PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Blak-blakan Yusuf Mansur: PayTren dan Mimpi Membeli Indonesia
Blak-blakan Yusuf Mansur: PayTren dan Mimpi Membeli Indonesia
Bualbual.com, - Ustaz Yusuf Mansur menjalani banyak bisnis di tengah kesibukannya menyebarkan dakwah. Bisnis ini berdiri pada jalur sektor keuangan yang melibatkan banyak orang dengan uang yang tidak sedikt jumlahnya.
Salah satunya adalah PayTren yang merupakan alat pembayaran untuk kebutuhan listrik, telepon, air hingga pembelian tiket. PayTren diklaim telah memiliki banyak pengguna dengan rata-rata frekuensi transaksi harian mencapai 700.000 transaksi.
Beberapa waktu lalu pengisian ulang alias topup PayTren dihentikan sementara oleh Bank Indonesia (BI) karena dianggap tidak memenuhi persyaratan. Yusuf pun kemudian menjalani proses yang diminta BI.
Bisnis lainnya adalah PayTren Asset Management (PAM), yaitu Manajemen Investasi Syariah. Yusuf menyatakan bahwa bisnis tersebut baru pertama kali di Indonesia. Sehingga Ia tampak begitu serius untuk menjalankannya.
Keberanian Yusuf untuk terjun ke sektor keuangan ternyata bukan tanpa pegangan. Menurutnya, dunia bisnis sudah mulai digeluti sejak kecil, walaupun masih dengan kapasitas kecil.
"Saya dari kecil sudah menjalankan bisnis sebenarnya," ungkapnya kepada detikFinance.
Sepanjang perjalanan, Yusuf juga tidak jarang menghadapi tantangan. Yusuf bahkan sempat diadukan ke pihak Kepolisian karena dianggap melakukan penipuan. Ini terjadi beberapa kali.
Akan tetapi, ia tak berhenti dan tetap berjuang demi mencapai mimpinya. Ia mengungkapkan keinginan untuk memiliki bank hingga klub sepakbola ternama di Eropa.
"Itu bukan sesuatu yang mustahil," tegasnya.
Bahkan uang dari hasil investasi sektor keuangan yang dimilikinya, Yusuf Mansur memiliki mimpi untuk membeli kembali Indonesia dari tangan investor asing di dalam negeri.
[mkj/wdl/dfc/bbc]
.jpg)

Berita Lainnya
Senin, Kapolri Datangi Mapolres Meranti Cek Hasil Investigasi Propam
Antisipasi Virus Corona, Kampus Hentikan Aktivitas Tatap Muka, Sekolah di Riau Belum Tentukan Sikap
Mendikbud akan Sanksi Sekolah yang Tak Gelar Upacara Bendera Setiap Senin Pagi
Di Tembilahan Bawang Putih Mengalami Kenaikan Ditingkat Pengecer Sebesar 17%
Wardan Resmikan Pasar Ambon, Desa Tegal Rejo Jaya, Kecamatan Pelangiran
Ini Rumah Sakit Sebagai Rujukan Pasien Suspect Corona di Pekanbaru
Pjs Bupati Inhil Rudyanto Ambil Sumpah Jabatan 3 PJS Kades di Kecamatan Gas
Dokumen Anggaran dan Rekening Koran Disita dari Rumah Amril Mukminin "KPK Geledah Tiga Lokasi di Pekanbaru dan Bengkalis"
Dikeluhkan Masyarakat, Bupati "Tegur" Dishub Bengkalis, Penyeberangan Air Putih-Pakning
Kadiskes Bengkalis Ersan Saputra TH : Waspada Dalam Membeli Hand Sanitizer, Mesti Tertera Label Diskes RI Dan Disperindag
Sampoerna: Tak Benar September Harga Rokok Rp50 Ribu