Pergi ke Sungai Tengah Malam
Penemuan Jasad Remaja di Tepi Sungai Hebohkan Warga Kuala Cenaku, Polisi Ungkap Fakta Ini
BUALBUAL.com - Perjalanan pulang seorang warga usai beraktivitas di kebun berujung pada penemuan mengejutkan. Sebuah jasad remaja laki-laki ditemukan tergeletak dalam kondisi telungkup di tepian Sungai Indragiri, Desa Pulau Jumat, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), pada Rabu (14/10/2026) sore.
Korban diketahui berinisial MR (17), seorang remaja asal Kecamatan Kuala Cenaku. Saat ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB, jasad tersebut masih mengenakan pakaian lengkap berupa celana panjang cokelat dan kaus hitam bertuliskan huruf merah di bagian dada.
Kapolres Inhu AKBP John Letedara melalui Kasi Humas Polres Inhu Ipda Ade Asnal membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban pertama kali dilihat oleh saksi bernama Eri yang tengah melintas menggunakan perahu pompong di aliran sungai tersebut.
"Dari jarak sekitar empat meter, saksi melihat ada sosok yang tergeletak di tepi sungai. Eri kemudian menepikan pompongnya untuk memastikan, dan ternyata benda tersebut memang sesosok mayat manusia," urainya, Kamis (15/10/2026).
Temuan ini langsung diberitahukan kepada perangkat desa setempat dan diteruskan laporannya ke Polsek Kuala Cenaku. Dari hasil penggalian informasi oleh pihak kepolisian, terungkap rentetan kejadian sebelum korban dilaporkan menghilang.
Berdasarkan keterangan saksi lain bernama Bayu, MR terakhir kali terlihat pada Minggu (11/10/2026) malam. Saat itu, korban tengah asyik bermain gim di rumah Bayu. Menjelang dini hari, tepatnya Senin (12/10/2026) pukul 02.00 WIB, korban pamit menuju sungai yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah untuk buang air besar. Namun, sejak saat itu MR tidak kunjung kembali.
Kabar penemuan mayat di Desa Pulau Jumat akhirnya sampai ke telinga Bayu pada Rabu petang. Ia pun segera bergegas menuju RSUD Indrasari Pematang Reba untuk melihat jenazah tersebut. Setibanya di sana, Bayu mengenali ciri-ciri pakaian yang dikenakan dan membenarkan bahwa jasad itu adalah rekannya.
Terkait penyebab pasti kematian, pihak kepolisian belum bisa memberikan kesimpulan rinci lantaran tidak dilakukan pemeriksaan organ dalam. Dari hasil visum luar yang dilakukan oleh dr Sahid di RSUD Indrasari, petugas medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Dokter menyarankan agar jenazah diautopsi. Namun, pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan," tegasnya.
Keluarga telah mengikhlaskan kepergian MR. Jenazah korban langsung dibawa pulang dan dikebumikan oleh pihak keluarga di pemakaman umum desa setempat pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Berita Lainnya
Kebakaran di Kepenghuluan Teluk Pulau, Rohil Hanguskan 11 Rumah dan Menewaskan 3 Orang
Tragedi di Balik Iduladha, Pria Lansia Meninggal Akibat Tendangan Sapi Kurban
Nekat! Seorang Pria di Pekanbaru Terekam CCTV Larikan Tabung Oksigen dari Klinik Kesehatan
Kapolda Riau Turun Tangan! Kasus Mahasiswa Terluka Saat Demo DPRD Diusut Tuntas
Di Balik Bentrokan Sungai Raya, Dua Aktivis Seret Tiga Kades dan Satu Lurah ke Meja Hijau
Kebakaran di Tembilahan, Kafe dan Rumah Warga Hangus Dilalap Api
Libur Berubah Mimpi Buruk! Dua Kapal Rusak, Antrean Roro Bengkalis Mengular Berjam-jam
Akses Jalan Putus, DAM Kecamatan Enok Inhil Runtuh
Kasus Kematian E.S. Belum Jelas, IPSS Minta Polisi Percepat Penyelidikan
Pemko Tanjungpinang Harus Terbuka Terkait Dana Refocusing
Sempat Misterius, Mayat yang Mengapung di Sungai Rokan Ternyata Seorang Pembabat Rumput
BMKG Deteksi 204 Hotspot Pagi, 33 Ada di Riau