PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Polemik Tiket Final Liga Champions Real Madrid vs Liverpool
BUALBUAL.com, Tiket adalah harta paling berharga yang dimiliki suporter klub. Dengan memegang tiket, mereka bisa menonton dan menyodorkan dukungan langsung tim kesayangannya saat beraksi.
Jika tiket adalah kunci untuk membuka pintu, maka prosesnya tak sesimpel itu. Mesti dipikirkan bagaimana proses menuju pintu tersebut, bertahan di baliknya, dan kembali pulang.
Dengan kata lain, meski jadi yang terpenting, tiket bukanlah satu-satunya piranti yang harus dipunyai para penggemar. Jumlah biaya, yang meliputi logistik, transportasi, dan akomodasi, juga jadi pertimbangan yang tak bisa sembarangan dilewatkan.
Baru-baru ini, para pendukung Real Madrid dikabarkan telah mengembalikan tiket final Liga Champions yang mempertemukan kesebelasan favoritnya dengan Liverpool, Minggu (27/5/2018) dini hari WIB.
Menurut AS, total 2.200 tiket telah dikembalikan dan masalah logistik jadi alasan terbesar para suporter Madrid melakukan hal tersebut.
Salah satu suporter Madrid, Sergio (bukan nama asli), kepada ESPN, membenarkan hal tersebut.
"Logistik untuk final sangat sulit, tetapi jika orang ingin ke sana, mereka menemukan jalan," katanya kepada ESPN.
Untuk melakukan perjalan paling murah saja, mereka harus merogoh kocek sebesar 1.000 euro. Belum lagi dengan masalah politik dan sosial yang membuat perjalanan lebih ribet lagi. Sementara untuk biaya hotel di Kyiv, rata-rata dibanderol 2.000 euro per malam.
"Untuk datang ke final ini semuanya gila --kami memiliki dua socios (anggota klub) yang terbang dari Madrid ke Vilnius.
Dari sana tiga jam melintasi perbatasan, membutuhkan visa untuk melakukannya, untuk sampai ke Minsk. Kemudian terbang dari Minsk ke Kyiv, sama seperti (rute) kembalinya."
Dilansir La Stampa, Presiden UEFA Aleksander Ceferin sempat mengatakan jika Kyiv tidak memiliki infrastruktur cukup untuk menampung tingginya kebutuhan para suporter di partai final nanti. Sementara itu, beredarnya tiket palsu sebelumnya juga mengganggu euforia final Liga Champions yang bakal di gelar di NSC Olimpiyskiy Stadium tersebut.
Menurut The Times, tiket palsu telah dijual sejak Senin (14/5). Tiket asli Liga Champions musim ini diperkirakan berkisar mulai harga 158 euro atau 2,6 juta rupiah hingga 446 euro atau 7,4 juta rupiah. Sementara, harga tiket palsu justru diprediksi bisa lebih mahal. Sebagai gambaran, di musim lalu satu tiket palsu harga rata-ratanya mencapai 567 euro atau 9,4 juta rupiah.
Editor: ucu
Sumber: kumparan.com

Berita Lainnya
Meski Patahana Lebih di Ungulkan FORMAPPI Riau Tetap Jagokan Abdul Wahid di Pilkada Inhil 2018
Di Hari Natal Sebanyak 540 Napi Lapas Kelas II Pekanbaru Dapat Remisi
Tak Terlibat Perusakan Baliho PDI P, DPP Demokrat Pastikan Kadernya di Pekanbaru
Terungkap! Ini Sosok Dibalik Mayat Tinggal Tulang Belulang di Pantai Nusantara Singkep Lingga
Kelas Kakap, Sabu-sabu 50 Kilogram di Kotabaru Inhil Berhasil di Amankan BNN Pusat
Punya Riwayat ke Malaysia, Pasien Suspect Corona di Bengkalis Bertambah 1 Orang
Mantan Kadis dan Bendahara Dishub Rohul Diadili, Karena Telibat Korupsi Dana PJU
Warga Diminta Waspada Lima Penyakit Dampak Kabut Asap "Karhutla"
Sekda Kepri: Globalisasi dan Keterbukaan Informasi Jadi Tantangan Eksternal yang Sangat Kuat
Marquez Lakukan Pembelaan, Lorenzo Diterpa Isu tak Sedap
KPID RIAU minta lembaga penyiaran maksimal Imbauan Social Distancing Terkait Covid-19
Paman Nonton Film Porno, Keponakan Jadi Korban Pelempiasan Nafsu