PILIHAN
Kebohongan Konsultan MK dan Pengawas Jembatan Dompak Siap 100%
Bualbual.com - Kepri, Terkait belum siap 100 persen Jembatan Dompak Tanjungpinang, membuat Konsultan Managemen Kontruksi (MK) Andrea dan Konsultan Pengawas Jembatan I Dompak Martinus disebut pembohong.
"Pasalnya, keduanya mengatakan kondisi Jembatan Dompak saat ini sudah 100 persen selesai pengerjaan, tepat berakhir masa kontrak akhir Oktober 2016 lalu.
Namun saat dikunjungi oleh Komisi III DPRD Provinsi Kepri, nyatanya tidak sama yang diucapkan oleh kedua orang tersebut.Jum’at (04/11) siang, kemaren
“Pengerjaan yang belum selesai itu terlihat ada lobang di beton jembatan yang persis didekat busur batang dari arah Dompak, dan belum sempurna pengerjaannya,” ungkap Anggota Komisi III DPRD Kepri, Asep Nurdin.
Selain temuan itu, Asep yang merupakan politisi Partai Hanura, tidak menyangka tangga beton disamping pagar diposisi jembatan terlihat masih dikerjakan oleh pekerja.
“Ini jelas konsultan pengawas dan konsultan MK tidak jujur pada kita dengan katakan diawal tadi penyelesaian sudah 100 persen,” kesal Asep.
Sementara, Martinus mengatakan, soal masih terdapat pengerjaan yang dilakukan oleh pekerja, seperti di tangga beton ini dikarenakan, pihaknya melihat perlu adanya koreksi atau pembetulan.
“Diakhir 31 Oktober sesuai akhir masa kontrak, tangga beton disamping pagar Jembatan itu sudah selesai, namun kita melihat pengerjaan itu perlu kita koreksi dan kita betulkan kembali. Oleh karena itu pekerja dari pihak kontraktor mengulang kembali pemasangan betonnya,” kata Martinus.
Sedangkan, Andrea berkilah soal masih adanya lobang disamping batang busur jembatan, karena nanti pihaknya akan minta ditutup lobang tersebut.
“Sudah 100 persen pengerjaannya, ini kan cuma pembersihan sisa pengerjaan saja,” kata Andrea.
Sementara, Irwansyah yang juga Anggota Komisi III DPRD Kepri, menemukan kebohongan juga terkait lampu – lampu jembatan yang ditemukan banyak MCB rusak serta eroster (penangkal petir) juga tidak terpasang di sejumlah batang busur jembatan.
“Penangkal petir itu penting, apa lagi untuk jembatan di laut. Kita minta kejujuran pihak pengawas dan konsultan terkait kondisi jembatan ini. Kita minta jangan dipaksain penjelasan hasil pengerjaan ini, karena itu tidak baik,” kata Irwansyah.
Sumber: Kepridays.com

Berita Lainnya
Tangapi Berita Di salah Satu Media Terkait Adanya Pekerja CV CPK Yang belum Di bayar. HKi 4a beri penjelasan
Pas Pulang Malam! Warga Kec Belengkong Inhil, Temukan 2 Ekor Harimau Sumatera Berkeliaran
Penjual Jamu di Meranti Pun Jadi Korban Jambret
Ade Agus: Fraksi PKB Setuju, Tapi Jangan Tahun 2020 'Rencana Pemprov Ngutang Rp4 T'
Pemprov Riau akan Tambah Modal Rp300 Miliar, Demi Jadi Pemegang Saham Mayoritas BRK
Pelantikan Presiden, TNI Kerahkan Drone Deteksi Sniper Penyusup
Peringati HANI 2018, Pemuda BNN Inhil Gandeng Andrigo Bagi-Bagikan Stiker Stop Bahaya Narkoba
BKD Segera Beri Sanksi Oknum ASN Kesbangpol Inhu, Diduga Kerap Mangkir
Dishub Pekanbaru Lunasi Utang PJU Non-Meterisasi Rp7,3 Miliar ke PLN
Geger! Warga di Kerinci Lihat Harimau Melintas Masuk ke Sawah
Pemda Inhil Anggarkan 2 Miliar untuk Mendata Ulang Masyarakat Miskin Peserta PBI
PDIP Mengecam Twit Kontainer, Andi Arief Baguslah KPU Sudah Mengecek!