PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Kubu Prabowo, Lagi pertanyakan kebijakan impor Pemerintah Jokowi
BUALBUAL.com, Koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kembali mempertanyakan kebijakan impor yang dilakukan pemerintah. Setelah impor bahan pangan, kubu Prabowo-Sandi mengkritik perluasan Impor bahan baku semen (Klinker) dan semen.
"Ayo sekarang kita berdebat masalah substansial. Sekarang pelaku Industri semen di Indonesia, khususnya BUMN, seperti Semen Indonesia, Tonasa, Semen Padang, Gresik, mereka mengeluhkan perluasan impor Klinker (bahan dasar) semen dan juga semen biasa oleh pemain lokal," kata Juru Bicara Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, Rabu, (7/11).
Menurutnya, saat ini banyak perusahaan semen yang terpaksa menurunkan produksinya hingga 20 persen karena banyaknya semen impor.
"Seharusnya dengan proyek infrastruktur yang banyak, produksi semen Indonesia terus tumbuh. Sementara yang terjadi sekarang ini justru banyak pabrik semen mengurangi produksinya dan laba bersih mereka turun" katanya.
Andre meminta pemerintah menjelaskan soal kebijakan impor tersebut. Bila tidak bisa, dia meminta pemerintah mencabut regulasi yang membuka keran impor tersebut.
"Sangat heran kenapa sih pemerintah sukanya Impor. Sedikit-sedikit impor," tegasnya.
Andre menyarankan kepada pekerja dan perusahaan semen yang terdampak akibat kebijakan Kementerian Perdagangan tersebut untuk berani bersikap.
Disisi lain, Prabowo Subianto sempat berjanji menjadikan Indonesia negara berdikari. Prabowo mengatakan, janji itu bakal diwujudkan apabila diberi mandat untuk menjadi presiden di periode mendatang.
"Saya bersaksi di sini kalau Insyaallah saya menerima amanah rakyat Indonesia, saya akan bikin Indonesia berdiri di atas kaki kita sendiri," ucap Prabowo di pelataran GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (4/11/2018).
Prabowo mengatakan, di bawah kepimpinannya Indonesia ke depan bakal perkasa di bidang pangan, air dan energi. "Kita tidak akan impor apa apa saudara saudara sekalian. Kita harus dan kita mampu swasembada pangan. Mampu. Kita juga harus dan mampu swasembada energi," ucap dia.
"Swasembada bahan bakar. Kita enggak perlu impor 1,3 juta barel tiap hari. Kita enggak perlu kirim 30 miliar dolar tiap tahun ke laut negeri hanya untuk bayar bahan bakar," imbuhnya.
Sumber: cnnindonesia

Berita Lainnya
Akan Ikut Kejuaraan, Jokowi Berlatih Memanah Bareng Kaesang
Ketua terpilih Abu Nazar Buka Rekrutmen Kepengurusan KNPI Kampar Dari OKP dan Pemuda
Jelang Pelantikan Jokowi, Polres Lampura Adakan Doa Bersama
Ketua DPR RI Bamsoet Akui Perppu MD3, Sepakat dengan Jokowi, Ini Alasannya
DPP Dukung Jokowi 'Caleg dan Kader PBB Diingatkan Ikuti Keputusan'
Jokowi Blusukan Ke Pasar, Pedagang Malah Curhat soal Pasar Tak Rampung Selama 6 Tahun
Usulan Presiden Jokowi, Masih di Kaji OJK Terkait Penangguhan Cicilan Kredit
Kata Pengamat: Presiden Jokowi Harus Pecat Semua Pimpinan KPK!
Jokowi Siap, Borong 100 unit motor listrik gesits
4 Provinsi dan 25 Kabupaten/Kota yang Akan Menerapkan New Normal
Rumah Tetangga Jokowi di Solo Rela Jadikan Posko Pemenangan Prabowo-Sandi
Siswi SMA 3 Tanjungpinang Ini Dilaporkan Hilang