PILIHAN
Usai Ditangkap KPK, Gerindra Tantang Jokowi Pecat Romahurmuziy Dari TKN
BUALBUAL.com, Politikus Gerindra menantang calon presiden petahana Joko Widodo untuk menunjukan komitmennya dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dari segala praktik korupsi dengan cara mengeluarkan Romahurmuziy dari Tim Kampanye Nasional (TKN).
“Sekarang saya tantang nih berani engga TKN atau Joko Widodo mengeluarkan Romahurmuziy dari tim kampanyenya,” kata Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyouno, Sabtu (16/3).
Menurutnya, saat ini masyarakat sudah tahu jika pemerintahan Joko Widodo gagal dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan penempatan para pejabat negara yang kredibel dan berkualitas dalam arti lain pejabat negara yang dapat posisi karena dari hasil jual beli jabatan dan posisi.
“Bisa jadi hampir di semua departemen selama era Joko Widodo, pejabat-pejabat yang punya posisi tinggi tapi tidak didasari oleh fit n proper tes yang transparan,” ujarnya.
Sekadar informasi, Romi resmi ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi di Kementerian Agama. Terkait OTT itu, penyidik mengamankan uang sebanyak Rp 156.758.000.
Sumber: RMOL.co

Berita Lainnya
Jokowi Sudah Ambil Risiko, Abu Bakar Baasyir Ogah Terburu-buru
Aksi Jalan Kaki Para Petani Jambi Ingin Ketemu Jokowi Satu Orang Meninggal Dunia "Komplik Lahan"
Jokowi In Picture: Bersepeda Ontel dan Kenakan Pakaian Pejuang
Kubu Prabowo, Lagi pertanyakan kebijakan impor Pemerintah Jokowi
Ketidakadilan Hukum, Pria Ancam Penggal Jokowi Langsung Ditangkap dengan ABG Keturunan Cina Yang Ingin Tembak Jokowi Cukup Minta Maaf
Penerimaan Peserta Kartu Prakerja untuk Gelombang Pertama Diumumkan Pada 17 April 2020
'Presiden Jokowi, Tolong Pecat Direksi BPJS yang Minta Kenaikan saat Rakyat Susah'
Tagar #2019GantiPresiden Marak,Relawan Jokowi Buat Tandingannya
Ketika Tiga Kartu Sakti Jokowi-Maruf, Dimentahkan Satu Kartu Canggih Sandiaga Uno
Amien Rais Enggan ke Istana, Persilakan Jokowi ke Rumahnya
Video Viral TNI Hukum Warga Tak Pakai Masker Keluar Rumah
PKB Belum Mau Desak Jokowi Jadikan Hari Santri Libur Nasional