PILIHAN
Kalau Benar Kementerian BUMN, Mobilisiasi Para Pekerjanya Untuk kampanye Jokowi, DPR Tak Segan Beri Sanksi
BUALBUAL.com, Kementerian BUMN terlalu jauh menyeret perusahaan pelat merah jika mobilisiasi para pekerjanya benar-benar terjadi pada kampanye Petahana Joko Widodo-Maaruf Amin seperti indoformasi yang beredar.
“Sesuai Undang-Undang ini melanggar aturan karena BUMN itu sejatinya milik negara milik seluruh rakyat Indonesia,” kata Anggota Komisi VI DPR RI, Nasril Bahar kepada wartawan, Jumat (12/4).
Dipastikannya, kalau memang nanti terbukti isu itu benar, DPR tak akan segan-segan beri sanksi tegas bagi kementerian dan BUMN pasca pelaksanaan pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres)
“Saya pikir upaya-upaya Kementerian dan BUMN tidak dapat ditolerir lagi karena mereka sudah dijadikan alat dan telah terang benderang melakukan keberpihakan,” pungkasnya.
Sebelumnya, isu mengenai mobilisasi dan politisasi BUMN untuk pileg dan pilpres dalam perayaan HUT Kementerian BUMN terus beredar. Hal itu mendapat penolakan dari masyarakat sehingga Kementerian BUMN pun memundurkan acara puncak perayaan ultah hingga sehari setelah Pemilu, yakni tanggal 20 April 2019.
Sumber: RMOL.co

Berita Lainnya
Usai Ditangkap KPK, Gerindra Tantang Jokowi Pecat Romahurmuziy Dari TKN
Siap-siap dari Sekarang, Tahun Depan Seleksi CPNS Dibuka Lagi
Dari Bogor, Sandiaga Akan Tonton Debat Jokowi dan Prabowo
Enam Kabinet Baru Indonesia Maju Jokowi
Rapor Merah dan Paling Parah Jokowi di Neraca Perdagangan: Ini Terburuk Sejak RI Merdeka
Polres Tanjungpinang Musnahkan 8,5 Kg BB Hasil Tidakan Kejahatan Narkoba Jenis Sabu
Fahri Hamzah: Pertarungan Ahok-Anies Seperti Jokowi-Prabowo Jilid II
Ungkap Kekecewaan Terhadap Presiden Jokowi di Sosmed Kini Dosen USU Sampai ke Kursi Terdakwa
Presiden Jokowi Singgung 'Kompor', TKN Ungkit Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet
Presiden Jokowi Sebut Penyebar Isu Saya PKI Ditabok Lewat Proses Hukum
Ngaku Keluarga dan Dukung Jokowi, Sandiaga Uno: Saya Tak Kenal Rudi Uno
Bawaslu Hentikan Kasus Iklan Galang Dana Timses Jokowi