PILIHAN
Model Ala Pembangunan Jokowi, yang Sebatas Demi Kepentingan Pemilu
BUALBUAL.com, Model pembangunan ekonomi rezim Joko Widodo dilakukan tanpa perencanaan yang matang dan terkesan dilakukan demi kepentingan pemilu.
Begitu kata Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said di Media Center BPN, Jalan Sriwijaya 35, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (9/1).
Dia kemudian menguraikan agenda pembangunan ekonomi Jokowi yang dikebut dan semua akan diresmikan di tahun politik.
"Supaya bisa menjadi upacara peresmian, maka dipaksa selesai lebih cepat, dipaksakan pembangunan yang belum tentu sesuai dengan kebutuhan," jelas mantan menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu.
Tak hanya dilakukan dengan pendekatan pragmatis, pembangunan ekonomi di era Jokowi juga meminggirkan pendekatan teknokratik.
Sudirman menjelaskan bahwa fundamental ekonomi suatu negara dibangun dalam jangka waktu yang panjang. Karenanya, butuh kajian ilmiah terhadap kondisi, potensi, masalah dan isu-isu strategis yang dihadapi Indonesia dalam jangka waktu ke depan.
"Industrialisasi itu tidak mungkin dikelola secara short term, berganti-ganti pemimpin itu tidak mungkin. Saya bayangkan bila membangun food security atau kedaulatan pangan kemudian energi dan manufaktur tidak dikembalikan kepada teknokrat tadi, maka kita akan terus berjalan di tempat," jelasnya.
Untuk itu, sambung Sudirman, saat memimpin Indonesia periode 2019-2024 nanti, Prabowo-Sandi akan fokus mengembalikan model pembangunan ekonomi dengan pendekatan strategis dan teknokratik. Dengan begitu politisasi yang berlebihan terhadap agenda ekonomi negara diharapkan bisa berkurang.
"Pesan dari ekonomi Prabowo-Sandi adalah menumbuhkan lapangan kerja sebanyak-banyaknya dan yang kedua bagi masyarakat di kalangan bawah yang penting adalah harga stabil. Prabowo-Sandi akan fokus pada dua hal itu," pungkasnya.
Sumber: RMOL.co

Berita Lainnya
Pujian para Netizen Terhadap Foto Jokowi Hujan-Hujanan Payungi Raja Salman
Jokowi: Itu Jaket Anak Saya Bukan Jaket Saya
Inilah Tugas 2 Tokoh Ekonom Muda yang Gabung ke TKN Jokowi-Maruf
Kejari Inhu Musnahkan Sabu-sabu 141,74 Gram, Ekstasi 6,82 Gram
Pesan Jokowi untuk Para Menteri Kabinet Indonesia Maju
Harus Bekerja Ekstra Tanpa Perlindungan, Jeritan Pekerja Lepas di Tengah Pandemi
Dulu Dekat, Mengapa Sekarang Jaga Jarak? Jokowi Dan Negeri Tirai Bambu
Versi Exit Poll: Prabowo Sandi 55,4 Persen, Jokowi-Ma'ruf 42,8 Persen
BUAL Rakyat Riau, Gelar Adat LAMR untuk Presiden Jokowi?
Romahurmuziy: Bulan Ini Dua Parpol Bergabung ke Koalisi Jokowi
Blusukan Jokowi di Jabar Terkesan Sia-sia 'Kalah Simulasi Pilpres 2019'
Jokowi Ditagih Janji Menaikkan Gaji Aparat Desa, Jelang Pelantikan Presiden