PILIHAN
Akhirnya Terwujud Impian Santri MDA di Pulau Padang
Bualbual.Com, - Belajar dilingkungan yang asri dan bersih adalah impian dari santri Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Nurul Falah Dusun Sei Hiu, Desa Tanjung Padang, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti. Hal tersebut diungkapkan Kepala MDA Nurul Falah, Syahril saat kegiatan gotong royong bersama masyarakat dan karyawan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Jumat (31/3). Kegiatan tersebut diantaranya pengecatan dan pembersihan lingkungan Madrasah.
Menurut Syahril, kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk madrasah yang ia pimpin. Perusahaan telah memberikan contoh kepada santri tentang kepedulian untuk saling membantu di sekitarnya lewat kegiatan Employee Volunteering Program yang dimiliki Community Development (CD) PT RAPP.''Terima kasih atas kepedulian perusahaan yang telah membantu mewujudkan harapan dari para santri kami. Hal ini sangat bermanfaat bagi mereka sehingga dapat menambah semangat belajar di Madrasah. Saat ini MDA Nurul Dalah mempunyai 45 santri dan tujuh orang pengajar,'' ucapnya.Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Tanjung Padang, Abu Sofyan. Ia apresiasi dengan kepada PT RAPP yang memperhatikan infrastruktur di desanya walaupun saat ini tidak ada kegiatan perusahaan di Desa tersebut. Perusahaan yang pulp dan kertas ini tetap berkontribusi dan berkomitmen dalam melajalankan programnya untuk membangun daerah sekitar operasional mereka.
Ads
''Setelah kegiatan ini di Madrasah tersebut ada perubahan. Jika tidak ada kegiatan ini, perubahan itu sulit untuk diwujudkan karena keterbatasan. Kami berharap operasional kemabali berjalan seperti biasa sehingga proses pembangunan di desa kembali lebih cepat dan perekonomian masyarakat kembali membaik,'' ucap Abu.Kegiatan ini juga didukung oleh Polsek dan Koramil Merbau untuk sosialisasi mengenai bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Serma Suardi dari Koramil Merbau mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan siaga terhadap Karhutla mengingat cuaca ekstrim saat ini. ''Kami terus mengajak dan mengingatkan masyarakat untuk terus waspada Karhutla, walaupun saat ini cuaca yang sulit ditebak. PT RAPP melalui program-programnya seperti Desa Bebas Api juga membantu mengedukasi masyarakat. Antusias masyarakat yang luar biasa membuat saya takjub dan ini harus dipertahanakan,'' terangnya.Askep SGR PT RAPP estate Pulau Padang, Mahardi Lubis menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dengan masyarakat di sekeliling wilayah operasional. Selain itu, EVP ini juga menjalin silahturrahmi antara perusahaan, karyawan dan masyarakat. ''Perusahaan tidak ingin berkembang sendirian, tapi dengan keberadaan perusahaan, masyarakat sekitar menjadi berkembang dan maju,'' tutupnya. *** (Gr.c)
''Setelah kegiatan ini di Madrasah tersebut ada perubahan. Jika tidak ada kegiatan ini, perubahan itu sulit untuk diwujudkan karena keterbatasan. Kami berharap operasional kemabali berjalan seperti biasa sehingga proses pembangunan di desa kembali lebih cepat dan perekonomian masyarakat kembali membaik,'' ucap Abu.Kegiatan ini juga didukung oleh Polsek dan Koramil Merbau untuk sosialisasi mengenai bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Serma Suardi dari Koramil Merbau mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan siaga terhadap Karhutla mengingat cuaca ekstrim saat ini. ''Kami terus mengajak dan mengingatkan masyarakat untuk terus waspada Karhutla, walaupun saat ini cuaca yang sulit ditebak. PT RAPP melalui program-programnya seperti Desa Bebas Api juga membantu mengedukasi masyarakat. Antusias masyarakat yang luar biasa membuat saya takjub dan ini harus dipertahanakan,'' terangnya.Askep SGR PT RAPP estate Pulau Padang, Mahardi Lubis menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dengan masyarakat di sekeliling wilayah operasional. Selain itu, EVP ini juga menjalin silahturrahmi antara perusahaan, karyawan dan masyarakat. ''Perusahaan tidak ingin berkembang sendirian, tapi dengan keberadaan perusahaan, masyarakat sekitar menjadi berkembang dan maju,'' tutupnya. *** (Gr.c)

Berita Lainnya
Yusril: Quick Count Pilpres Dengan Pileg Itu Beda, Dituding Tidak Percaya Hitung Cepat
Lebih Kurang 1500 Kepala Desa Se-Riau Berkumpul Bahas Pengelolaan Dana Desa
Kasus Narkoba dan Pencurian Marak Terjadi, Warga RW 01 Tangkerang Timur Pekanbaru Resah
Kapolres dan Bea Cukai Inhil Jelaskan Kronologis Penangkapan Kapal Pompong Bawa Barang Seludupan Dari Batam Ke Tembilahan
Pemecatan 17 ASN Pelalawan Riau, Mantan Napi Tipikor Segera Dieksekusi
Komnas Perempuam Minta Pasal Perzinahan Pasal 484 Dihapus
Di Duga Bunuh Diri, Mayat Pria Ditemukan Di Parit, Rupat Selatan
Ahmad Dhani Ditetapkan jadi Tersangka Kasus Ujaran Kebencian
Selain Albothyl, Ini 3 Obat Sariawan yang Juga Dibekukan Izin Edarnya
Nelayan yang Hilang di Desa Bakau Aceh Sudah di Temukan, Jasadnya Tinggal Tulang Belulang
Dari Rengat ke Jakarta, Erwin Dimas Diakui JMSI Riau sebagai Tokoh Pembangunan Riau