PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Acara Deklarasi Dukung Jokowi di Yogya Di Warnai Keributan
BUALBUAL.com, Acara 'Deklarasi Jogja Dukung Jokowi' yang digelar Aliansi Masyarakat Yogyakarta di Yogyakarta diwarnai aksi bentrok antar oknum yang diduga simpatisan parpol. Kepala Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja (TKD KIK) DIY, Bambang Praswanto, membenarkan insiden tersebut.
"Memang saya dapat laporan di beberapa tempat (terjadi bentrok), tidak hanya Ngampilan tapi ada di Jogokaryan, ada di Umbulharjo, ada di tempat-tempat lain," jelas Bambang, Minggu (27/1/2019).
"Jadi perlu saya tegaskan bahwa ini bukan acara tim kampanye, yang kedua bukan acara PDI Perjuangan. Ini acaranya laskar-laskar yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Yogyakarta. Saya sudah bilang sama polisi," lanjut Ketua DPD PDIP DIY ini.
Dijelaskannya, sejumlah elemen masyarakat tergabung dalam Aliansi Masyarakat Yogyakarta memang menggelar acara 'Deklarasi Jogja Dukung Jokowi' di Kompleks Stadion Mandala Krida Yogyakarta siang tadi. Sejumlah laskar PDIP hadir di acara ini.
Dalam prosesnya, muncul ketegangan antar elemen masyarakat saat berlangsung konvoi. Alhasil sejumlah laskar menjadi korban dan harus mendapatkan perawatan medis. Bambang tak mengetahui apa pemantik bentrok tersebut.
"Saya tidak tahu (penyebabnya), ini kan kalau kita ingat sejarah antara merah dan hijau pasti (bentrok) terus ya kalau ketemu, itu sejarah lama. Sehingga titik-titik pun jelas misalnya titiknya Ngampilan, titiknya Jogokaryan, Itu kan petanya jelas," tuturnya.
Berdasarkan informasi yang Bambang terima, bentrok antar laskar mulai terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Kini ketegangan antar laskar yang sempat terjadi mulai mereda. Bambang pun menyesalkan terjadinya bentrok dalam acara tersebut.
"Saya dapat laporan, polisi memang nyegati beberapa (sepeda motor) yang blombongan ditilangi polisi. Kalau enggak salah mulai jam 16.00 WIB ada laporan bentrok-bentrok, terus ada foto-foto korban. Jadi memang memprihatinkan, memprihatinkan," tutupnya.
Sumber: detik.com

Berita Lainnya
Update Covid-19 di Indonesia 12 April: 4.241 Positif, 359 Sembuh, 373 Dinyatakan Meninggal Dunia
Jokowi Angkat Bicara Soal Dirinya jadi imam Sholat di Afghanistan
Presiden Jokowi: Pemimpin Harus Berpengalaman, Jangan Coba-coba dong
Terkait Anggaran Publikasi, DPRD Kota Tanjungpinang Belum Bisa Menangapi Hasil Pertemuan dengan SPRI
DPRD Provinsi Riau Minta Pemerintah Pusat Turunkan Harga BBM
Mengenal Wantimpres Presiden Jokowi, Habib Luthfi bin Yahya
Yerusalem 'ibu kota Israel': Presiden Jokowi dan para pemimpin dunia kutuk keputusan Trump
Jokowi Abaikan Rasa Kemanusiaan Korban Terorisme "Sadis"
Polemik Pembebasan Ba'asyir, Demokrat 'Bukti Jokowi Tidak Berdaulat'
Menjenguk ke RS, Presiden Jokowi Doakan Kesembuhan untuk Ustaz Arifin Ilham
Presiden Jokowi Janji Gaji Perangkat Desa Akan Seperti PNS Golongan ll A sebesar Rp 1,92 Juta
Dapat Nomor Urut 1, Jokowi: Alhamdulillah Karena Kita Ingin Bersatu