PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Diimingi Duit Rp50 Ribu Dua Siswi SMP Dicabuli Pelayan Sekolah
BUALBUAL.com, Belum selesai persoalan siswi SMP di Kecamatan Pauh dibawa kabur oleh staf TU sekolah. Kali ini kasus yang tidak mengenakan di dunia pendidikan di Kabupaten Sarolangun kembali terjadi.
Korbanya adalah dua orang siswi sekolah dasar (SD) 41/VII Desa Pulau Pandan,Kecamatan Limun. Kabupaten Sarolangun, Jambi sebut saja namanya Bunga dan Melati. Sementara pelakunya diduga bernama Amin, seorang pelayan SMP 6 Desa Pulau Pandan yang tinggal di perumahan sekolah.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, pencabulan terjadi pada Rabu 7 Februari 2018, namun baru dilaporkan ke Mapolres Sarolangun. Menurut keterangan korban, ia dicabuli oleh pelaku di ruangan sekolah SMP 6. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 15.30 WIB saat sekolah sepi.
Saat itu, dua korban dipanggil ke dalam ruangan kelas, kemudian oleh pelaku pintu ruangan dikunci. “kami dipanggil mamang Amin. Kami dibawa ke lokal. Pertama Bunga (korban) Mamang Amin, dibukanya celana Bunga," kata Melati dijumpai di kediamannya di Pulau Pandan, Jumat 23 Februari 2018.
Masih kata Melati, setelah Bunga selesai dicabuli oleh pelaku. Kemudin giliran dirinya dicabuli dengan cara yang sama. “Celana aku dibukanya juga. Lalu aku dihimpitnya. Wajah aku tutup dan aku teriak,” cerita korban Melati dengan polos dan teriakannya pun tidak didengar oleh warga karena suasana sepi.
Usai kejadian, Melati mengaku dirinya dan Bunga diberikan masing-masing uang Rp50 ribu. Hal ini bertujuan agar korban tidak mengatakan kepada siapa-siapa.
“Awalnya ia bilang jangan bilang siapa-siapa. Setelah itu kami dikasih uang Rp50 ribu,” ujarnya.
Saat kejadian, ternyata adik Bunga mengintip dari balik jendela dan menyaksikan perbuatan tak senonoh pelaku. Apa yang dilihatnya kemudian disampaikan kepada orang tuanya. Informasi ini sempat membuat heboh warga Pulau Pandan Limun.
Kapolres Sarolangun, AKBP Dadan Wira Laksana melalui Kasat Reskrim Akp George Alexander Pakke membenarkan informasi ini. “Ya kita dapat laporannya dua hari yang lalu. Saat ini kita sedang lakukan penyelidikan dan kita sudah datangi lokasi kejadian,”kata Kasat Reskrim.
Atas kasus ini, pihaknya sudah melakukan visum dan pemeriksaan saksi. “Kita juga berkoordinasi dengan Dinas Perlindungan Anak untuk melakukan memeriksa si anak ini, Dan untuk saat ini hanya dua korban yang kami terima laporan,” tambah Kasat.
Di tempat terpisah, paman korban Bunga, Safrudin meminta kasus ini segera diselesaikan dan meminta agar pelaku diproses secara hukum.
“kami minta agar pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum, dan berharap tidak ada lagi korban yang lain,”ujarnya.
Sumber : okezone.com
Editor : ucu
loading...

Berita Lainnya
Mantan Pejabat Bakamla Segera Diadili : Kasus Suap Proyek Satelit Monitor
Verifikasi Masa Sanggah ADM CPNS 2019 Sudah Selesai, BKPSDM Inhil Umumkan Hasilnya Malam Ini
12 Bahan Kampanye Yang Boleh Dibagikan Sebut KPU Inhil
Bupati Lampura Terkena OTT KPK
Judi Gelper dan Judi Dadu Goncang serta Permainan Zekpot di Bagansiapiapi Rohil Diduga Kebal Hukum
100 Warga Binaan Rutan Siak Dipindahkan ke Pasirpengaraian
Tenaga Kesehatan Selalu Siap Menangani Covid -19
Inilah Isi Pernyataan Doa Ramos Untuk Kesembuhan Mo Salah
Kadis PMD: Kades dan Lurah di Bengkalis Diminta Imbau Warganya Patuhi Maklumat Kapolri Tentang Covid-19
BualBualLucu : Yong Dolah (Makan di Restoran Mewah di Inggris)
Siap-siap Pejabat Eselon II Pemprov Riau Jabat Pj Bupati/Walikota 'Pilkada Serentak 2020 Ditunda'
Begini Adab Murid Yang Baik Terhadap Gurunya