PILIHAN
Pemeriksaan Rocky Gerung Bentuk Kepanikan Jokowi?
BUALBUAL.com, Ada yang mengatakan pemeriksaan pengamat politik sekaligus ahli filsafat, Rocky Gerung adalah bentuk kepanikan dari kubu Joko Widodo.
Pasalnya, Rocky Gerung di banyak kesempatan kerap melontarkan kritikan keras kepada kubu petahana.
Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta, Humphrey Djemat mengatakan, kepanikan bisa saja terjadi di lingkaran Jokowi terkait pemeriksaan RG yang dituduhkan melakukan penistaan agama.
"Apakah sebagai bentuk kepanikan petahana? Bisa, kalau terjadi hal yang sama sebagai modus membungkam orang-orang yang berseberangan dengan petahana," ujar Humphrey yang juga pengacara senior ini, Sabtu (2/2).
Misalnya, pelapornya itu-itu saja, terlapor yang jadi target dari kalangan oposisi, proses hukumnya super cepat, dan ahli yang dihadirkan tidak kredibel.
"Selain itu materinya dipaksakan untuk dilaporkan padahal tidak ada keresahan di masyarakat," sebut Humphrey.
Ditambah, apalagi kalau posisi petahana saat ini belum aman untuk memenangkan Pilpres 2019 pada 17 April mendatang.
"Tentu kepanikan itu bisa muncul," demikian Ketum PPP Humphrey pendukung Prabowo-Sandi ini.
Kamis (31/1), akademisi Rocky Gerung berhalangan hadir pada pemeriksaan perdana sebagai saksi terlapor di Polda Metro Jaya. RG berhalangan hadir karena ada kegiatan di luar kota yang sudah dijadwalkan lama. Pemeriksaannya pun kembali dijadwal ulang.
Sumber: RMOL.co
Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta, Humphrey Djemat mengatakan, kepanikan bisa saja terjadi di lingkaran Jokowi terkait pemeriksaan RG yang dituduhkan melakukan penistaan agama.
"Apakah sebagai bentuk kepanikan petahana? Bisa, kalau terjadi hal yang sama sebagai modus membungkam orang-orang yang berseberangan dengan petahana," ujar Humphrey yang juga pengacara senior ini, Sabtu (2/2).
Misalnya, pelapornya itu-itu saja, terlapor yang jadi target dari kalangan oposisi, proses hukumnya super cepat, dan ahli yang dihadirkan tidak kredibel.
"Selain itu materinya dipaksakan untuk dilaporkan padahal tidak ada keresahan di masyarakat," sebut Humphrey.
Ditambah, apalagi kalau posisi petahana saat ini belum aman untuk memenangkan Pilpres 2019 pada 17 April mendatang.
"Tentu kepanikan itu bisa muncul," demikian Ketum PPP Humphrey pendukung Prabowo-Sandi ini.
Kamis (31/1), akademisi Rocky Gerung berhalangan hadir pada pemeriksaan perdana sebagai saksi terlapor di Polda Metro Jaya. RG berhalangan hadir karena ada kegiatan di luar kota yang sudah dijadwalkan lama. Pemeriksaannya pun kembali dijadwal ulang.
Sumber: RMOL.co

Berita Lainnya
KBM-UBK: Jokowi Segera Klarifikasi Dugaan Keterlibatan BIN Di Kasus Habib Rizieq
Inflasi Tak Bisa Dianggap Remeh! Harga Naik Sedikit, Dampaknya Besar: 227 Juta Orang Jadi Taruhan
Apa Kata Jokowi: Pertemuan diam-diam, Luhut, Prabowo Maju capres 2019
Butuh Berapa Lama Belajar? Jokowi: Tak Punya Pengalaman Tapi Mimpin Negara
Jokowi Berikan 3.023 Sertifikat ke Warga: Di DKI Ada Genting Bocor Enggak?
Dear PNS...Sudah Masuk Belum THR-nya? Coba Cek Rekening!
Pilpres Telah Usai, Apa Kabar Utang DBH Migas Riau, Kapan Dibayar Pak Jokowi?
Remisi Pembunuh Wartawan Dicabut, Jokowi Tetap Harus Minta Maaf
Hadir Lewat Video di Penutupan Asian Games 2018, Jokowi: Terima Kasih Rakyat Indonesia Kita Sukses Jadi Tuan Rumah
Pendukung Prabowo - Sandiaga: Dapat Nomor 1, Jokowi Sekali Saja
Warganet Jokowi Makin Ngaco! Menteri PUPR Diminta Beli Karet, Apa hubungannya?
Pertamina Sesuaikan Harga BBM per 1 Juni 2026, Cek Daftar Lengkapnya