PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Nasrul Abit: Ada Ratusan LGBT di Kota Padang
Bualbual.com, Wakil Gubernur Sumatra Barat, Nasrul Abit, menyebut keberadaan komunitas lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di provinsinya kian meresahkan. Bahaya penyalahgunaan narkotika juga tak kalah genting.
Sekarang, kata Nasrul, 75 persen penderita HIV/AIDS di Sumatera Barat berasal dari perilaku seks menyimpang atau LGBT dan penyalahgunaan narkoba. Bahkan, kaum LGBT terbanyak di Indonesia berasal dari Sumatera Barat.
"LGBT ini ancaman serius, dan baru ketahui pula ketua perhimpunan LGBT Indonesia itu orang Minang. Dan dari data yang dihimpun, ada ratusan LGBT di Kota Padang; sebagian besar merupakan laki-laki yang sudah memiliki istri," katanya saat membuka forum seminar nasional di kampus Univesitas Islam Negeri Imam Bonjol, Padang, pada Minggu, 11 Maret 2018.
Pemerintah Provinsi tengah mendata kelompok LGBT di Sumatera Barat. Diperkirakan akhir Maret 2018, angka pasti pelaku LGBT sudah bisa diketahui. Barulah kemudian dipetakan titik persoalan dan tindakan apa yang akan disepakati untuk menanggulangi LGBT itu.
"Kehidupan LGBT adalah kehidupan yang semua agama melarang dan tidak baik dari segi kesehatan. Dan dalam budaya minang dengan filosofi adat basandi syarak; syarak basandi Kitabullah (adat berlandaskan hukum agama; hukum agama berlandaskan Alquran), jelas-jelas tidak ada dalam budaya dan adat Minangkabau," ujarnya.
Nasrul mengaku sangat prihatin karena tatanan budaya Minang dicoreng dan dirusak dengan perilaku LGBT. Untuk itu, dia mengharap mahasiswa dan pemuda tidak terjerumus dan terlibat LGBT dan narkotika.
Peranan mahasiswa, pemuda dan pelajar dalam membangun nagari kata adalah sesuatu yang harus dilakukan. Karena pembangunan nagari (desa) menjadi ujung tombak dalam keberhasilan pembangunan daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Diakui saat ini, sumber daya manusia di Nagari amat kurang sekali, terutama dalam pemanfaatan teknologi informasi serta persoalan administrasi akuntansi. Jika ada peran dari generasi muda, tentu percepatan pembangunan nagari menjadi lebih baik, generasi muda jangan selalu berharap jadi PNS. Jadi pengusaha, pedagang, dan kegiatan jasa lainnya tentu jika dimulai sejak dini akan mampu memberikan hasil yang lebih baik nanti," katanya.*(viva.co.id)
loading...

Berita Lainnya
TNI Angkatan Laut Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., menggelar kegiatan Serbuan Teritorial
KPU Inhil Coret 38 Nama Bacaleg
Cari Korban Tenggelam di Inhil, Pawang Buaya Diturunkan di Wilayah Sungai Sialang Panjang
HM. Wardan Harapkan Seluruh OPD Serius Ikuti Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT RI
Dandim 0314 Inhil Melakukan Kunjungan ke SD 010 Tembilahan Hulu
Inhil Belum Tahu 'Jatah' Penerimaan Formasi CPNS Tahun II Tahun 2019
ASN Kota Pekanbaru Yang Tertangkap Pungli Belum Dipecat
Bupati Kampar Berharap Keuntungan Penyertaan Modal bisa Tingkatkan PAD
Kita Harus Tahu! Ada 4 Kelompok Ciri-ciri yang Paling Rentan Terinfeksi Virus Corona
Keluarga besar RSUD Bengkalis Berduka Kehilangan Dr Bupati Bengkalis Amril Mukminin turut Berbela sungkawa
24 Jam Jelang Panen Ratusan Ton Ikan Mas dan Nila Mati
Hati- Hati, 200 Tahanan Rutan Sialang Bungkung Kabur Mereka Menyebar di Kota Hingga Menyandera Anak-anak