PILIHAN
Said Aqil: Mau Gimana? Kalau Kiai Sudah Kasih Saran Tapi Pak Jokowi Tidak Memilih
BUALBUAL.com, Said Aqil Siradj selaku Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengungkapkan Joko Widodo (Jokowi) mempunyai hak prerogatif untuk menentukan sendiri posisi calon wakil presiden (cawapres). Hal ini diutarakannya guna menanggapi optimisme Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang akan digandeng Jokowi sebagai cawapres.
“Didorong pun kalau Jokowi tidak menghendaki, enggak bisa dong. Artinya percuma saja kalau kiai sudah saran, tapi Pak Jokowi tidak memilih, mau gimana?” ujar Said Aqil di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (09/03/2018). Demikian sebagaimana dikutip dari reportase Tempo.co, Sabtu (10/03/2018).
Sebelumnya Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yakin bahwa Jokowi akan memilihnya sebagai calon wakil presiden. Muhaimin menyampaikan pernyataannya dalam acara ‘Sholawat Anti Narkoba Para Artis bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar’ yang diselenggarakan di Masjid Baiturrahman, Kompleks Parlemen pada 6 Maret 2018.
Muhaimin juga menyebutkan pihaknya masih menunggu pertimbangan para kiai dan ulama Nahdlatul Ulama untuk menentukan arah koalisi pada Pemilihan Presiden 2019. PKB menjadi salah satu partai pendukung pemerintah yang belum mendeklarasikan dukungannya terhadap Jokowi dalam pilpres.
Dituturkan Said Aqil, awalnya para kiai NU mengharapkan agar Cak Imin bisa menjadi calon wakil presiden Jokowi.
“Tapi kembali itu kewenangan pak Jokowi. Itu hak prerogatif Jokowi untuk memilih siapa pendampingannya,” ungkapnya.
Said Aqil berpendapat, Jokowi harus memilih cawapres yang dengan kapasitas, kapabilitas, dan kualitas sebagai wakil presiden. Sebagai saran, ia mengutarakan agar cawapres Jokowi berasal dari kalangan religius.
“Sudah pastilah, kan sila pertama ketuhanan maka harus religius,” tukasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto menuturkan Ketua Umum Megawati Sukarnoputri tengah menyiapkan calon wakil presiden (cawapres) pendamping Joko Widodo (Jokowi) dalam pemilihan presiden atau pilpres 2019. Menurutnya, Megawati masih mencari nama yang tepat untuk diusung bersama Jokowi.
“Mengenai nama, tentu Ibu Megawati sedang membangun dialog,” kata Hasto di kantor The Wahid Institute, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (05/02/2018) lalu.
Hasto tak terburu-buru menyebutkan nama bakal calon pendamping Jokowi tersebut. Menurutnya, nama itu akan diketahui masyarakat saat pendaftaran pilpres pada 8-14 Agustus 2018.
Sementara saat ini, Hasto mengungkapkan PDIP fokus memenangkan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018.
“Konsentrasi kami adalah konsolidasi partai dan pilkada serentak,” lanjutnya.
Di sisi lain, baru-baru ini Lingkaran Survei Indonesia yang dipimpin Denny J.A merilis hasil survei tentang cawapres terpopuler di kalangan pemilih. Untuk kategori kalangan Islam, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Gubernur Nusa Tenggara Barat M. Zainul Majdi menjadi tokoh paling populer.
Sumber: suratkabar.id
Megawati Siapkan Cawapres

Berita Lainnya
Banyak yang Belum Tahu! Mengapa sampai Ada Istilah Menuntut Ilmu hingga ke Negeri China?
Dukung Jokowi, Bawaslu Periksa 15 Camat di Makassar
TKN Kubu Jokowi Nilai BPN Kehabisan Akal Dongkrak Elektabilitas Prabowo
Jokowi di Doakan Ribuan Warga Banten Selamat Indonesia Dari Bencana
TKD Jokowi-Amin Riau Gelar Nonton Bareng Debat Perdana Capres
Harus Bekerja Ekstra Tanpa Perlindungan, Jeritan Pekerja Lepas di Tengah Pandemi
Jokowi Berikan 3.023 Sertifikat ke Warga: Di DKI Ada Genting Bocor Enggak?
Ketika Lembaga Survei AS Tunjukkan Prabowo Ungguli Jokowi, Anda Ragu?
Prabowo Akan Diskusi Dengan Presiden Jokowi "Bahas Masalah Habib Rizieq"
TKD Siapkan 35.272 Saksi, Kawal Suara Jokowi-Maruf di Riau
Kota Tanjungpinang akan dilalui jalur Gerhana Matahari Cincin pada 26 Desember 2019 mendatang
Netizen Heboh: Mencari Orang Hilang Bergambar Jokowi Saat Demo 4 November berlangsung!