PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Sebanyak 12 Delegasi Guru Singapura Hadir di LAMR, Belajar Berhasa Melayu 2017
Bualbual.com, Sebanyak 12 delegasi dari Sekolah Dasar (SD) yang berada di Singapura akan mengikuti Program Penyerapan Guru Bahasa Melayu Singapura 2017 di Provinsi Riau, pada 12-21 November 2017 ini.
Kegiatan ini sendiri telah dibuka langsung oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Datuk Seri Al-Azhar di Balai Adat LAMR, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Senin (13/11/2017).
Nantinya, beragam agenda kuliah akan disajikan oleh LAMR terkait dengan bahasa Melayu. Adapun program penyerapan ini merupakan hasil kerja sama antara guru bahasa Melayu Singapura dan LAMR.
Dalam kesempatan itu, Datuk Seri Al-Azhar mengucapkan ribuan terima kasih kepada delegasi Singapura atas kepercayaannya kepada LAMR untuk kembali menggelar program ini.
"Program penyerapan ini sudah tiga kali kita adakan di LAMR dimulai dari tahun 2015 dengan sangat intensif. Sudah menghasilkan berbagai bahan dan media ajar yang berkaitan dengan bahasa Melayu di sekolah-sekolah Singapura," ujar Datuk Al-Azhar saat menyampaikan sekapur sirih di pembukaan program tersebut, Senin pagi.
Di kesempatan yang sama, Encik Noh Daipi selaku pengarah pusat bahasa Melayu Singapura dan juga merupakan ketua rombongan sempat memaparkan mengenai betapa pentingnya bahasa Melayu di Singapura.
"Ini adalah kali ketiga kami membawa rombongan guru ke LAMR. Kami akan mendalami kepada guru kami mengenai budaya, bahasa Melayu. Bahasa Melayu lah yang menunjukkan identitas diri kami," ujarnya saat konferensi pers.
Setelah menjalankan program penyerapan bahasa Melayu, Encik Noh Daipi dan para peserta tak lantas langsung mengaplikasikannya, mereka masih terus bekerja selama enam bulan hingga satu tahun untuk menerapkan ilmu yang di dapat selama kunjungan program ini.
Program yang berlangsung selama sepuluh hari ini tentunya diharapkan Datuk Seri Al-Azhar untuk semakin memperkuat bahasa Melayu di Singapura setelah berkunjung ke Pekanbaru.
"Bagi Singapura kita berharap bahan-bahan yang didapat dari Riau ini, bisa memperkuat dan memperkokoh bahasa Melayu di sana. Selain itu kita sebagai daerah yang masih memiliki bahasa melayu yang utuh juga terus mengorganisir bahan-bahan bahasa melayu di sekolah-sekolah agar efektif dan effisien apalagi dalam era millenial ini," pungkasnya.
Untuk diketahui, selain menjalankan program penyerapan bahasa Melayu, rombongan juga akan melakukan lawatan sejarah ke Istana Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak dan lawatan budaya ke rumah Almarhum Tenas Effendy. ***(grc)

Berita Lainnya
Eksekusi Lahan PT PSJ, Azlaini Agus SH MH: Putusan MA Dihormati, Perusahaan jangan Korbankan Masyarakat
Asia Sentinel Mengaku Salah dan Copot Artikel soal SBY
Selaturrahmi Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Ke Kepenghuluan Batuhampar Rohil
Dr drh Chaidir Terpilih sebagai Ketua FKPMR
Gudep Pramuka 0708 Lapas Kelas IIA Tembilahan Resmi Dikukuhkan
Banjir Meluap, Sekitar 224 Hektare Sawah Di Kuansing Terendam Air
Ketua DPRD Inhil Sayangkan Tak Berkibarnya Bendera Merah Putih saat HUT RI ke-73
Agus Triansyah: Ajak Putra Putri Inhil, Menggali Potensi Kelautan dan Perikanan di Politeknik Dumai
Rumbai di Landa Kabakaran Lagi, 8 unit Rumah Warga Hangus Terbakar
Dicurigai Bermasalah, Kejanggalan di Balik Mutasi 28 Pejabat Kemenag Riau
Fraksi NasDem Usulkan 50 Persen Gaji DPR Dipotong untuk Penanganan Covid-19
Siap-Siap Sebanyak 2.369 Orang Pemprov Riau Ajukan Formasi CPNS Ke (kemenPANRB) Ini Formasi Yang Dicari