PVN Batch 6 Riau Dibuka 1–14 Oktober
Gratis! Disnakertrans Riau Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6, Ada Uang Saku dan Sertifikat BNSP
BUALBUAL.com - Kabar baik bagi pencari kerja di Provinsi Riau. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) melalui UPT Latihan Kerja (UPTLK) kembali membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 6 Tahun 2026.
Program ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya atau gratis. Peserta bahkan akan mendapatkan berbagai benefit menarik untuk menunjang keterampilan siap kerja.
Kepala Disnakertrans Provinsi Riau Roni Rakhmat mengajak seluruh Rekanaker (Rekan Tenaga Kerja) untuk memanfaatkan kesempatan emas ini guna meningkatkan kompetensi di dunia kerja.
"Program ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Riau, SIAPkerja, dan Kementerian Ketenagakerjaan RI. Ada lima kejuruan yang dibuka pada Batch 6 ini, tersebar di Pekanbaru dan Pasir Pengaraian. Semua gratis, karena dibiayai oleh APBN," kata Roni, Jumat (2/10/2026).
Pada Batch 6 kali ini, dikatakan Ronni, terdapat lima jenis pelatihan yang bisa dipilih peserta. Diantaranya Asisten Pembuat Pakaian dengan 220 jam pelajaran (JP) yang berlangsung selama 28 hari untuk kuota 16 orang yang berlokasi di Workshop Transito Pekanbaru.
Kemudian Pemeliharaan dan Perbaikan AC untuk Rumah Tangga 240 JP yang berlangsung selama 30 hari untuk kuota 16 orang yang berlokasi di Workshop Transito Pekanbaru.
"Ada pula Service Sepeda Motor Sistem Injeksi dengan 280 JP untuk durasi 35 hari dengan kuota 16 orang dan lokasi di UPTLK Pasir Pengaraian. Pembuatan Roti dan Kue dengan 140 JP untuk durasi 18 hari dan kuota 16 orang, berlokasi di UPTLK Pasir Pengaraian," katanya.
Terakhir, Peracikan Minuman Kopi / Barista demgan 180 JP dengan durasi 23 hari dan kuota 16 orang, berlokasi di UPTLK Pasir Pengaraian.
Disebutkannya, pendaftaran telah dibuka pada 1 - 14 Oktober untuk Registrasi dan pendaftaran peserta, dilanjutkan pada 15 - 21 Oktober untuk seleksi administrasi dan wawancara peserta.
"Kemudian pada 22 Oktober 2026 akan diumumkan hasil seleksi. Dan pada 28 Oktober 2026 akan dimulai pelaksanaan pelatihan," ungkapnya.
Untuk persyaratan, Roni menyebutkan calon peserta merupakan pencari kerja berusia minimal 18 tahun, lulusan SMA dan SMK sederajat, memiliki akun SIAPkerja, dan tidak sedang menempuh pendidikan formal atau bekerja.
"Peserta juga wajib lolos seleksi administrasi dan wawancara. Untuk cara daftarnya, calon peserta harus membuat akun di platform SIAPkerja, dan mengisi asesmen (Penilaian Diri, SPL, Siap Latih), kemudian masuk ke menu Skillhub dan pilih PVN. Selanjutnya filter lokasi di Pekanbaru dan Pasir Pengaraian dan pilih pelatihan yang diminati," ungkapnya.
Tak hanya mendapat pelatihan, Ronni Rakhmat menyebutkan, peserta yang lolos akan mendapatkan 7 benefit. Diantaranya gratis biaya pelatihan, makan siang selama pelatihan, seragam lengkap dan uang saku.
"Selain itu, peserta juga mendapat BPJS Ketenagakerjaan, Sertifikat Kompetensi BNSP dan Sertifikat Pelatihan," pungkasnya.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi narahubung melalui Joko (0813-6555-3833), Ilham (0852-7687-1146), dan Devi (0823-8102-8176). Informasi resmi juga bisa dipantau melalui Instagram @uptlk.riau, Facebook Uptlk Provinsi Riau, dan TikTok http://uptlk.riau.

Berita Lainnya
Wabup Lampung Utara Hadiri Pengajian dan Peringati HUT Desa Sido Kayo ke-56
Tingkatkan Kesehatan Hewan Kesayangan di Indonesia, Royal Canin dan Zoetis Donasikan 55.000 Vaksin Rabies
Pemprov Kepri Bantu Rp 300 Juta dan Logistik untuk Korban Banjir di Natuna
Kasmarni: Kami Berdua Pelayan Masyarakat Bengkalis
Kadinkes Inhil Belum Bisa Pastikan Jadwal Vaksinasi untuk Masyarakat Umum
PSBB di Kampar, Pelalawan, Siak, Bengkalis dan Dumai Dimulai Jumat 15 Mei 2020
DJPb Riau Catat Pendapatan Hingga Rp34,38 Triliun, Sumber Penerimaan Tertinggi dari Pajak
BNPB Riau Siapkan 11 Helikopter Untuk Penanganan Karhutla
Menkes Beberkan Strategi Pemerintah Cegah Klaster PTM Terbatas di Sekolah
Apresiasi Kenduri Budaya Riau 2023 Oleh PMRJ, Gubri Syamsuar: Ajang Promosi Riau di Jakarta
Pemkab Inhu Gelar Pencegahan Karhulta Secara Tegas
Sri Mulyani Mau Lapor ke DPR, Subsidi Motor Listrik Sudah Final