PILIHAN
Ini Respons Pimpinan Honorer K2 Terkait Terbitnya PermenPAN 61
Bualbual.com, Terbitnya PermenPAN-RB Nomor 61 Tahun 2018 menuai kritikan dari pimpinan honorer K2 (kategori dua). Mereka menilai, pemerintah sudah hilang kewibawaannya karena meluluskan para peserta CPNS yang tidak lulus passing grade SKD (seleksi kompetensi dasar).
"Apapun alasanya harusnya pemerintah sekarang merasa malu. Karena aturan yang dibuat dilanggar sendiri," kata Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih kepada JPNN, Kamis (22/11).
Pemerintah selalu memandang rendah K2 yang nyata-nyata sudah kompeten tapi dianggap tidak kompeten. Sekarang, peserta tes CPNS yang gagal mencapai passing grade yang berarti tidak kompeten, tetap diloloskan untuk ikut seleksi kompetensi bidang (SKB).
"Katanya mau cari yang kompeten dengan standar tinggi seperti di luar negeri dan tanpa mempedulikan tenaga K2 yang sudah puluhan tahun mengabdi. Sekarang saya hanya bisa tepuk jidat, bagai hidup di negeri dongeng saja. Ini pil pahit buat K2," tandasnya yang kami lansir dari Jpnn.com.
Titi berpendapat, walaupun nilai kumulatif SKD honorer K2 juga diturunkan tapi tidak bisa memenuhi rasa keadilan. Mestinya, honorer K2 bisa mengisi formasi CPNS kosong lebih banyak lagi.
“Bukan merekrut tenaga baru yang tidak lulus passing grade dan nol pengabdian," tandasnya.
Editor: BBC | Sumber : Jpnn.com

Berita Lainnya
Pemprov Riau akan Lelang 47 Mobil Dinas Bekas, Berminat?
Ketua DPRD Kampar Apresiasi Program Menanam 20.000 Pohon di Tapung
Pendukung Dan Simpatisan Ramli Walid - Irfan Herman Tumpah Ruah di KPUD Pekanbaru
PUPR Koordinasi dengan Kejati Terkait Denda, Terkait Pembangunan Flyover yang Terlambat
Desakan Mundur Yusril Terjadi, Dewan Dakwah Keputusan Terserah Pada PBB
DPRD Inhu Berduka, Hayati Meninggal Dunia
Kisah Perjuangan Total Dokter Tirta dari Pejuang Corona COVID-19 Kini Bisa Jadi Korban
Persiapan Laga Persih Fc vs PSPS Polisi Terjunkan 84 Personel Keamanan
Dinas PKP Inhil Wajibkan Perusahaan Mempunyai Racun Api
Ahok dan Rekannya Diciduk Polisi, Gara-gara Edarkan Sabu
Bantuan Masyarakat Miskin Dioptimalkan
Pengumuman: Buku Balita Berkonten LGBT Bisa Dikembalikan ke Penerbit