Wah!!! Takut Ketahuan, Pasangan Kekasih di Pekanbaru Nekad Aborsi dan Kubur Janinnya di Depan Rumah
Bualbual.com, Pasangan kekasih masing-masing berinisial KR dan RR diamankan aparat Polsek Tenayan Raya, Kota Pekanbaru Provinsi Riau setelah melakukan Aborsi. Setelah janin yang dilahirkan pacarnya ke luar, RR pun menguburkannya di depan rumah.
Diduga KR hamil di luar nikah setelah berhubungan badan layaknya suami istri dengan RR. Mungkin karena takut ketahuan orang, perempuan berusia 20 tahun ini akhirnya nekat meminum obat untuk Aborsi. Obat itu diketahui diberikan oleh kekasihnya RR.
Keesokan harinya, KR pun merasa sakit pada perut dan akhirnya melahirkan janin berjenis kelamin laki-laki di kamar mandi rumahnya. Sayang, kondisi bayi yang masih mungil ini sudah tak bernyawa alias meninggal dunia.
Segera KR bersih-bersih, kemudian membungkus janin tersebut dengan jaket dan dimasukkan dalam plastik kresek. Ia lantas menghubungi RR untuk datang ke rumah.
Tak lama pria berumur 25 tahun ini tiba dan plastik berisi janin itu diberikan padanya. RR pun memasukkan janin tersebut ke ransel yang ia bawa, lalu pulang ke rumahnya. Setelah sampai, bergegas pria tersebut mengubur janin ini sekitar 10 meter dari rumahnya, di Kelurahan Pematang Kapau, Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru.
Namun sepandai-pandainya pasangan kekasih ini menutupi perbuatannya, akhirnya ketahuan juga. Berlanjut kemudian, kepolisian mencari di mana janin itu dikubur lalu membongkarnya. KR dan RR pun tak bisa mengelak lagi.
Kapolsek Tenayan Raya Kompol Rahmadhani yang dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Ipda Budi Winarko Selasa (6/3/2018) siang membenarkan terkait kasus tersebut.
"Sudah kita tangani lebih lanjut oleh Unit Reserse Kriminal (Reskrim)," jawabnya.
Budi Winarko memastikan, keduanya bukan pasangan suami istri dan berstatus pasangan kekasih.
"Mereka ini pacaran kemudian hamil lalu Aborsi," pungkasnya. Walhasil, keduanya pun harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Kanit Reskrim menceritakan, saat digali lubang tersebut, kondisi janin sudah dalam keadaan berbelatung. Polisi kemudian mengevakuasinya lalu dibawa ke rumah sakit. Sedangkan RR dan KR dimintai keterangannya oleh pihak berwajib.*(grc)

Berita Lainnya
Peduli Korban Bencana Kebakaran, IWO Inhil Membuka Posko Peduli
Zainal Bintang: Siapa Sutradara Di Balik Skenario Quick Count 'PILPRES 2019'
Terkait Pembelian Video Wall, Eks Kepala BPKAD Pekanbaru Diperiksa Jaksa
Relawan Patriot Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi
AS Roma Bikin Napoli Malu, Ini Dia Skor Pertandingannya
Tingkat Pengangguran Riau Rangking 10 Nasional, Kadesnakr Riau: Pemprov Siapkan Perda Soal Naker
Program Belajar Bekerja Terpadu PT CPI Tahun 2020 Resmi Berakhir
Dikarenkan Covid-19, Aktivitas di Terminal BRPS Pekanbaru Menurun
Dua Tahun Dikerjakan, Pasar Induk Tak Kunjung Selesai
Ini Kata 'UAS' Tidak Boleh Doakan Keluarga yang Non Muslim?
Bupati Inhil HM. Wardan Jamin Kerjasama Media 2018 Dibayarkan Tahun Berikutnya
Penyerangan Polsek Maro Sebo, Dua Polisi Disabet Parang