PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Peristiwa Teroris Di Polda Riau, Banyak Ortu Pulangkan Anaknya dari Kota Bertuah
BUALBUAL.com, Terkait adanya Peristiwa serangan diduga pelaku teroris yang terjadi di Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018) pagi sekitar pukul 09.00 WIB membuat para orang tua khawatir dengan keselamatan anaknya yang tengah kuliah di Pekanbaru.
Membuat kepanikan bagi beberapa masyarakat yang berada di daerah provinsi riau mengingat keberadaan anak-anak mereka yang berada di kota bertuah (pekanbaru) yang lagi menuntut ilmu.
"Malang nan ka tibo ndak tau. Anak-anak yang kuliah di Pekanbaru, ba suruah pulang ka Duri," kata Rizal dengan logat minang sebelum melaksanakan salat zuhur Masjid Arafah.
H-1 Ramadhan pristiwa mencengkam tepatnya di ibu kota provinsi riau kantor Polda riau di serang oleh dugaan pelaku teroris yang mengakibatkan menimbulkan korban baik dari aparat kopolisian sampai pelaku teroris
"Makanya kami suruh anak-anak pulang ke Duri. Pekanbaru sekarang kondisinya tak aman. Mapolda aja bisa diserang seperti itu, apalagi tempat umum," sebut Rizal lagi.
Diceritakan Rizal, jaringan diduga teroris yang melakukan serangan di Mapolda Riau tidak mungkin tinggal diam atas kematian beberala orang rekannya. Dan pastinya kondisi wilayah Pekanbaru saat ini sangat tidak aman.
"Ke mall pun ga saya bolehkan. Kondisi Riau lagi ga aman, udah banyak di berita TV sejak tadi pagi. Bahkan ada polisi yang meninggal katanya, ada juga yang luka bacok. Pelaku nekat, tinggal kita bagaimana menjaga diri sendiri lagi," sebut Martati.
Selanjutnya, Martati pedagang minuman di Pasar Duri juga mengaku berkali-kali menelpon anaknya yang kuliah di UIR Pekanbaru. Dengan maksud memastikan agar anaknya jauh-jauh dari kantor Polisi dan tempat keramaian lainnya.
Bukan itu saja Plt Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi secara resmi mengeluarkan surat edaran bahwa kegiatan balimau kasai (petang megang) suatu tradisi di riau membatalkan kegiatan tersebut mengingat telah terjadinya dugaan teroris yang menghantam kantor polda riau.
Editor: ucu
Sumber kotifpan : goriau.com

Berita Lainnya
Kantor Farmasi Diskes Inhu Terbakar, Kantor KPU Inhu Nyaris Hangus
Personel Kuindra Gencar Laksanakan Cooling System dan Himbauan Pemilu Damai
Polisi Patroli Lokasi Rawan Narkoba di Pondok Kresek, Gubuk Diduga Tempat Pekat Dibongkar
Abrasi di Kecamatan Kuindra, 6 Rumah Rusak dan 1 Ruas Jalan Kayu Amblas
Cekcok Sama Suami, Istri Ucapkan Kata Terakhir dan Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
Kaderismanto Ucapan Duka Cita atas Berpulangnya Tokoh Riau Umar Said
Bikin Resah, Beberapa Ekor Buaya Muara Kerap Terlihat di Pemukiman warga Bangko Rohil
LKPK Siap Somasi BKAD Kepri, Ini Sebabnya
Polsek Kuindra Giat Cooling System dan Berikan Himbauan Pemilu Damai
Digugat, Diskominfo Kepri Mangkir dari Sidang Adjudikasi Sengketa Informasi
Kapal Karam di Danau PLTA Koto Panjang Kampar, 1 Orang Dikabarkan Tewas
Peristiwa Penting Yang Terjadi pada Tanggal 11 Februari