BBM Langka di Tembilahan
BBM Langka di Tembilahan, Warga Keluhkan Kuota 300 Liter Hanya Dapat 70 Liter
BUALBUAL.com - Warga Tembilahan pengguna kapal, pompong (kapal kecil) serta pelaku usaha yang menggunakan mesin diesel resah dan gusar karena BBM di Tembilahan terbatas bahkan langka.
Saat awak media turun ke lapangan dan mewawancarai seorang warga tembilahan berinisial "IN" mengeluhkan keterbatasan ketersediaan minyak di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Bunker (SPBB) milik PT Hera Inhil Mandiri, Seberang Tembilahan, Ahad (13/9/2026).
IN menyebut, keterbatasan minyak tersebut membuat kebutuhan masyarakat yang memiliki XSTAR belum sepenuhnya terpenuhi. Dari kuota yang seharusnya mencapai 300 liter, warga mengaku hanya mendapatkan sekitar 70 liter perbulan.
“Jika kuota 300 maksimal cuma bisa dua jeregen atau 70 liter. Kondisi ini tentu belum mencukupi kebutuhan masyarakat, apa lagi kami butuh menambang pompong setiap hari yang menjadi pekerjaan utama untuk memenuhi kebutuhan keluarga” ujar IN.
Menurut IN, persoalan ketersediaan minyak tersebut cukup dirasakan masyarakat yang bergantung pada pasokan dari SPBB untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sementara itu, pihak PT Hera Inhil Mandiri membenarkan adanya keterbatasan stok minyak di SPBB mereka. Asisten Manajer (AsMen) PT Hera Inhil Mandiri, Hendi Ariyandi, mengatakan kondisi tersebut terjadi karena pasokan minyak yang tersedia saat ini mengalami penurunan cukup signifikan.
“Minyak yang kami sediakan itu berkurang, bahkan hilang hingga 50 persen lebih dari biasanya,” kata Hendi saat, dikonfirmasi Media ini.
Ia menjelaskan, kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut saat ini jauh lebih besar dibandingkan dengan ketersediaan minyak yang diterima SPBB.
“Kebutuhan masyarakat dengan kuota yang ada di Pertamina hari ini sangat jauh, bahkan lima kali lipat dibandingkan dengan ketersediaan yang ada di SPBB kami,” jelasnya.
Hendi menegaskan, keterbatasan penyaluran bukan disebabkan pihak SPBB sengaja menahan minyak ataupun tidak memberikan kuota kepada masyarakat yang memiliki XSTAR.
“Ini bukan untuk menahan-nahan ataupun tidak memberikan kuota kepada masyarakat yang memiliki XSTAR, karena memang stok ketersediaan kami yang terbatas,” tegasnya.
Kondisi tersebut membuat penyaluran minyak kepada masyarakat untuk sementara menyesuaikan dengan jumlah stok yang tersedia di SPBB PT Hera Inhil Mandiri.
Kepala cabang operasional komersial Pertamina untuk wilayah Provinsi Riau
Wilson Eddi Wijaya saat dikonfirmasi melalui Wa dan Telp belum memberikan tanggapan dan jawaban terkait pendistribusian serta ketersediaan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Pertamina untuk wilayah Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

Berita Lainnya
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Mobil dan Motor Warga di Inhil Hangus Terbakar
Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Fikky Nur Kuncoro Jati Hadiri Peresmian Kantor Camat Tembilahan
PT Teso Indah Diduga Babat Hutan Lindung dan Lahan Warga, KP2MI Ungkap Bukti Kejahatan
BBM Langka di Riau! Antrean Mengular, Warga Harus Berburu dari SPBU ke SPBU
Pemuda 22 Tahun Tenggelam di Sungai Indragiri, Ditemukan Tak Jauh dari Lokasi Hilang
Kabar Duka, Aktivis Muda Riau Meninggal Pascakecelakaan di Banten
Dihantam Gelombang Besar dan Angin Kencang, Dua Rumah Warga Kuala Selat Inhil Rusak Berat
Garuda Indonesia Ungkap Penyebab Kerusakan Hidung Pesawat GA176 di Pekanbaru
Diduga Kades Panagan Ratu Abung Timur Tidak Mengindahkan Surat Teguran Bupati Lampura
Buaya Sungai Rokan Kian Ganas, BBKSDA Riau Diminta Turun Tangan
Fantastis, Biaya Makan dan Minum Rapat Dinkes Lampura Capai Rp 1,4 Miliar
Naas! Tabrak Papan Speedboat di Meranti Nyaris Karam, 7 Penumpang Jatuh ke Laut