PILIHAN
BAZNas Inhil Rakoor Bersama MUI Inhil Tentang Objek Harta atau Penghasilan Wajib Zakat
Bualbual.com, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Taja Rapat Koordinasi (Rakoor) bersama MUI Inhil tentang objek harta atau penghasilan wajib zakat, Rabu (20/9/2018).
Rakoor tersebut berlangsung lancar, dilaksanakan aula kantor BAZNas Inhil jalan M. Boya, Tembilahan.
Ketua BAZNas Inhil HM Yunus Hasby mengatakan pihaknya ingin melakukan sosialisasi harta penghasilan yang menjadi objek bayar zakat.
"Karena ada beberapa materi yang kontemporer, itu jadi objek zakat, zakat banyak dari profesi, perkebunan, pertanian, BUMN, PNS dan lainnya," ujar Yunus.
Sebelum akan digelar sosialisasi, tim lapangan akan dibentuk dalam Rakoor tersebut bersama Kementerian Agama (Kemenag) dan MUI.
"Target adalah kepada alenia yang jadi objek zakat tersampaikan sosialisasi, ada hal yang wajib zakat, sosialisasi inu semacam dakwah khusus dengan materi zakat," terang Yunus lagi.
Pihaknya menetapkan Rakoor tersebut sebagai rapat bulanan yang rutin, setiap awal bulan akan membahas strategi dan mengedukasi masyarakat yang belum banyak tahu tentang zakat hari ini.
Selaras dengan itu Ketua Kemenag Inhil H. Azhari juga berharap hasil Rakoor nanti dan ketentuan membayar zakat dalam sosialisasi ke masyarakat dapat menerima memahami dan membayar zakat dengan baik.

Berita Lainnya
Mengalami Penurunan, LKM RW Tak Lagi Dilibatkan Pungut Retribusi Sampah di Pekanbaru
Mahasiswa Bandung Ciptakan BMI Camera
Gubri Syamsuar dan Djohermansyah Gelar Pertemuan Khusus
5.000 Guru Pensiun Setiap Tahunnya, Pemerintah Akan Angkat Guru Honorer Jadi PNS
Atiok Harus Berurusan dengan Polisi, Karena Bakar Lahan di Hutan Samak
Dandim 0314 Inhil Hadiri Rakoor Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19
Sekolah yang Tahan Ijazah Siswa, LBH Pekanbaru Sebut Melanggar HAM
Mandi di Anak Sungai Desa Gunung Sari Kampar, Seorang Pelajar SD Meninggal Dunia
Warga Resah, Tumpukan Tanah dan Batu Berada di Badan Jalan Sudirman Duri
Bupati dan Wakil Bupati Inhil Lepas Keberangkan Al-Ustadz KH. Zhafaruddin Berserta Rombongan
Golkar Ingin Jadikan Kembali Setya Novanto Ketua DPR dan Yakin Legislatif dan Eksekutif Lebih Produktif