedua, Klaster Perkayuan yang dikoordinir PT Arara Abadi yang akan memulai pekerjaan pada Oktober juga hanya 500 meter tahun ini. Klaster Sawit yang dipimpin PT Surya Inti Raya akan memulai pekerjaan pada Oktober. Keempat, Klaster Transpoter yang akan dikoordinir PT Pelindo juga memulai pekerjaan pada Oktober.
‘’Untuk perbaikan Dinas PUPR-PKPP Riau sudah dikerjakan sejak Juni lalu. Dimulai dari STN 0+100 tepatnya setelah keluar tol. Target pekerjaannya tuntas Desember mendatang. Total perbaikan yang akan dilakukan di ruas jalan tersebut tahun ini sepanjang 3, 4 kilometer. Sisanya, akan dilanjutkan tahun depan. Klaseter Migas 200 meter dan Klaster Perkayuan 200 meter,’’ jelasnya.
Untuk pengerjaan perbaikan jenis rigid beton sepanjang 1 km akan menghabiskan anggaran sekitar Rp10 miliar. Maka maka total investasi pihak perusahaan dalam perbaikan jalan ini mencapai Rp28 miliar.
“Kita memang mengharapkan kolaborasi seperti itu. Terima kasih kepada perusahaan yang telah menjalin kerja sama ini. Ke depannya akan terus kita tingkatkan," katanya.

Berita Lainnya
Gaji PPPK Berkurang? Pemerintah Berlakukan Potongan 3,25 Persen Mulai Maret 2026
Bupati Bengkalis Sambangi RSUD Duri, Minta Pelayanan Pasien Yang Terbaik
Ketua GINTAS Serahkan Bantuan untuk Anak Stunting & Keluarga Berisiko, Ajak Semua Pihak Perkuat Kepedulian
Sempat Kosong, Wabup SU Lantik Pejabat Kades Bolak Raya
Begini Penjelasan Menkumham Yasonna Soal Pembebasan Napi Narkoba dan Korupsi
Sebanyak 62 Calon Petugas Haji Riau Akan Ikuti Seleksi Tahap Kedua
Pagi ini, Pawai Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-5 Tingkat Kelurahan Batang Serosa
Bupati Inhu Hadiri RUPST PT. Bukit Asam
Bupati H. Sukiman Harapkan Implementasi SPIP Wujudkan Transparansi dan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik
Kabupaten Kuansing Kembali Terpilih Sebagai Kota Kecil Terbersih
Festival Kebudayaan Pengantin Sahur, Ketua DPRD Inhil: Kalau Perlu Kita Undang Sandiaga Uno
Bupati Inhu Tinjau Langsung Limbah Perusahaan NHR Setelah Laporan Masyarakat