PILIHAN
Perlakuan, Guru Honorer Kecewa dengan Sikap Pemerintah
Perlakuan, Guru Honorer Kecewa dengan Sikap Pemerintah
Bualbual.com, - Perlakuan pemerintah terhadap guru honorer meninggalkan luka mendalam. Sebab, apa yang diterima guru honores sangat jauh berbeda dengan perlakuan terhadap guru garis depan (GGD).Adapun pada tahun ini, sebanyak 6.000-an GGD sudah dilepas pemerintah ke daerah pengabdian."Honorer di seluruh Indonesia hatinya tercabik-cabik manakala melihat GGD disambut bak pahlawan.
Mereka diperlakukan sangat istimewa. Sedangkan kami, hanya bisa melihat GGD ini dengan hati berkecamuk," ujar Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih kepadaJPNN, Selasa (10/10/2017).
Diakuinya, dirinya khawatir GGD yang sebagian besar bukan penduduk setempat tidak akan betah mengabdi di wilayah pengabdiannya. Berbeda dengan honorer yang sudah mengabdikan diri belasan tahun di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal)."Apa pemerintah jamin, pengabdian GGD ini akan setulus kami? Kami sudah belasanhingga puluhan tahun mengabdi dengan bayaran minim.
GGD tunjangannya sangat fantastis," tegasnya.Dia menyatakan, seharusnya pemerintah memberikan penghargaan kepada guru honorer atas pengabdiannya lewat pengangkatan CPNS. Bukannya membalaspengorbanan honorer dengan merekrut GGD yanh belum teruji kesetiaannya kepada daerah pengabdiannya."Kami tidak musuhi GGD, cuma kami pesimistis mereka akan bertahan seperti kami.
Kami penduduk asli dan terbiasa dengan kondisi lapangan. Apakah kami hanya dijadikan cadangan lagi bila GGD initidak kuat bertahan," tuntasnya.Sumber:
JPNN
(Riau/bbc)

Berita Lainnya
Sarjana-sarjana Inilah yang Paling Dibutuhkan Untuk CPNS 2018
Penyampaian Ranperda LKPj APBD 2017 Telat, APBD-P dan APBD Murni 2019 Terancam Tak Tepat Waktu
Desa Keritang Hulu Bangun Jembatan Senilai 1 Miliar Lebih, Dana Diperoleh dari Swadaya Masyarakat
Pakai Tanjak Melayu, Prabowo Disambut Ribuan Masyarakat Riau
KJRI Jelaskan: Soal No Ustaz Abdul Somad Masuk Hong Kong
Baru Terungkap, Ternyata Ini Pekerjaan Syahrini Dahulu Sebelum Jadi Terkenal
Kadisdik Riau: Bukan Wacana Lagi, Program Sekolah Gratis Sudah Berjalan "Bosda Sudah Dianggarkan Rp428 M"
Gubri Syamsuar Pilih Serahkan Lahan Unri ke PT Hasrat Tata Jaya
Kasat Narkoba Polres Siak Akan Dioperasi Guna Mengangkat Proyektil Yang Bersarang Dilengannya
Peringati HUT Ke-68 Koopsau, Lanud RHF Melaksanakan Upacara
Panggil Pimpinan dan Humas Perusahaan, Ini Pesan Dandim 0314 Inhil
Maruf Amin: Yakin Infrastruktur Langit Bisa Hadirkan Decacorn