PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Polisi Tangkap Pembunuh Rika Karina,Wanita yang di Temukan dalam Kardus
bualbual.com, Pembunuh Cina muslim Rika Karina alias Huang Lisya (21) akhirnya ditangkap. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif.
“Pelaku sudah kami amankan. Sebentar ya kami masih lakukan interogasi data diri dan motifnya,” ujar Kapolsek Medan Barat, Kompol Rudi Silaen, Kamis (7/6/2018).
Mayat Rika Karina ditemukan di Jalan Karya Rakyat Gang Melati 1, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Medan, Rabu (6/6) kemarin.
Mayat Rika dimasukkan ke dalam kardus, kemudian ditinggalkan di atas sepeda motor Honda Scoopy dalam kondisi terikat.
Mayat dalam kardus itu pertama kali ditemukan oleh penjual martabak bernama Darwis dan temannya Khairul. Darwis melihat kardus popok bayi teronggok begitu saja di atas sepeda motor di Jalan Karya Medan, Rabu (6/6/2018) dini hari.
Menurut Darwis, terdapat bekas luka di lengan nadi korban. Dari situlah keluar darah yang menempel di kardus, rem depan sepeda motor hingga lampu sen.
“Kami perhatikan, posisi kontak kreta (sepeda motor) hidup dengan kunci masih lengket. Kami curiga itu mayat karena ada tetesan darah di bahagian kardus, di Lampu Sen depan dan rem depan. Kami coba membuka tapi gak berani,” kata Darwis.
Awalnya, Darwis dan temannya Khairul menduga kalau pemilik atau orang yang membawa sepeda motor Honda Scoopy tersebut sedang buang air kecil dan meninggalkan motor dan barang bawaannya untuk sementara.
Namun, kedua pemuda itu semakin bingung. Pasalnya, si pemilik motor tak kunjung datang. Keduanya semakin curiga saat melihat banyak bercak darah.
“Kami sempat meraba isi kardus itu. Karena kami curiga dan takut karena banyak bercak darah. Lalu kami laporkan kepada Kepling setempat bernama Rominar. Terus Kepling menghubungi polisi,” terangnya.
Saat polisi datang, kardus dibuka sedikit. Di situ ia dan warga lainnya menyaksikan salah satu tangan korban menjulur keluar dengan kondisi bagian nadi tersayat dan berlumuran darah.
“Kami tau itu mayat wanita karena dari bentuk tangannya yang pertama kali dikeluarkan polisi. Tangannya kecil, mungil dan kulitnya putih. Kemudian nampak juga helaian rambutnya sedikit agak pirang gitu. Saya lihat luka sayatan di nadi tangannya. Dari situ darah keluar,” pungkas Darwis.*(fir/pojoksatu)

Berita Lainnya
Bupati Kampar Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Rumah
Disnakertrans Inhil Berikan Pelatihan Pembuatan Tanjak Melayu, Hj Zulaikhah Wardan: Ini Ciptakan Wirausaha Baru
Dari Pagi Hingga Malam, Satgas TNI Inhil dan Masyarakat Masih Berjibaku Padamkan Karhutla di Teluk Pinang
Polres Inhil Gelar Kegiatan Tactical Floor Game dan Apel Gelar Sarana dan Prasarana Pilkada Serentak
Pasien Suspect Corona Asal Kepulauan Meranti Dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru
Waduh! Nama Komisioner KPU Riau Dicatut, Pelaku Tawarkan Penggelembungan Suara Caleg
Waspada..!!! DBD Serang Bocah 5 Tahun di Inhil Yang Mengakibatkan Meninggal Dunia
Terduga Seorang Pelaku Narkoba di Selatpanjang Diamankan Pada Saat Transaksi
LAMR Berikan Pembekalan Adat kepada Mahasiswa Melayu
Tim Polresta Pekanbaru Gerebek Lapak Judi di Pasar Malam Porwodadi Panam
Bawaslu Riau Instruksikan Jajaran Koordinasi dengan Kantor Pos 'Setop Penyebaran Tabloid Indonesia Barokah'
Di Pinggir Jalanan Pekanbaru, Sampah Masih Banyak Menumpuk