PILIHAN
Jelang Pilkada Serentak 2017, Golkar Kumpulkan Eksekutif-Legislatif se-Indonesia
Bualbual.com - Pekanbaru - Partai Golkar Mengadakan Pertemuan Nasional I Eksekutif-Legislatif se-Indonesia. Pertemuan yang berlangsung selama dua hari, 26-27 September 2016 ini digelar jelang Pilkada serentak 2017.
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mengatakan, melalui acara ini, partai berlambang pohon beringin ini bertekad memenangkan Pilkada serentak yang akan diadakan Februari 2017 mendatang.
Berkaitan dengan pemenangan pilkada-pilkada, tentu akan kami bahas strategi dan program apa yang kedepan kami akan lakukan," kata Setya di Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, Senin (26/9/2016).
Pertemuan yang mengambil tema "Kerja Nyata Untuk Akselerasi Pembangunan Nasional" ini dihadiri 1.300 peserta yang terdiri atas kader Partai Golkar yang merupakan Gubernur, Bupati, Walikota dan Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia.
Selain Pilkada, pertemuan ini juga akan membahas berbagai isu utama yang dapat mendorong terwujudnya keberhasilan pembangunan nasional. Tema-tema yang akan dibahas antara lain, berbagai Perda yang tumpang tindih dengan Undang-Undang diatasnya dan dinilai tidak mendorong iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi, tax amnestykepada kader-kader Golkar yang berada di eksekutif dan legislatif.
"Menghadapi Perda-perda yang 3.123, yang tumpang tindih, yang tidak mendukung prestasi. Kemudian sosialisasi tax amnesty kepada seluruh jajaran komponen yang ada," katanya.
Tema lainnya adalah apresiasi dan dukungan terhadap langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam melakukan reformasi agraria yamg selama 56 tahun belum mendapatkan perhatian.
Tindaklanjut pertemuan ini akan dibentuk paguyuban Eksekutif-Legislatif Partai Golkar yang bertujuan untuk mewadahi silaturahmi para Kepala Daerah dan para anggota DPRD untuk mengawal dan mensinergikan kebijakan pusat dan daerah agar dapat mempercepat pembangunan.
Editor : Dvt
Berkaitan dengan pemenangan pilkada-pilkada, tentu akan kami bahas strategi dan program apa yang kedepan kami akan lakukan," kata Setya di Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, Senin (26/9/2016).
Pertemuan yang mengambil tema "Kerja Nyata Untuk Akselerasi Pembangunan Nasional" ini dihadiri 1.300 peserta yang terdiri atas kader Partai Golkar yang merupakan Gubernur, Bupati, Walikota dan Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia.
Selain Pilkada, pertemuan ini juga akan membahas berbagai isu utama yang dapat mendorong terwujudnya keberhasilan pembangunan nasional. Tema-tema yang akan dibahas antara lain, berbagai Perda yang tumpang tindih dengan Undang-Undang diatasnya dan dinilai tidak mendorong iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi, tax amnestykepada kader-kader Golkar yang berada di eksekutif dan legislatif.
"Menghadapi Perda-perda yang 3.123, yang tumpang tindih, yang tidak mendukung prestasi. Kemudian sosialisasi tax amnesty kepada seluruh jajaran komponen yang ada," katanya.
Tema lainnya adalah apresiasi dan dukungan terhadap langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam melakukan reformasi agraria yamg selama 56 tahun belum mendapatkan perhatian.
Tindaklanjut pertemuan ini akan dibentuk paguyuban Eksekutif-Legislatif Partai Golkar yang bertujuan untuk mewadahi silaturahmi para Kepala Daerah dan para anggota DPRD untuk mengawal dan mensinergikan kebijakan pusat dan daerah agar dapat mempercepat pembangunan.
Editor : Dvt

Berita Lainnya
5.816 Orang Sudah Daftar Jadi Relawan Penanganan Corona
Pembunuh Remaja di Inhil Menyerahkan Diri
Babinsa Pulau Burung Laksanakan Pendampingan KB-Kes di UPT Puskesmas Kecamatan Pulau Burung
Bupati Kampar Antar Alm. M. Nasir Ayahanda Eka Suma Hamid ke peristirahatan Terakhir
Mer-C: KPU Tak Serius Tanggapi Kematian Petugas KPPS
#6 Pelaku Tindak Pidana Narkotika Jenis Shabu di Amankan Polres Inhil
H Bustami HY Ingatkan Petugas Medis yang Tangani Covid-19 Tetap Bekerja Hati-Hati
Pemuda di Rohul Ditemukan Tergantung di Kamar 'Dikira Masih Tidur'
Subsidi BPJS Kesehatan Tahun 2019 Capai Rp 40 Triliun
Untuk Lakukan Penyemprotan Disinfektan, Polresta Tutup Jalan Nagoya Kota Batam
Dishub Pekanbaru Tiadakan CFD Besok, Kabut Asap Bahayakan Kesehatan Warga
Habiskan dana kampanye Rp 68 M, Agus-Sylvi sisa duit Rp 15 juta