Tak Mau Lewatkan Kesempatan Emas!
Membanggakan! Atlet Asal Riau Dipanggil Seleknas, Selangkah Lagi Tampil di Piala Dunia
BUALBUAL.com - Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga disabilitas Provinsi Riau. Atlet sepak bola Cerebral Palsy (CP) binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Riau, Yahya Muhaimi, resmi mendapat panggilan untuk mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas) Sepak Bola CP yang diselenggarakan Pengurus Pusat National Paralympic Committee (NPC) Indonesia.
Seleknas tersebut menjadi bagian dari persiapan pembentukan Tim Nasional Indonesia yang akan berlaga pada IFCPF Men's World Cup 2026 di Amerika Serikat.
Seleksi berlangsung pada 21–24 Juli 2026 di Indonesia Paralympic Training Center (PTC), Delingan, Karanganyar, Jawa Tengah. Pemanggilan Yahya berdasarkan Surat Nomor 471.UND.07/NPC-Ina/2026 yang ditandatangani Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun.
Keikutsertaan Yahya menjadi kebanggaan bagi NPCI Riau dan masyarakat Bumi Lancang Kuning. Ia menjadi salah satu atlet terbaik yang mendapat kesempatan memperebutkan tempat di skuad Timnas Indonesia yang akan tampil pada IFCPF Men's World Cup 2026 di Amerika Serikat, yang dijadwalkan berlangsung pada 11–26 Oktober 2026.
Seleknas ini merupakan tahapan penting untuk menjaring pemain terbaik Indonesia. Selama empat hari, para peserta akan menjalani serangkaian seleksi yang dimulai dari klasifikasi medis guna memastikan kategori pertandingan sesuai regulasi internasional.
Selanjutnya, para atlet akan mengikuti tes kondisi fisik meliputi daya tahan, kecepatan, kelincahan, kekuatan otot, hingga koordinasi gerak. Penilaian tersebut menjadi tolok ukur kesiapan atlet menghadapi persaingan di level internasional.
Tak hanya kemampuan fisik, aspek teknik permainan juga menjadi fokus penilaian tim pelatih nasional. Para peserta akan diuji melalui latihan passing, kontrol bola, dribel, shooting, hingga heading.
Seluruh kemampuan individu tersebut kemudian diaplikasikan dalam pertandingan internal sebagai bahan evaluasi taktik, visi bermain, pengambilan keputusan, serta kerja sama tim.
Hasil dari seluruh rangkaian seleksi akan menjadi dasar bagi tim pelatih nasional dalam menentukan komposisi pemain yang akan memperkuat Indonesia pada IFCPF Men's World Cup 2026, ajang sepak bola Cerebral Palsy paling bergengsi di dunia.
Keikutsertaan Yahya juga menjadi bukti bahwa pembinaan atlet disabilitas di Provinsi Riau terus menunjukkan perkembangan positif. Dalam beberapa tahun terakhir, atlet-atlet NPCI Riau mampu bersaing di tingkat nasional dan mulai menembus kompetisi internasional.
Meski dalam surat pemanggilan disebutkan bahwa biaya transportasi, akomodasi, dan konsumsi selama Seleknas menjadi tanggung jawab peserta atau pihak pengusul, hal tersebut tidak menyurutkan semangat Yahya untuk memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama Riau dan Indonesia.
Dukungan keluarga, masyarakat, Pemerintah Provinsi Riau, serta NPCI Riau diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi Yahya selama menjalani proses seleksi.
Apabila berhasil lolos, Yahya akan menjadi bagian dari Tim Nasional Indonesia yang berlaga di Amerika Serikat. Kehadirannya di panggung dunia diharapkan tidak hanya mengharumkan nama Merah Putih, tetapi juga menginspirasi penyandang disabilitas lainnya bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih prestasi melalui kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah.

Berita Lainnya
79 Tahun POLRI: Refleksi Lemahnya Penegakan Hukum Kasus Korupsi di Riau
Sabu 14,87 Kg Gagal Edar! Aksi Cepat Polda Riau Hentikan Jaringan Kampar - Padang
Kapolsek LBJ Bekuk 2 Pengedar Sabu, Ini Jumlah Barang Buktinya
Baru Duduk Santai di Teras, Pria di Rohil Langsung Digerebek Polisi karena Sabu
Polres Tanjungpinang Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika Jenis Sabu
Polres Inhil Sudah Tangani 8 Kasus Karhutla, Sepanjang Tahun 2020
Miliki 2 Paket Sabu, Oknum Satpam di Inhil Ditangkap Polisi
Sempat Diamuk Massa, Residivis di Kateman Ini Harus Dilarikan ke Rumah Sakit
Polda Riau Ungkap Penipuan Online Modus CS Blibli, Eks Pekerja Sindikat Kamboja Ditangkap
Terkait Kasus Pungli Sekcam Binawidya, Polisi Periksa 11 Saksi
Operasi Antik Lancang Kuning 2021 Polda Riau Lampaui Target
Diduga Pengaruh Miras, Pelaku Penikaman di Terminal Tembilahan Hulu Berhasil Diringkus Polisi