Kabar Besar untuk Warga Pekanbaru!
Serius Garap Flyover Panam! Pemprov Riau Siapkan Rp100 Miliar untuk Bebaskan Lahan
BUALBUAL.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus mematangkan persiapan pembangunan Flyover Simpang Garuda Sakti di kawasan Panam, Pekanbaru. Proyek yang dikerjakan bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau itu diharapkan menjadi solusi permanen untuk mengatasi kemacetan di ruas Pekanbaru–Bangkinang.
Dalam pembagian tugas proyek strategis tersebut, Pemprov Riau bertanggung jawab menyelesaikan proses pembebasan lahan, sementara BPJN Riau akan melaksanakan pembangunan fisik flyover.
Untuk mendukung percepatan pengadaan lahan, Pemprov Riau telah menyiapkan anggaran sekitar Rp100 miliar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, Zulfahmi, mengatakan besaran anggaran yang digunakan nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan pembebasan lahan di lapangan.
"Kita siapkan anggaran sebesar Rp100 miliar, tapi berapa angka pastinya tentu sesuai dengan ruas yang dibebaskan," ujar Zulfahmi, Rabu (22/7/2026).
Ia menjelaskan, pihaknya telah melakukan pendataan Daerah Milik Jalan (DMJ) dengan melibatkan sejumlah instansi terkait. Koordinasi dilakukan bersama BPJN Riau, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kejaksaan Negeri Pekanbaru, hingga Pengadilan Negeri untuk memastikan proses pengadaan tanah berjalan sesuai ketentuan.
Setelah seluruh bidang tanah terdata, Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) akan melakukan penilaian harga sebagai dasar pemberian ganti rugi kepada masyarakat yang terdampak.
Pemprov Riau menargetkan seluruh proses pembebasan lahan selesai pada tahun 2026 agar tidak menghambat penyusunan Detail Engineering Design (DED) oleh BPJN Riau.
"Kalau pembebasan lahan ini tidak selesai, BPJN juga terhambat untuk melakukan DED. Makanya kita tuntaskan pembebasan lahan tahun ini dan DED yang dibuat BPJN juga segera selesai," tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPJN Riau Yohanis Tulak mengungkapkan bahwa dokumen DED awal beserta Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) telah disiapkan. Setelah pembebasan lahan rampung, pihaknya akan melaporkan progres tersebut kepada Kementerian PU sebagai dasar percepatan proses lelang pembangunan fisik.
Yohanis juga memaparkan spesifikasi teknis flyover yang akan dibangun. Proyek ini memiliki total panjang penanganan 644 meter, terdiri dari oprit arah Pekanbaru sepanjang 145 meter dan oprit arah Bangkinang sepanjang 160 meter.
Selain itu, flyover dirancang dengan clearance setinggi 5,3 meter, menggunakan rigid pavement pada bagian oprit dan frontage, serta memiliki lebar struktur mencapai 18,8 meter.
Pembangunan Flyover Simpang Garuda Sakti diharapkan mampu memperlancar arus lalu lintas di kawasan Panam yang selama ini menjadi salah satu titik kemacetan terpadat di Kota Pekanbaru.

Berita Lainnya
Kejari Inhil Musnahkan Barang Bukti dari 110 Perkara yang Sudah Inkracht
Pemprov Riau Distribusikan Vaksin Corona Tahap Dua ke Kuansing, Siak dan Bengkalis
Ini Dia Pemenang Sayembara Logo Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau
Terima Mandat Sebagai Ketua IWO Provinsi Riau, Muridi Susandi: Tetap Jaga Kekompakan
Bupati Rohil Serahkan BST dan Beras Bulog PPKM Bagi Masyarakat Kurang Mampu
Pemprov Kepri Dukung Penuh Program Regsosek BPS
Pemprov Riau Percepat Fungsionalisasi Jalan Lubuk Agung ke Sumbar Sepanjang 39 Km
Gangguan Kapal Pukat Trawl di Perairan Bintan, Ini yang Akan Dilakukan Roby Kurniawan
Gubernur Ansar Dukung Investor Kembangkan Pariwisata Anambas
Pengurus Pramuka Inhu Tahun 2022-2027 Resmi Dilantik Sekdakab
KPU Way Kanan Sampaikan Usulan Dana Hibah Pilkada Serentak 2024 kepada Bupati
Meriah dan Penuh Harapan, Warga Sambut Kehadiran Reses Aggota DPRD Riau Siti Aisyah