PILIHAN
Mantan Pejabat Bakamla Segera Diadili : Kasus Suap Proyek Satelit Monitor
Bualbual.com,- Deputi Bidang Informasi, Hukum dan Kerja sama Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, Eko Susilo Hadi bakal segera diadili. Hal ini lantaran penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan berkas penyidikan kasus dugaan suap proyek pengadaan satelit monitor di Bakamla yang menjerat Eko sebagai tersangka.
Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan, berkas penyidikan kasus ini telah dinyatakan lengkap atau P21. Untuk itu, penyidik KPK melimpahkan berkas penyidikan, barang bukti dan Eko ke tahap penuntutan atau tahap II.
"Hari ini KPK melakukan pelimpahan tahap II untuk tersangka ESH (Eko Susilo Hadi). Proses sudah berpindah dari penyidik ke penuntut umum," kata Febri di Jakarta, Kamis (13/4).
Dengan pelimpahan ini, Jaksa Penuntut Umum KPK memiliki waktu setidaknya 14 hari untuk menyusun surat dakwaan terhadap Eko. Nantinya, surat dakwaan tersebut dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Jakarta untuk disidangkan.
Eko yang diperiksa hari ini sebagai tersangka mengakui telah menandatangani berkas pelimpahan perkaranya. Eko yang juga Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) proyek satelit monitor menyatakan kesiapannya menjalani persidangan.
"Hari ini tahap dua, penyerahan tersangka dan barang bukti, doakan saja rekan-rekan," kata Eko.
Diketahui, terkait kasus ini. KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Sebelum Eko, Dirut PT Merial Esa, Fahmi Dharmawansyah dan dua anak buahnya, M Adami Okta serta Hardy Stefanus telah menjalani proses persidangan. Sementara satu tersangka lainnya, Nofel Hasan, Kabiro Perencanaan dan Organisasi Bakamla sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) masih dalam proses penyidikan. (Brs.C)

Berita Lainnya
Sebagai Obat Kuat, Ini Penjelasan BPOM Soal Kandungan PCC
IKTS Pekanbaru Sukses Gelar Seminar Motivasi Guna Perluas Wawasan
Dari Tak Nginap, hingga Pesan Hotel Murah
Polisi Lepas Tembakan, Kerbau Kurban di Tanjung Rhu Pekanbaru 'Mengamuk'
Habiburokhman Gerindra: Kami Pejuang, Bukan Politikus Genderuwo
Melihat PSR KUD Koto Salak di Perbatasan Sumbar,Swakelola bersama PT Buana Orbit Sejahtera
DPR: Jika TKA Banjiri Negara, Pengangguran akan Lebih Banyak
Karna Cabuli Anak Dibawah Umur, Kuli Bangunan di Kampar Dipolisikan
Tiga warga Singapura diadili akibat suap, libatkan seorang staf KBRI
Sebelum ramadhan, Pemkab Inhil Akan Keluarkan Surat Edaran
Wapres JK: Gara-Gara Minyak, Venezuela Jatuh Miskin
DPR: Akan Ada Evaluasi! Terkait Dua Anggota KPU Diberhentikan Dari Jabatan