PILIHAN
Azlaini: Jangan LAM Riau Jadi Alat Segelintir Orang Saja, Berikan Gelar Adat Ke Jokowi
BUALBUAL.com, Tokoh masyarakat Melayu Riau mulai tak setuju dengan pemberian gelar adat Datu Seri Setia Amanah kepada Presiden Joko Widodo. Pemberian gelar tersebut akan berlangsung, Sabtu, 15 Desember 2018 mendatang.
Kali ini datang dari Anggota Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu (MKA LAM) Riau, Hj Azlaini Agus. Tiga pekan silam, Datuk Lela Seri Negara Letjen TNI (Purn) Syarwan Hamid, telah mengancam LAM Riau, akan mengembalikan gelar tersebut, jika LAM bersikukuh memberikannya ke Jokowi.
Hj Azalini Agus Rabu, 5 Desember 2018, menyatakan keheranannya, bahkan terkejut saat mengetahui institusi penjaga marwah Melayu dan tempat mengadu anak kemenakan tersebut memberikan gelar adat kepada Presiden Joko Widodo.
Ia mengatakan, tak ada pembicaraan bahkan tak diundang rapat guna membahas pemberian gelar adat kepada kepala negara. Azlaini menjelaskan, sudah ada pakemnya, aturannya, kepada siapa gelar adat diberikan, termasuk apa alasan dan tata caranya.
"Saya sampai hari ini secara sah adalah anggota MKA LAM Riau, tapi entah apa sebabnya, saya tidak dilibatkan (memutuskan pemberian gelar adat ke Jokowi), bahkan sudah hampir 3 bulan, saya tidak pernah lagi diundang/diberitahu untuk hadir dalam rapat-rapat MKA setiap hari Rabu," kata Azlaini Agus.
Azlaini menilai, LAM Riau sekarang ini dibawah kepemimpinan Syahril Abubakar, tidak lagi menjadi 'Rumah Rakyat' seperti pernah disampaikan oleh almarhum Datuk Seri Tenas Effendy dulu, dan berulang kali dikatakan oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Datuk Seri Al Azhar.
"LAM Riau sekarang sudah menjadi milik segelintir orang-orang yang perlu berlindung, mendapat kekebalan dari jeratan hukum. Saya melihat LAM Riau saat ini hanya tempat segelintir orang mencari keuntungan pribadi dengan berdalih kepentingan masyarakat," ujar perempuan berjuluk Singa Melayu Riau ini.
Mantan Menteri Dalam negeri (Mendagri) Syarwan Hamid, pernah menerima gelar adat dari Riau dengan nama Datuk Lela Setia Negara, mengatakan akan mengembalikan gelar adat yang pernah diterimanya jika lembaga tersebut tetap memberikan gelar pada Jokowi.
"Saya dan beberapa tokoh lainnya keberatan dengan pemberian gelar dalam kurun waktu ini, kami akan mempertimbangkan untuk mengembalikan gelar yang diperoleh jika LAM memaksakan kehendaknya," kata mantan Kasispolo ABRI 1996-1997.
Sebelumnya, beberapa pengurus LAM Riau dipimpin Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA), Al Azhar, dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH), Syahril Abubakar, menjumpai Jokowi di Istana Negara pada Selasa, 4 Desember 2018. LAM Riau direncanakan akan memberikan gelar adat dengan nama Datuk Seri Setia Amanah kepada Presiden Joko Widodo Sabtu, 15 Desember 2018 mendatang.
Sumber: riauonline.co.id

Berita Lainnya
Amien Rais: Wong Sudah Hancur Lebur, Minta Prabowo Tak Perlu Serang Jokowi
Sandi Tutup Debat: Program Kami Cukup Kartu KTP, Macam-Macam Kartu Jokowi Bebani Anggaran
Pujian para Netizen Terhadap Foto Jokowi Hujan-Hujanan Payungi Raja Salman
Survei Kompas: Prabowo-Sandi Menguat, Jokowi-Ma'ruf Mulai di Bawah 50%
Round-Up Peta Politik Pertarungan Jokowi dan Prabowo 'Rommy Effect'
Presiden Jokowi Ingin Tutup Ekspor Kopra, Karena Bakal Diolah Jadi Avtur
Inkonsistensi Jokowi, Pangkas Eselon Tapi Rekrut Banyak Wamen Dan Stafsus
Survei Puskaptis: Jarak Elektabilitas Makin Tipis 'Alarm Bahaya bagi Jokowi'
Jokowi Jangan Cuma Basa-Basi, Janji Bangun Sistem Peringatan Dini, Sudah Terjadi Baru Ada Instruksi
Apa Yang Membuat Orang Sekelas Prof Mahfud MD Puas Dengan Performa Debat Jokowi-Ma’ruf
Cucu Baru Presiden Jokowi Bernama "La Lembah Manah" Ini Dia Artinya
Miris! Salah Satu Cagar Budaya Kota Tanjungpinang Ini dirobak Sewena Wena