PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
OPLK Hadir Untuk Tanggulangi Sampah di Kec Keteman Guntung
BUALBUAL.com, Berawal dari rasa keresahan dan ketidaknyamanan masyarakat terhadap lingkungan Sei. Guntung di kecamatan Kateman Inhil. Membuat beberapa pemuda kateman tergerak hatinya untuk membuat sebuah komunitas yang sadar untuk penanggulangan sampah.
OPLK merupakan singkatan dari ORGANISASI PEDULI LINGKUNGAN KATEMAN. Komunitas ini diprakarsai oleh seorang pemuda bernama Andika.
[caption id="attachment_50441" align="alignnone" width="163"]
Andika[/caption]
Andika memulai OPLK ini dari sebuah diskusi dengan beberapa pemuda-pemudi Kateman yang telah dibumbui rasa ketidaknyaman dan kepedulian terhadap lingkungan Kateman, khusunya Sungai Guntung yang sudah tercemar oleh sampah. Sampah-sampah ini adalah hasil dari pembuangan dari masyarakat Sungai Guntung yang telah lama membuang sampah sembarangan. Sampah-sampah tersebut sampai hari ini telah banyak Membuat lingkungan Sungai Guntung tercemar.
Oleh karena itu, Andika dan teman-teman membuat sebuah gerakan sederhana yang dimulai dari sebuah Komunitas yang peduli terhadap lingkungan kateman yang dipenuhi oleh sampah.
Tujuan utama dari pembentukan OPLK ini adalah.
1. Menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan.
[caption id="attachment_50442" align="alignnone" width="225"]
Berikut adalah penampakan sampah di Sungai Guntung Kateman[/caption]
2. Memberikan sosialisasi penganggulan sampah, serta memberikan contoh penaggulang sampah kepada masyarakat kateman.
[caption id="attachment_50443" align="alignnone" width="169"]
Berikut adalah penampakan sampah di Sungai Guntung Kateman[/caption]
Alhamdulillah sampai hari ini OPLK telah membuat beberapa agenda sederhana kepada masyarakat kateman khusunya sei. Guntung. Seperti contoh :
1. Gotong royong mingguan.
2. Pembuatan tong sampah kreativ dari bambu yang dimana tong sampah ini telah di berikan secara cuma-cuma kepada masyarakat.
3. Mengajak berbagai elemen masyarakat, mulai dari masyarakat, pelajar, dan mahasiswa untuk sama-sama membangun kesadaran akan lingkungan kateman yang telah tercemar oleh sampah.
Banyak lagi rancangan kegiatan OPLK yang ingin dilaksanakan, seperti halnya pengolahan daur ulang sampah organik dan non-organik, agar nantinya sampah-sampah yang di hasilkan oleh nasyarakat kateman khususnya sei. Guntung bisa menjadi sebuah penghasilan keluarga, begitu tutur Andika yang merupakan prakarsa OPLK sekaligus ketua.
OPLK banyak mendapat dukungan positiv dari berbagai kalangan masyarakat. Sekarang OPLK telah beranggotak lebih dari 20 orang Zulkarnain, Syahrian Dinata, Endang permata lestari, Desi Ratnasari, Irfan hermarullah, arbain, laveri Fauzi, Asni, Gita herlliyanti, devi Permatasari, daresta Camelia, Yogi Julianto, Muammar, Fengki Mardiyanto, Riski Aidil, Kurniawan, Agun pranata, siti nurfaah, Hendra Pratama, Nurul hidayah, meliyana satira.
Berikut tanggapan dari kalangan masyarakat :
[caption id="attachment_50447" align="alignnone" width="243"]
Sutoy/Azhar[/caption]
Sutoy/Azhar salah satu tokoh pemuda kateman dan Pembina OPLK
"saya berharap OPLK bisa menjadi sebuah komunitas besar suatu saat nanti, dan bisa membuat kateman khusnya sei. Guntung lebih bersih, indah, gemilang, dan terbilang"
[caption id="attachment_50448" align="alignnone" width="255"]
Ridho Zahnan[/caption]
Ridho Zahnan, mantan aktivis mahasiswa Riau & pembina OPLK.
"OPLK, sebuah nama sederhana, gerakan sederhana, tetapi suatu saat akan berdampak besar untuk sebuah kata-kata BERSIH, maju terus buat OPLK"
[caption id="attachment_50449" align="alignnone" width="208"]
Muslim[/caption]
Muslim Mantan aktivis mahasiswa riau & pengurus HSNI Inhil "Sebuah perubahan tidak harus di dahului dari sebuah pergerakan yang besar, dari sebuah inisiativ sederhana bisa menjadi sebuah inspirasi, saya berharap OPLK bisa inspirasi kepedylian lingkungan di masyarakat kateman khusunya sei. Guntung"
Editor: rls
Andika[/caption]
Andika memulai OPLK ini dari sebuah diskusi dengan beberapa pemuda-pemudi Kateman yang telah dibumbui rasa ketidaknyaman dan kepedulian terhadap lingkungan Kateman, khusunya Sungai Guntung yang sudah tercemar oleh sampah. Sampah-sampah ini adalah hasil dari pembuangan dari masyarakat Sungai Guntung yang telah lama membuang sampah sembarangan. Sampah-sampah tersebut sampai hari ini telah banyak Membuat lingkungan Sungai Guntung tercemar.
Oleh karena itu, Andika dan teman-teman membuat sebuah gerakan sederhana yang dimulai dari sebuah Komunitas yang peduli terhadap lingkungan kateman yang dipenuhi oleh sampah.
Tujuan utama dari pembentukan OPLK ini adalah.
1. Menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan.
[caption id="attachment_50442" align="alignnone" width="225"]
Berikut adalah penampakan sampah di Sungai Guntung Kateman[/caption]
2. Memberikan sosialisasi penganggulan sampah, serta memberikan contoh penaggulang sampah kepada masyarakat kateman.
[caption id="attachment_50443" align="alignnone" width="169"]
Berikut adalah penampakan sampah di Sungai Guntung Kateman[/caption]
Alhamdulillah sampai hari ini OPLK telah membuat beberapa agenda sederhana kepada masyarakat kateman khusunya sei. Guntung. Seperti contoh :
1. Gotong royong mingguan.
2. Pembuatan tong sampah kreativ dari bambu yang dimana tong sampah ini telah di berikan secara cuma-cuma kepada masyarakat.
3. Mengajak berbagai elemen masyarakat, mulai dari masyarakat, pelajar, dan mahasiswa untuk sama-sama membangun kesadaran akan lingkungan kateman yang telah tercemar oleh sampah.
Banyak lagi rancangan kegiatan OPLK yang ingin dilaksanakan, seperti halnya pengolahan daur ulang sampah organik dan non-organik, agar nantinya sampah-sampah yang di hasilkan oleh nasyarakat kateman khususnya sei. Guntung bisa menjadi sebuah penghasilan keluarga, begitu tutur Andika yang merupakan prakarsa OPLK sekaligus ketua.
OPLK banyak mendapat dukungan positiv dari berbagai kalangan masyarakat. Sekarang OPLK telah beranggotak lebih dari 20 orang Zulkarnain, Syahrian Dinata, Endang permata lestari, Desi Ratnasari, Irfan hermarullah, arbain, laveri Fauzi, Asni, Gita herlliyanti, devi Permatasari, daresta Camelia, Yogi Julianto, Muammar, Fengki Mardiyanto, Riski Aidil, Kurniawan, Agun pranata, siti nurfaah, Hendra Pratama, Nurul hidayah, meliyana satira.
Berikut tanggapan dari kalangan masyarakat :
[caption id="attachment_50447" align="alignnone" width="243"]
Sutoy/Azhar[/caption]
Sutoy/Azhar salah satu tokoh pemuda kateman dan Pembina OPLK
"saya berharap OPLK bisa menjadi sebuah komunitas besar suatu saat nanti, dan bisa membuat kateman khusnya sei. Guntung lebih bersih, indah, gemilang, dan terbilang"
[caption id="attachment_50448" align="alignnone" width="255"]
Ridho Zahnan[/caption]
Ridho Zahnan, mantan aktivis mahasiswa Riau & pembina OPLK.
"OPLK, sebuah nama sederhana, gerakan sederhana, tetapi suatu saat akan berdampak besar untuk sebuah kata-kata BERSIH, maju terus buat OPLK"
[caption id="attachment_50449" align="alignnone" width="208"]
Muslim[/caption]
Muslim Mantan aktivis mahasiswa riau & pengurus HSNI Inhil "Sebuah perubahan tidak harus di dahului dari sebuah pergerakan yang besar, dari sebuah inisiativ sederhana bisa menjadi sebuah inspirasi, saya berharap OPLK bisa inspirasi kepedylian lingkungan di masyarakat kateman khusunya sei. Guntung"
Editor: rls

Berita Lainnya
HM. Wardan Promosikan Potensi Inhil 'Tuan Rumah Hari BPR-BPRS'
Unilak Kerjasama dengan BUMN Melalui Program Magang "Ciptakan Mahasiswa Unggul"
Berita Transfer : Arsenal Belum Akan Resmikan Mustafi dan Perez
Alhamdulillah, Suharti Istri Syahrul Badrin, SH Melahirkan Anak Ketiga Bejenis Kelamin Laki Laki
Diduga Kuat, Pembunuhan Seorang Hakim PN Medan adalah Orang Dekat
Diskes Riau Belum Temukan Penyakit Kuning
UAS Klarifikasi, Foto Viral Salam 1 Jari Tidak ada kaitannya dengan Pilpres
Akhirnya !!! Ekor Pesawat Polri yang Jatuh di Mensanak Senayang Akan Dievakuasi Pagi Ini
Sekda Inhil H. Said Syarifuddin Sebut HSNI Sarana Penyalur Informasi
Dianggarkan Secara Multiyers Jembatan Siak IV 'Butuh Waktu 10 Tahun dan Habiskan Dana Rp440 M '
HM Wardan Hadiri Majelis Tepuk Tepung Tawar Wakapolri di Gedung LAM, Pekanbaru
Sempena HPN, Wartawan dan Diskominfo Inhil Ikuti Seminar ESQ dan Outbond