PILIHAN
Gelar Aksi, Mahasiswa Klaim Punya Bukti Dugaan Korupsi RSUD Rohul
BUALBUAL.com - Pembangunan gedung 6 lantai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Rokan Hulu, Riau, diduga sarat praktik korupsi. Mahasiswa mengklaim memiliki bukti dugaan penyelewengan tersebut dan siap menyerahkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Bukti adanya dugaan korupsi dalam pembangunan Gedung 6 lantai RSUD Rohul ini dibeberkan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Negeri (Ampun) Rokan Hulu, saat melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Kesehatan Rohul, Jumat (9/8/2019).
“Dari awal kami menduga pembangunan RSUD Rohul ini jelas bermasalah, karena bermasalah itulah mengapa APBN tidak bisa dikucurkan lagi. Kami punya buktinya,” tegas Ade.
Berdasarkan engenering estimate (perkiraan harga pekerjaan) yang dibuat konsultan perencana PT.Griksa Cipta Dana, lanjut Ade, bangunan gedung 6 lantai RSUD Rohul harusnya 100 persen selesai dengan anggaran Rp47,4 Miliar.
Namun anehnya dari 3 tahap kucuran anggaran baik dari APBN dan Bankeu Provinsi Riau yang sudah mencapai sebesar Rp63,5 Miliar, gedung RSUD Rohul masih belum juga beroperasi.
“Seharusnya dengan anggaran sebesar itu RSUD Rohul sudah beroperasi. Namun apa kenyataanya? Yang ada hari ini adalah jadi sarang walet termahal di dunia," sebut mahasiswa.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Bupati HM. Wardan Ikuti Rakoornas Perpustakaan 2020
PTPN V Kuasai Lahan Warga 68 Hektare, Masyarakat Siak Tuntut Ganti Rugi
Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, Lepas Bertuah Akshara Symphony ke Istana Negara
Dari Enam Kandidat Raus Walid Amankan Posisinya Sebagai Ketua BK DPRD Kab Inhil
Malam Ini Ada "Konser Kemerdekaan" Di Lapangan Gajah Mada Tembilahan
ASN Dishub Dumai Keluarkan Meja Bendahara dari Kantor 'THR Tak Kunjung Dibayarkan'
Meski Musim Hujan, Titik Panas Masih Terdeteksi di Riau
ABK Kapal KM 27 Ditemukan Tak Jauh dari Lokasinya Jatuh di Perairan Panipahan
Inilah Keunggulan Sosok Cagubri Syamsuar Menurut Cawagubri Edy Nasution
Prabowo Janji Naikkan Rasio Pajak Jadi 16 % Di Denat Pilpres
Kadiskes Pekanbaru Salahkan Masyarakat, Terkait Kasus Gizi Buruk Kembali Terjadi
KPU Laporkan Penyebar Hoax Pemilu, Fahri: Hukum Yang Pantas bagi KPU Jika Ternyata Hoax Input Data Benar