Isu Warung Kelontong Bakal Mati
Warung Kelontong Tak Perlu Panik! Mendes Pastikan Kopdes Merah Putih Tak Akan Matikan Usaha Warga
BUALBUAL.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong maupun pelaku usaha kecil yang telah lebih dahulu beroperasi di desa.
Menurut Yandri, pemerintah akan mengatur operasional Kopdes secara cermat agar koperasi dan pelaku usaha lokal dapat tumbuh berdampingan serta saling menguatkan.
"Kopdes nantinya lebih difokuskan menjual barang-barang bersubsidi yang diprioritaskan. Insya Allah tidak akan mematikan warung-warung kecil atau warung kelontong yang ada di desa," ujar Yandri usai Rapat Terbatas terkait Program Kopdes Merah Putih, Senin (20/7/2026).
Ia menegaskan, pemerintah tengah menyusun aturan operasional yang lebih rinci, termasuk mekanisme pengaturan harga dan ruang usaha Kopdes. Regulasi tersebut ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan dan mulai diterapkan pada Agustus 2026.
"Operasionalnya akan kami detilkan. Kami diberi waktu satu bulan untuk menyelesaikannya. Insya Allah Agustus sudah selesai," katanya.
Selain menyiapkan regulasi, Kementerian Desa juga mulai menggelar pelatihan bagi calon manajer Kopdes Merah Putih agar kebijakan tersebut dipahami hingga ke tingkat desa.
Setelah seminar perdana dilaksanakan, kegiatan serupa akan diperluas ke berbagai daerah seperti Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Pulau Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi.
Yandri menilai sosialisasi menjadi langkah penting agar kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, hingga masyarakat memahami tujuan dan mekanisme Kopdes Merah Putih.
"Kami ingin kebijakan ini benar-benar dipahami oleh kepala desa, BPD, perangkat desa, hingga masyarakat. Tugas kami adalah terus melakukan sosialisasi," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Yandri juga menepis anggapan bahwa Kopdes Merah Putih akan bersaing dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Menurutnya, kedua lembaga tersebut justru akan saling melengkapi sesuai bidang usaha masing-masing.
Ia mencontohkan, apabila BUMDes mengelola desa wisata, maka Kopdes dapat berperan menyediakan kebutuhan penunjang bagi kawasan wisata tersebut.
"BUMDes dan Kopdes akan bekerja sama, bukan saling meniadakan. Justru keduanya akan saling menguatkan," tegasnya.
Yandri menambahkan, berbagai program yang selama ini dijalankan BUMDes, seperti desa ekspor maupun desa tematik berbasis komoditas unggulan, tetap dapat berjalan berdampingan dengan Kopdes Merah Putih tanpa tumpang tindih.

Berita Lainnya
Kubu Jokowi Sebut: Guru Korupsi Itu Mantan Mertuanya Prabowo 'Soeharto'
Hina Jokowi, Habib Bahar bin Smith Dilaporkan ke Polisi
Ketua GNPF: Cawapres Jokowi, KH Ma'ruf Amin Sedang Sakit
Trending, Dedek Prayudi PSI: Kecam Sandiaga dinilai kurang membaca yang samakan Jokowi dengan Najib
Viking Persib Club Bantah Keras Deklarasi Dukung Jokowi-Maruf
Habib Bahar Bin Smith Dipolisikan Hina Jokowi, Kubu 212: Tak Kreatif
Di Medsos Pendukung Jokowi Dinilai Mulai Star Kampanye Negatif
BPD Demokrat Riau Tak Terpengaruh 'Syamsuar Kembali Nyatakan Dukungannya untuk Jokowi'
Viral.!!! Siswa Sekolah SMA Bikin Video Turunkan Foto Presiden Jokowi
Jokowi: Kami Perlu Orang yang Tegas, Bowas Jabat Posisi Dirut Bulog
Mari Kita Cek Fakta Klaim Jokowi Telah Bangun 191.000 Km Jalan Desa
Wako Tanjungpinang H. Syahrul : Ramadhan Ini Harus Lebih Bermakna