PILIHAN
Dukung Jokowi 2 Periode, Firdaus Dilaporkan ke SBY
Bualbual.com, Salah seorang pengurus DPP Demokrat Noviwaldy Jusman menyatakan dirinya sudah melaporkan sikap Firdaus kepada Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Seperti yang diketahui, Walikota Pekanbaru Firdaus yang merupakan kader Demokrat memutuskan untuk mendukung Jokowi dua periode bersama 11 kepala daerah lainnya, termasuk Gubernur Riau terpilih.
"Saya sudah lapor ke Ketum, kita tunggu tindak lanjut dari DPP melalui Majelis Tinggi," ungkapnya, Kamis, 11 Oktober 2018.
Dikatakan Noviwaldy, apabila nanti sudah dibahas oleh Majelis Tinggi, selanjutnya Firdaus akan dipanggil oleh majelis tinggi guna mempertanggungjawabkan sikapnya.
"Firdaus akan diberi waktu untuk menjelaskan kepada DPP, Firdaus pasti punya alasan, di sana akan dikaji apakah dia melanggar kebijakan partai atau bagaimana," tambahnya.
Meski Firdaus mendukung Jokowi, pria yang kerap disapa Dedet ini yakin bahwa Demokrat Riau masih solid untuk mengusung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019.
"Kan sudah ada rapat internal pengurus, hasilnya 90 persen lebih mendukung Prabowo," tutupnya.
Editor : BBC
Sumber : Bengkalisone.com

Berita Lainnya
MENDAGRI: Hanya Beri Sanksi Teguran, Kepala Daerah yang Ikut Deklarasi Dukungan Jokowi
#2019GantiPresiden di Persekusi, PKS: Deklarasi Jokowi 2 Periode Kok Aman Dan Damai
Model Ala Pembangunan Jokowi, yang Sebatas Demi Kepentingan Pemilu
Said Ahmad Syukri Pimpin KPJ Tanjungpinang, Ini Gagasannya
Puting Beliung Hantam 16 Rumah Warga Di Tanjungpinang
Presiden Jokowi Borong 5 Juta Obat Avigan dan Chloroquine, Untuk Lawan Virus Corona
Apakah Pengaruhi Tren Modifikasi, Terkait Jokowi Suka Motor Chopper
Klaim Ma'ruf Amin Kerja Jokowi Dirasakan Masyarakat
Jokowi Berdialog dengan Pemuda Berprestasi di Istana Bogor
Bawaslu Riau: Jangan Terjadi Lagi, Kepala Daerah yang Deklarasi Dukung Jokowi Hanya Sekedar Ditegur
Syarwan Hamid Pertanyakan, Apa Jasa Jokowi Untuk Riau Sehingga LAM Beri Gelar Adat
Terkuak, 4 Tahun Surat 2.700 Dokter Muda Tidak di Balas Jokowi, Kini Kami Surati Kembali 'Dipersulit Dapat Ijazah'