Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Wah!!! Takut Ketahuan, Pasangan Kekasih di Pekanbaru Nekad Aborsi dan Kubur Janinnya di Depan Rumah
Bualbual.com, Pasangan kekasih masing-masing berinisial KR dan RR diamankan aparat Polsek Tenayan Raya, Kota Pekanbaru Provinsi Riau setelah melakukan Aborsi. Setelah janin yang dilahirkan pacarnya ke luar, RR pun menguburkannya di depan rumah.
Diduga KR hamil di luar nikah setelah berhubungan badan layaknya suami istri dengan RR. Mungkin karena takut ketahuan orang, perempuan berusia 20 tahun ini akhirnya nekat meminum obat untuk Aborsi. Obat itu diketahui diberikan oleh kekasihnya RR.
Keesokan harinya, KR pun merasa sakit pada perut dan akhirnya melahirkan janin berjenis kelamin laki-laki di kamar mandi rumahnya. Sayang, kondisi bayi yang masih mungil ini sudah tak bernyawa alias meninggal dunia.
Segera KR bersih-bersih, kemudian membungkus janin tersebut dengan jaket dan dimasukkan dalam plastik kresek. Ia lantas menghubungi RR untuk datang ke rumah.
Tak lama pria berumur 25 tahun ini tiba dan plastik berisi janin itu diberikan padanya. RR pun memasukkan janin tersebut ke ransel yang ia bawa, lalu pulang ke rumahnya. Setelah sampai, bergegas pria tersebut mengubur janin ini sekitar 10 meter dari rumahnya, di Kelurahan Pematang Kapau, Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru.
Namun sepandai-pandainya pasangan kekasih ini menutupi perbuatannya, akhirnya ketahuan juga. Berlanjut kemudian, kepolisian mencari di mana janin itu dikubur lalu membongkarnya. KR dan RR pun tak bisa mengelak lagi.
Kapolsek Tenayan Raya Kompol Rahmadhani yang dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Ipda Budi Winarko Selasa (6/3/2018) siang membenarkan terkait kasus tersebut.
"Sudah kita tangani lebih lanjut oleh Unit Reserse Kriminal (Reskrim)," jawabnya.
Budi Winarko memastikan, keduanya bukan pasangan suami istri dan berstatus pasangan kekasih.
"Mereka ini pacaran kemudian hamil lalu Aborsi," pungkasnya. Walhasil, keduanya pun harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Kanit Reskrim menceritakan, saat digali lubang tersebut, kondisi janin sudah dalam keadaan berbelatung. Polisi kemudian mengevakuasinya lalu dibawa ke rumah sakit. Sedangkan RR dan KR dimintai keterangannya oleh pihak berwajib.*(grc)

Berita Lainnya
PERKAHPI Riau, Wujudkan Pemerintahan yang Baik dan Bersih
Terkait Dugaan Jaringan Teroris, Kampus Fisip UR Digeledah
Ujian SKD Usai, Ada Empat Formasi CPNS Kota Pekanbaru Dipastikan Kosong
Gubri Syamsuar Berharap LPKD 2019 Raih WTP dari BPK RI
DPRD Inhil: Hari Ini Calon Peserta Pilkada Inhil Jalani Tes Kesehatan di RSUD Arifin Achmad Kita Doa Semua Baik-Baik Saja
Sidang Pledoi, Pengacara Minta Hakim bebaskan Amril Mukminin
Pemprov Riau Kibarkan Bendera Setengah Tiang, Berduka Wafatnya Bupati Kampar
Petani di Kuansing Belum Bisa Turun ke Sawah Bercocok Tanam, Pasca Banjir Menerpa
Masa Jabatan Presiden Mau Diubah, Fadli Zon: Cukup Dua Periode
Tunda Bayar Tahun 2019 dengan Rekanan Berkisar 68,7 Milyar, Begini Kata Bupati Inhil
Pengusaha Duga Bea Cukai Riau 'Bermain' Kekurangan Tagihan Pajak Impor
Bukan untuk Urusan Karhutla Riau, Andi Kerap Pakai Helikopter KLHK