PILIHAN
Catat Penting! BBM Premium Dihapus Selama Asian Games 2018, Ini Pasalnya
BUALBUAL.com, Pelarangan BBM jenis premium dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) setelah adanya pemberlakuan Euro 4.
Adapun keputusan itu sekaligus menjadi bentuk sambutan gelaran Asian Games dan pertemuan IMF World Bank pada Bulan Agustus-Oktober 2018 nanti. Dalam surat laporan KLHK kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) tanggal 5 Maret 2018, meminta agar PT Pertamina (Persero) menyediakan BBM berstandar Euro-4 selama acara itu.
Hal itu mengacu kepada kondisi kualitas udara di Jakarta dan beberapa daerah lain terkoreksi buruk. Hasil pantauan KLHK, Jakarta per Januari 2017-Januari 2018, menunjukkan konstentrasi PM2.5 di udara mencapai 35 ug per m3.
Konsentrasi itu melampaui standar WHO, yakni sebesar 25 ug per m3. Kedua acara yang akan digelar itu mewajibkan pemberlakuan kualitas udara sesuai dengan standar WHO. Penerapan standar emisi Euro 4 juga tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Nomor 20 Tahun 2017.
Menggantikan standar bahan bakar Euro 2 saat ini. Bahan bakar Euro4 diwajibkan memiliki RON 98. Kandungan Sulfur bahan bakar tersebut 50 PPM, sedangkan Euro2 memiliki RON92 dengan kandungan sulfur 300 PPM.
Pertamina dalam surat itu diminta menjamin ketersediaan BBM berkualitas Euro-4. Yaitu Pertamax Turbo selambat-lambatnya pada Mei 2018. Pertamina juga diwajibkan menyediakan BBM tersebut di wilayah Jabodetabek, Palembang, Bali, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Banyuwangi, dan Labuan Bajo.
Artinya, BBM jenis premium akan dihapuskan selama periode itu. Menurut VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito, BBM jenis premium dipastikan akan dilarang selama pelaksanaan acara Asian Games dan IMF WB.
"Karena premium itu kan merusak kesehatan lingkungan. Ini buat Asian Games aja ga boleh. Ya kami ga boleh jualan (BBM) yang jelek-jelek itu," katanya di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (26/3/2018).
Ditambahkannya, pelarangan itu menjadi syarat bagi pelaksanaan event terbesar se-Asia tersebut mensyaratkan kualitas udara bersih. Karena itu, BBM premium dianggap tidak layak digunakan.
"Karena dia, untuk bikin olahraga itu syaratnya 25 mikro gram per mili liter," tutupnya. (hap)
Sumber: JPG
Editor: Ucu

Berita Lainnya
Bantah Terima Fee Soal Proyek PLTU Riau-1 'Idrus Marham'
Yayasan Riau Madani Dituding Ilegal, Setelah Menang Gugatan Dengan Wakil Bupat Kuansing Halim alias Aliang
Musrenbang Akan Segera Bergulir, Komisi I DPRD Kabupaten Inhil: Pembangunan di Desa Peran Semua Pihak
Lima Pjs Kades di Kec Mandah Resmi Dilantik Bupati Inhil HM. Wardan, Berikut Nama-namanya
Saat dilantik PAC Muslimah NU Kac Sungai Batang Bupati HM Wardan Sampaikan Organisasi Ini Sudah Terbentuk Sejak Lama
Bupati Suyatno Amp Menghadiri Rapat Evaluasi Persiapan UN dan Pengumuman Try Out Tahun 2018/2019
BNNP dan BKKBN Riau Teken MoU 'Perangi Narkoba'
Maling Kambing Bermobil Dihajar Warga Tandun Riau
Ini Penjelasan KPU, Viralnya Foto Konsultan Donald Trump Nonton Debat Capres
HUT Legium Veteran RI ke-63, Kasdim 0314 Inhil: Generasi Penerus Selalu Ingat Perjuangan Senior
Anggota Dewan Riau Kecewa Atas Kunjungan Gubri Tinjau Jalan Longsor di Sumbar
Kisah Korban Pemerkosaan, Oleh Petinggi BPJS: Saya Jadi Ingat Anak