PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Persepsi: Lembaga Survei Siap Diaudit, Tak Terima Disebut Penyebar Hoax
BUALBUAL.com, Beberapa lembaga survei yang tergabung dalam Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) tak terima dibilang sebagai penyebar kebohongan dan hoax. Mereka pun buka-bukaan data.
Di sebuah acara bertajuk Expose Data Quick Count Pemilu 2019 itu, anggota Persepsi, yakni Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Indo Barometer, Konsepindo, Populi Center, Poltracking, Charta Politika, Cyrus Network, dan Indikator, membuka lapak atau stan untuk membeberkan "jeroan" ke publik.
Selain ekspose data quick count, mereka juga membeberkan tentang metodologi, manajemen, dan proses pelaksanaannya.
"Kita siap transparan buka-bukaan data. Siap diaudit," tegas Peneliti Senior Indo Barometer, Asep Saefudin di Hotel Morrissey, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4).
Langkah itu ditegaskannya dilakukan karena menurut dia pada dasarnya, masyarakat luas, bahkan elite politik sekalipun belum begitu paham antara perbedaan survei, exit poll, dan quick count. Dimana survei dan exit poll lumrah dilakukan sebelum perhitungan Pemilu. Maka dari itu, bentuknya seperti opini.
Hal itu ditekankannya berbeda dengan quick count. Sebab hitung cepat telah menggunakan sampel data hasil penghitungan yang diperoleh dari tempat pemungutan suara (TPS) dengan menggunakan metodologi yang mempuni.
"Quick count ini kegiatan yang sudah sangat panjang dipersiapkan, sudah matang berbulan-berbulan," tekannya.
Karena itu, dia meminta semua pihak untuk tidak gampang menuding lembaga survei sudah menyebarkan kebohongan.
"Rasanya tidak ada harganya sama sekali, sudah susah payah, dihargai dengan tukang bohong, hoaks. Rasanya gimana gitu," pungkas Asep.
Sumber: RMOL.co

Berita Lainnya
Untuk Mengevaluasi Program, DPMD Riau Segera Gelar Rakor Kepala Desa se Riau
Mengenal Bahasa dan Dialeg Melayu yang Ada di Riau "The Homeland Of Melayu"
Gas 3 Kilogram Langka di Tembilahan
Temui Rizieq di Mekkah, Tommy Soeharto Sebut Tak Bahas Capres
Terungkap, Ternyata Uang Ketuk Palu APBD Jambi Tradisi Sejak 2009
Selama 18 Bulan, Ekspansi Grab Telah Rambah 117 Kota di Indonesia
Komisi I Minta BIN Sosialisasi Kriteria Penceramah Berpaham Radikal
Dua Korban Dinyatakan Hilang, Kapal Pengangkut Tabung Gas Lpg Meledak di Perairan Tembilahan
Polres Inhil Amankan 4 Orang Remaja
Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0314 Inhil Berikan Bantuan Terhadap Korban Kebakaran di Kecamatan Keritang
Hadapi PSMS Medan,Persib Bandung Melaju Ke Papan Atas
HUT TNI AU 71, Undang Masyarakat Keliling di Atas Udara Kota Pelanbaru